Pengamat: UU Cipta Kerja Ciptakan Lapangan Kerja di Daerah

Pengamat: UU Cipta Kerja Ciptakan Lapangan Kerja di Daerah
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto didampingi Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly dalam ruang rapat untuk membahas omnibus law Rancangan Undang-Undang Cipta Kerja, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa, 14 April 2020. (Foto: Beritasatu Photo / Ruht Semiono)
Siprianus Edi Hardum / EHD Kamis, 9 Juli 2020 | 22:34 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Rancangan Undang-undang (RUU) Cipta Kerja dinilai menjadi karpet merah bagi investasi dan menciptakan lapangan kerja. Dengan kemudahan investasi yang ditawarkan Omnibus Law ini, lapangan kerja tidak hanya tercipta di pusat kota tetapi hingga ke daerah.

Pengamat Kebijakan Publik Trubus Rahadiansyah mengatakan, semangat RUU Cipta Kerja adalah memangkas tumpang tindih regulasi. Menurutnya, kemudahan regulasi yang ditawarkan RUU Cipta Kerja akan memberikan keuntungan di daerah-daerah tujuan investasi. "Nantinya, lapangan pekerjaan akan luas karena investasi dengan mudah sampai ke daerah-daerah. Artinya, kalau selama ini pengurusan selama ini berbelit, akan dimudahkan,” kata Trubus, Kamis (9/7/2020).

Trubus mengatakan, tumpang tindih regulasi di pusat dan daerah selama ini menjadi kendala utama dalam investasi. Menurutnya, RUU Cipta Kerja akan memberikan kemudahan dalam berinvestasi sehingga menarik minat investor untuk menanamkan modalnya di Indonesia.

Lebih lanjut, Trubus mengatakan, iklim investasi yang baik akan menciptakan lapangan kerja. Industri-industri di daerah pun menurutnya akan ikut berkembang.

"Menurut saya, akan terjadi peningkatan ekosistem karena selama ini aturan investasi antara pusat dan daerah tumpang tindih, berbelit, over regulated, dan itu mempersulit investor melakukan eksekusi. Nantinya, dengan sendiri RUU Cipta Kerja semuanya akan lebih ringkas," kata Trubus.

 



Sumber: BeritaSatu.com