Jaksa Pinangki Ditetapkan Tersangka dan Langsung Ditahan
INDEX

BISNIS-27 511.575 (0.44)   |   COMPOSITE 5759.92 (18.41)   |   DBX 1054.23 (6.22)   |   I-GRADE 169.662 (0.1)   |   IDX30 501.412 (0.38)   |   IDX80 131.739 (0.32)   |   IDXBUMN20 371.622 (2.04)   |   IDXG30 135.832 (0.64)   |   IDXHIDIV20 450.213 (1.45)   |   IDXQ30 146.619 (0.01)   |   IDXSMC-COM 244.641 (2.13)   |   IDXSMC-LIQ 299.216 (3.58)   |   IDXV30 126.958 (0.57)   |   INFOBANK15 989.895 (1.39)   |   Investor33 430.473 (-0.07)   |   ISSI 168.725 (0.32)   |   JII 619.114 (-0.33)   |   JII70 212.184 (0.29)   |   KOMPAS100 1175.82 (2.46)   |   LQ45 920.779 (1.79)   |   MBX 1601.16 (4.49)   |   MNC36 321.923 (0.11)   |   PEFINDO25 313.689 (1.8)   |   SMInfra18 292.004 (0.98)   |   SRI-KEHATI 368.014 (-0.12)   |  

Jaksa Pinangki Ditetapkan Tersangka dan Langsung Ditahan

Rabu, 12 Agustus 2020 | 09:31 WIB
Oleh : Yeremia Sukoyo / CAR

Jakarta, Beritasatu.com - Kejaksaan Agung (Kejagung) melalui Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) akhirnya menetapkan Jaksa Pinangki Sirna Malasari sebagai tersangka kasus pertemuan dengan Djoko Tjandra. Jaksa Pinangki diduga menerima hadiah atau Janji yang berkaitan dengan pelarian Djoko Tjandra

“Berdasarkan bukti yang cukup, menetapkan tersangka berinisial PSM (Pinangki Sirna Malasari). Setelah ditetapkan sebagai tersangka, tim penyidik melakukan penahanan," kata Kepala Pusat Penerangan dan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Hari Setiyono, di Jakarta, Rabu (12/8/2020).

Hari menyatakan, penangkapan terhadap Jaksa Pinangki dilakukan pada Selasa (11/8/2020) malam dan yang bersangkutan langsung kembali menjalani pemeriksaan di Kejagung.

Setelah penyidik merasa mendapatkan bukti yang cukup terkait adanya dugaan tindak pidana korupsi, penahanan langsung dilakukan kepada Jaksa Pinangki. Penahanan dilakukan di Rutan Salemba cabang Kejagung.

Sebelumnya, Kejagung telah menaikkan status kasus dugaan tindak pidana terkait Jaksa Pinangki Sirna Malasari ke tahap penyidikan. Keputusan tersebut diambil setelah penyidik Pidana Khusus Kejagung mendalami berbagai alat bukti serta keterangan saksi.

Kasus Jaksa Pinangki sendiri memang telah diambil alih Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejagung. Penyidikan dilakukan setelah jaksa Pinangki diduga kuat pernah bertemu terpidana Djoko saat masih berstatus buronan.

Dalam Laporan hasil pemeriksaan terhadap jaksa Pinangki kemudian dijadikan bukti awal terkait adanya dugaan tindak pidana, yakni dugaan penerimaan hadiah atau janji kepada penyelenggara negara.

Terkait kasus itu, penyidik sendiri telah memeriksa tiga orang saksi. Masing-masing jaksa Pinangki, Djoko Tjandra dan pengacara Anita Kolopaking. Penyidik hingga kini masih terus mengumpulkan informasi sebagai barang bukti untuk kemudian bisa menetapkan status tersangka.

Jaksa Pinangki diduga ke luar negeri untuk menemui terpidana Joko Tjandra yang saat itu masih buron. Jaksa Pinangki tanpa izin tertulis dari pimpinan pada tahun 2019 sebanyak sembilan kali bepergian ke luar negeri serta melakukan pertemuan dengan buronan Djoko Tjandra.

Di dalam pemeriksaan yang dilakukan bidang pengawasan, jaksa Pinangki diberi hukuman disiplin. Yang bersangkutan dicopot dari jabatannya sebagai Kepala Sub-Bagian Pemantauan dan Evaluasi II pada Biro Perencanaan Jaksa Agung Muda Pembinaan.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

UI Pastikan Nilai Rapor Juga Jadi Pertimbangan Lolos SIMAK

Panitia Penerimaan Mahasiswa Baru Universitas Indonesia memastikan selain nilai ujian, nilai rapor menjadi pertimbangan lain kelulusan peserta seleksi masuk.

NASIONAL | 10 Agustus 2020

Saksi Perkara Jiwasraya Minta Rekening Saham Senilai Rp 20 Miliar Dikembalikan

Nie Swe Hoa mengklaim rekening senilai Rp20 miliar yang disita Jaksa tidak ada hubungannya dengan perkara Asuransi Jiwasraya.

NASIONAL | 12 Agustus 2020

Penyidik Cek Silang Keterangan Jenderal Prasetijo Utomo dengan Anita Kolopaking

Penyidik Bareskrim Polri marathon menggelar pemeriksaan terhadap Brigjen Prasetijo Utomo (PU) dalam kasus surat jalan palsu untuk Djoko Tjandra.

NASIONAL | 11 Agustus 2020

LSF Ajak Media Siber Berikan Edukasi ke Masyarakat

Perkembangan teknologi komunikasi dan informasi saat ini mengharuskan berbagai pihak menjalin kerja sama untuk memastikan konten informasi bernilai positif

NASIONAL | 11 Agustus 2020

Tewas saat Ditangkap, Polisi Tunggu Otopsi

Polda Kepulauan Riau mengatakan, pihaknya menunggu hasil otopsi terkait penyebab tewasnya Hendri Alfreet Bakari alias Otong.

NASIONAL | 11 Agustus 2020

SMK Boleh Dibuka, Pengamat: Kemdikbud Harus Koordinasi dengan Pemda

Perlu adanya komunikasi untuk menguraikan satu persatu kendala yang terjadi dan untuk mencari solusi bersama.

NASIONAL | 11 Agustus 2020

Hoax Obat Covid-19, Polisi Periksa Ahli

Penyidik Polda Metro Jaya telah memeriksa sejumlah ahli dalam kasus penyebaran kabar bohong mengenai obat Covid-19.

NASIONAL | 11 Agustus 2020

Pemprov DKI Tak Mau Terburu-buru Membuka Kembali SMK

Karena masih berstatus sebagai zona merah, DKI Jakarta tidak mau terburu-buru membuka sekolah.

NASIONAL | 11 Agustus 2020

Dirjen Vokasi: SMK Dibuka Kembali Khusus untuk Praktik

Praktik yang dilakukan para siswa SMK secara daring kurang maksimal. Dikhawatirkan, ini akan menciptakan lulusan SMK yang kurang kompeten.

NASIONAL | 11 Agustus 2020

Kasus Jiwasraya, Kejagung Periksa Sejumlah Saksi

Jaksa penyidik Kejaksaan Agung memeriksa sejumlah saksi lagi terkait dengan perkara tindak pidana korupsi PT Asuransi Jiwasraya.

NASIONAL | 11 Agustus 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS