Premi Tumbuh 149%, Sinarmas MSIG Life dan Bank Sinarmas Pererat Sinergi

Premi Tumbuh 149%, Sinarmas MSIG Life dan Bank Sinarmas Pererat Sinergi
Ilustrasi Asuransi. (Foto: Istimewa)
Mashud Toarik / MT Rabu, 8 Juli 2020 | 20:43 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - PT Asuransi Jiwa Sinarmas MSIG Tbk (Sinarmas MSIG Life) menyampaikan perolehan premi tahunan ekuivalen (annual premium equivalent/APE) per Juni 2020 yang mengalami pertumbuhan hingga 149%. Sementara secara bulanan, APE pada Juni 2020 mengalami pertumbuhan 112% dibanding Mei 2020.

Bagi Sinarmas MSIG Life pencapaian ini merupakan rekor pertumbuhan tertinggi, apalagi diperoleh pada masa pandemi Covid-19 dimana hampir semua sektor bisnis mengalami pelambatan.

Direktur Sinarmas MSIG Life Gideon mengatakan, pertumbuhan APE yang signifikan merupakan berkat dari kerja sama Sinarmas MSIG Life dan Bank Sinarmas pada kanal bancasurrance. Perolehan APE dari kerja sama bancassurance kedua perusahaan sendiri tercatat tumbuh 12% sepanjang Semester I-2020.

“Tak hanya itu, kerja sama bancassurance Sinarmas MSIG Life dan Bank Sinarmas juga mencatat nilai kontribusi sebesar 79% dari total perolehan APE jalur distribusi bancassurance Sinarmas MSIG Life pada Semester I-2020,” paparnya dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi, Rabu (8/7/2020).

Atas pencapaian tersebut, Sinarmas MSIG Life dan Bank Sinarmas berkomitmen untuk mempererat sinergi dengan memulai Turnaround Project sebagai proyek transformasi kerja sama bancassurance antara kedua perusahaan.

Peresmian sinergi yang bertujuan mengakselerasi kinerja kerja sama bancassurance dua pihak ini digelar pada pada 1 Juli 2020 dalam acara bertajuk “2nd Half Kick Off and Turnaround Project”.

”Pengimplementasian Turnaround Project yang kami inisiasikan serta didukung sinergi solid yang terbina antara Sinarmas MSIG Life dengan Bank Sinarmas, kami optimis dapat terus melaju hingga akhir tahun 2020 ini meskipun harus menghadapi masa pandemi Covid-19 dan menjalankan skenario new normal yang sarat keterbatasan,” Gideon menjelaskan.

Sementara Direktur Utama Bank Sinarmas Frenky Tirtowijoyo memaparkan bahwa Turnaround Project menekankan pada peningkatan penerapan tiga pilar, yaitu Pipeline Management, Performance Management serta People Development.

“Implementasi ketiga pilar tersebut disokong oleh tiga aspek pendukung (enabler), yaitu Product Development, Data Analysis serta Operation,”ujarnya.



Sumber: BeritaSatu.com