Sarri Akui Juve Menang karena Beruntung di Atalanta

Sarri Akui Juve Menang karena Beruntung di Atalanta
Striker Juventus, Gonzalo Higuain merayakan gol yang dicetaknya ke gawang Atalanta dalam laga Serie A di Bergamo, 23 November 2019. (Foto: AFP PHOTO)
Jaja Suteja / JAS Minggu, 24 November 2019 | 00:57 WIB

Bergamo, Beritasatu.com - Pelatih Juventus, Maurizio Sarri, mengakui bahwa tim asuhannya bisa memetik kemenangan di kandang Atalanta karena beruntung.

Dalam laga di Stadion Atleti Azzurri d'Italia, Sabtu (23/11/2019), Juventus memang mendapat perlawanan ketat dari tuan rumah. Juve bahkan tertinggal lebih dulu setelah gawang Wojciech Szczesny dijebol oleh Robin Gosens pada menit ke-56.

Namun akhirnya pasukan Sarri mampu meraih kemenangan berkat dua gol Gonzalo Higuain pada menit ke-74 dan 82 serta Paulo Dybala di pengujung laga.

Juventus kini tetap bertengger di puncak klasemen Serie A dengan koleksi 35 poin dari 13 laga. 

"Ini pertandingan yang menghibur dengan tempo dan intesitasnya. Laga seperti ini jarang Anda saksikan di Serie A," ujar Sarri kepada Sky Sport Italia.

"Kami kehilangan kendali setelah mereka gagal mencetak gol dari titik penalti. Kami memikirkan semuanya kecuali permainan itu sendiri. Kami membiarkan Atalanta mengendalikan permainan. Mereka memang pantas unggul lebih dulu," kata Sarri.

"Kami beruntung bisa mencetak gol penyama kedudukan dalam gerakan kami yang sebenarnya kacau melawan tim yang mendominasi permainan. Namun dari situkami yakin kami bisa memetik kemenangan," kata Sarri yang musim lalu m yaenangani Chelsea.

Saat Douglas Costa masuk, formasi Juventus menjadi 4-3-3. "Saya menggerakkan Dybala dalam usaha menghentikan serangan Atalanta dari setor sayap sehingga kami bisa menguasai permainan lagi," ujar Sarri.

"Sistem itu membuat kami menguras energi di lini tengah. Kami harus berjuang keras melawan Atalanta karena kami tidak cukup menguasai bola," imbuh Sarri.

"Pemain sayap Atalanta terus-menerus bergerak ke depan. Sementara pemain kami terpaku. Saya pikir semua tim harus berjuang keras di Bergamo dan Pep Guardiola benar ketika mengatakan bahwa melawan Atalanta seperti pergi ke dokter gigi. Bahkan saat Anda merasa lega, Anda masih merasakan sakit," kata Sarri.

"Di menit-menit akhir, kami mulai menyerang sisi yang lowong. Tindakan ini tak kami lakukan sebelumnya," papar Sarri.



Sumber: Football Italia