Kompetisi Ditunda, Pemain Barito Putera Harus Setor Video

Kompetisi Ditunda, Pemain Barito Putera Harus Setor Video
Pelatih Barito Putera, Djadjang Nurdjaman (tengah). (Foto: ANTARA)
/ YUD Kamis, 2 April 2020 | 17:35 WIB

Banjarmasin, Beritasatu.com - Para pemain Barito Putera wajib mengirimkan video latihan mandiri selama kompetisi Liga 1 2020 ditunda akibat pandemi virus corona (Covid-19). Setiap pemain yang menjalani latihan mandiri di rumah masing-masing wajib mengirimkan video latihan yang dilakukan.

"Ini salah satu cara untuk memantau kondisi pemain. Hingga saat ini mereka dalam kondisi baik," kata dokter tim Barito Putera Rey Adi Wirawan melalui keterangan resmi, Kamis (2/4/2020).

Baca juga: Pandemi Covid-19, Laga Ujicoba Kalteng Putra Vs Barito Putera Batal

Menurut dia, tidak hanya kondisi pemain saja yang dipantau oleh tim medis, namun juga kondisi keluarga pemain. Hal ini dilakukan untuk menanggulangi virus corona yang hingga saat ini masih merebak di Indonesia.

"Mereka saya beri pesan agar melapor jika ada kondisi sakit atau keluarga mereka yang sakit. Harap isolasi dulu dan menjauhi kerumunan. Alhamdulillah hingga saat ini tidak ada yang melapor sakit," katanya.

Baca juga: Barito Putera Tarik Striker Serbia Danilo Sekulic

Terkait dengan video latihan pemain, kata Rey, selain untuk mengetahui aktivitas pemain juga digunakan untuk menganalisa terutama kondisi fisik pemain di masa-masa libur kompetisi.

"Dari video itu kita analisa. Saya percaya semua pemain dapat bertanggung jawab atas kondisinya masing-masing. Kami juga terus memberikan resep multi vitamin untuk mereka," kata Rey menegaskan.

Baca juga: Barito Putera Coret Lima Pemain Seleksi

Pihak manajemen Barito Putera menyadari jika pandemi virus corona Covid-19 mengganggu semua pergerakan baik pemain maupun manajemen tim sendiri. Untuk itu pihaknya menghimbau kepada pemain mematuhi batasan-batasan yang ada.

"Aturan ketat tidak ada. Tapi mereka paham kok situasi dan kondisi sekarang, sehingga saya yakin mereka dapat menjaga kondisinya masing-masing," pungkas dokter Rey.



Sumber: ANTARA