BNI Syariah Permudah Pembelian Rumah di Masa Pandemi

BNI Syariah Permudah Pembelian Rumah di Masa Pandemi
BNI Syariah luncurkan Program Tunjuk Rumah DP 0%. (Foto: Istimewa)
Jayanty Nada Shofa / JNS Jumat, 3 Juli 2020 | 08:04 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - BNI Syariah telah meluncurkan Program Tunjuk Rumah BNI Griya iB Hasanah dengan bebas uang muka atau DP 0% untuk mempermudah pembelian rumah di tengah pandemi Covid-19.

Menurut Direktur Bisnis Ritel dan Jaringan BNI Syariah Iwan Abdi, program ini dapat diikuti oleh nasabah fixed income seperti karyawan BUMN/BUMD (beserta anak perusahaannya), TNI, Polri, regulator (BI, OJK, KPK) dan dokter. 

“Program ini untuk pembelian rumah baru, apartemen baru pada developer baik yang sudah maupun yang belum bekerja sama dengan BNI Syariah,” kata Iwan dalam keterangannya, Kamis (2/7/2020).

Ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi untuk pembelian rumah ke developer yang belum bekerja sama dengan BNI Syariah. Misalnya, kondisi rumah harus tersedia atau ready stock, memiliki sertifikat dan izin mendirikan bangunan (IMB) yang sudah pecah per unit (split). 

Periode Program Tunjuk Rumah dengan bebas uang muka atau DP 0% ini akan berlangsung hingga Desember 2020. Karena program ini menggunakan tarif khusus, periode penjualan dibatasi oleh ketersediaan kuota.

Menurut Iwan, antusiasme cabang dan permintaan calon nasabah KPR BNI Syariah tinggi. Ia pun berharap program ini dapat membangkitkan antusiasme pasar properti secara nasional.

Kelebihan program KPR Bebas Uang Muka di BNI Syariah adalah penerapan prinsip 5B (Lima Bebas). Nasabah bebas administrasi untuk akad Murabahah, bebas provisi, bebas appraisal, bebas penalti, dan bebas gharar. Program ini juga dilakukan sesuai dengan prinsip syariah.

Saat ini, BNI Syariah telah bekerja sama dengan lebih dari 1.000 developer di seluruh Indonesia. Terkait program ini, perbankan  menargetkan volume transaksi Rp 300 miliar atau 1.000 nasabah hingga akhir tahun. Diharapkan program ini dapat berkontribusi sebesar 20% dari target bisnis pembiayaan perumahan secara keseluruhan sampai dengan akhir tahun.

Beberapa strategi sudah disiapkan oleh BNI Syariah untuk mencapai target tersebut. Di antaranya adalah sosialisasi kepada developer rekanan BNI Syariah, strategi pemasaran baik darin maupun luring hingga berpartisipasi di acara terkait griya.

"Hingga Maret 2020, outstanding pembiayaan KPR BNI Syariah yaitu BNI Griya iB Hasanah berada di posisi Rp 13,58 triliun dengan pertumbuhan 11,86% yoy," demikian pernyataan tersebut.



Sumber: BeritaSatu.com