Tumbang di Leicester, Arsenal Kini di Posisi Keenam

Tumbang di Leicester, Arsenal Kini di Posisi Keenam
Gelandang Arsenal, Mesut Oezil (kanan) merupaya melawati bek Leicester City Caglar Soyuncu (tengah) dalam laga Premier League, 9 November 2019. ( Foto: AFP PHOTO )
Jaja Suteja / Antara / Premier League / JAS Minggu, 10 November 2019 | 09:57 WIB

Leicester, Beritasatu.com - Performa Arsenal masih belum mantap musim ini. Pasukan Unai Emery tumbang 0-2 ketika melawat ke Leicester City dalam laga pekan ke-12 Premier League di Stadion King Power, Sabtu (9/11/2019) atau Minggu dini hari WIB.

Kekalahan untuk ketiga kalinya ini membuat posisi Arsenal melorot ke urutan keenam dengan 17 poin. Sementara bagi Leicester kemenangan kedelapan ini membuat mereka menggeser Manchester City dari posisi kedua dengan raihan 26 poin. Sementara posisi ketiga ditempati Chelsea yang menang 2-0 atas tamunya Crystal Palace.

Manchester City baru akan memainkan partai ke-12 musim ini pada Minggu (11/11/2019). Pasukan Pep Guardiola akan berhadapan dengan pemimpin klasemen Liverpool.

Dalam laga di Stadion King Power, gol Jamie Vardy dan James Maddison mengantarkan Leicester mengunci kemenangan atas Arsenal. Ini menjadi hasil yang wajar mengingat Arsenal sepanjang laga hanya sekali melepaskan tembakan tepat sasaran.

Arsenal yang tiba di King Power dengan catatan tiga laga tanpa kemenangan seolah tampil gugup dibayangi drama antara manajer Unai Emery, mantan kapten Granit Xhaka, Mesut Oezil dan para suporter.

Pasukan Gudang Peluru sebetulnya sempat dua kali memperoleh peluang berbahaya pada 15 menit awal pertandingan ketika Alexandre Lacazette mendapat bola di hadapan gawang, namun legiun Prancis itu dua kali pula melepaskan tembakan melenceng.

Setelah babak pertama berlalu tanpa gol, Wilfried Ndidi hampir membuka keunggulan Leicester empat menit usai turun minum, sayang tembakannya masih membentur mistar gawang.

Pada menit ke-56, kapten baru Arsenal Pierre-Emerick Aubameyang berhasil menyarangkan bola ke gawang tuan rumah, namun hakim garis mengangkat bendera pertanda pemain Gabon itu sudah berada dalam posisi offside ketika Sead Kolasinac mengirimkan umpan. Wasit sempat berkonsultasi dengan VAR terkait hal itu dan keputusan offside tak berubah.

Kesabaran Leicester membangun serangan akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-68 ketika Youri Tielemans menyodorkan bola yang disontek oleh Vardy untuk membobol gawang kiper Bernd Leno.

Sejak itu pertandingan berjalan timpang, meski Leno berhasil menghalau peluang Vardy yang muncul pada menit ke-72.

Tiga menit berselang, Maddison berhasil menggandakan keunggulan Leicester memanfaatkan bola sodoran dari Vardy untuk menghujamkannya ke sudut kiri bawah gawang tak memberi kesempatan kiper Bernd Leno bereaksi.

Gol itu seolah mematikan semangat juang Arsenal yang sepertinya hanya menanti peluit tanda laga usai tanpa ada motivasi untuk bangkit mengejar ketertinggalan.

Susunan pemain:

Leicester City (4-1-4-1): Kasper Schmeichel; Ricardo Pereira, Jonny Evans, Caglar Soyuncu, Ben Chilwell; Wilfried Ndidi; Ayoze Perez (Demarai Gray), Youri Tielemans, James Maddison, Harvey Barnes (Dennis Praet); Jamie Vardy
Pelatih: Brendan Rodgers

Arsenal (4-3-1-2): Bernd Leno; Hector Bellerin, Rob Holding (Nicolas Pepe), David Luiz, Sead Kolasinac; Lucas Torreira (Joe Willock), Calum Chambers, Matteo Guendouzi; Mesut Oezil; Alexandre Lacazette, Pierre-Emerick Aubameyang
Pelatih: Unai Emery



Sumber: BeritaSatu.com