Tumbang di Kandang, Inter Gagal Melaju di Liga Champions

Tumbang di Kandang, Inter Gagal Melaju di Liga Champions
Gelandang Barcelona, Carles Alena (kiri) menghibur striker Inter, Lautaro Martinez, setelah laga yang berakhir 2-1 untuk kemenangan tim tamu, 11 Desember 2019. Kekalahan ini membuat Inter tersisih dari Liga Champions. ( Foto: AFP )
Jaja Suteja / JAS Rabu, 11 Desember 2019 | 05:49 WIB

Milan, Beritasatu.com - Klub Italia, Inter Milan, akhirnya tersisih dari ajang Liga Champions setelah dalam laga terakhir kualifikasi Grup F menyerah 1-2 saat menjamu tamunya, Barcelona, Selasa (11/12/2019) atau Rabu dini hari WIB di Stadion Giuseppe Meazza.

Inter kebobolan lebih dulu oleh Barcelona yang turun dengan sebagian besar pemain lapis kedua. Gawang Samir Handanovic dibobol Carles Perez pada menit ke-23, setelah pemain didikan La Masia itu memanfaatkan kesalahan bek Inter Diego Godin dan memaksimalkan peluang itu menjadi gol.

Harapan Inter untuk bangkit dalam laga di Stadion San Siro ini sebenarnya ada ketika striker Romelu Lukaku menyamakan skor menjadi 1-1 saat laga memasuki menit ke-44. Mantan penyerang Manchester United tersebut sukses memanfaatkan umpan dari rekannya berdut di lini depan Lautaro Martinez.

Namun alih-alih mencetak gol untuk meraih kemenangan yang mereka butuhkan untuk lolos, Inter justru kebobolan tiga menit sebelum waktu normal usai. Gawang tuan rumah bobol untuk kedua kalinya malam itu setalh Ansu Fati berhasil memanfaatkan sodoran dari Luis Suarez yang baru masuk pada menit ke-62 menggantikan Antoine Griezmann.

Gol yang dicetak Fati membawanya menorehkan rekor sebagai pemain termuda sepanjang sejarah yang mampu mencetak gol dalam pertandingan Liga Champions. Dia membuat gol saat usianya 17 tahun 40 hari.

Kekalahan ini membuat Inter harus melupakan mimpi melangkah lebih jauh di ajang Liga Champions tahun ini. Mereka masuk kotak setelah dalam laga lainnya tuan rumah Borussia Dortmund meraih kemenangan 2-1 atas Slavia Praha.

Dengan koleksi tujuh poin Inter hanya bisa lolos ke kejuaran kelas dua di Eropa, Liga Europa. Mereka hanya menempati posisi ketiga di bawah Barcelona dan Dortmund yang masing-masing mengantongi 14 dan tujuh poin.



Sumber: Sportinglife