Hipmi Nilai Koordinasi Sektor Jasa Keuangan Masih Lemah
INDEX

BISNIS-27 545.471 (-2.49)   |   COMPOSITE 6413.89 (-38.84)   |   DBX 1221.71 (-0.78)   |   I-GRADE 188.988 (-1.34)   |   IDX30 542.994 (-3.42)   |   IDX80 145.925 (-1.31)   |   IDXBUMN20 438.706 (-6.56)   |   IDXESGL 150.111 (-1.32)   |   IDXG30 148.081 (-1.46)   |   IDXHIDIV20 477.43 (-2.64)   |   IDXQ30 153.853 (-0.73)   |   IDXSMC-COM 293.749 (-2.6)   |   IDXSMC-LIQ 373.577 (-7.03)   |   IDXV30 149.364 (-1.82)   |   INFOBANK15 1084.54 (-0.31)   |   Investor33 464.502 (-2.5)   |   ISSI 189.074 (-1.77)   |   JII 668.709 (-8.85)   |   JII70 233.837 (-3.03)   |   KOMPAS100 1296.34 (-10.24)   |   LQ45 1011.21 (-7.82)   |   MBX 1772.39 (-12.21)   |   MNC36 342.942 (-1.72)   |   PEFINDO25 336.865 (-2.96)   |   SMInfra18 332.042 (-4.87)   |   SRI-KEHATI 396.816 (-1.67)   |  

Hipmi Nilai Koordinasi Sektor Jasa Keuangan Masih Lemah

Kamis, 2 Juli 2020 | 19:50 WIB
Oleh : Lona Olavia / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Ketua Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi), Mardani H Maming menilai, koordinasi antar lembaga keuangan masih lemah, sehingga hal itu dikhawatirkan bisa memperbesar dampak dari pandemi ini.

Baca Juga: Pengusaha Nilai Implementasi Stimulus Covid-19 Lamban

"Kalau bisa dalam rapat juga tidak hanya dihadiri OJK, tapi juga instansi lainnya supaya kebijakan dan semangatnya bisa sama. Yang jadi masalah di pemerintah antar instansi sulit koordinasi dan saling gesek menggesek," ucap Mardani dalam keterangan pers "OJK bersama Pelaku Usaha Menggerakkan Sektor Riil untuk Percepatan Pemulihan Ekonomi Nasional" di Gedung BI, Jakarta, Kamis (2/7/2020).

Koordinasi dan komunikasi merupakan salah satu faktor terpenting dalam menjaga kondisi perekonomian Indonesia tetap sehat dan stabil. Namun sayangnya, justru di tengah pandemi Covid-19, koordinasi antara Bank Indonesia (BI), Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), serta Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dinilai lemah.

"Presiden yang kemarin jengkel mungkin gara-gara BI, OJK, LPS kok kurang kelihatan terintegrasi dengan pemerintah kerjasamanya, dengan BPK juga, mereka merasa lebih hebat. Padahal, dalam kondisi ini harus kerja ramai-ramai cari solusi untuk kepentingan rakyat," kata Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan dalam wawancara eksklusif dengan Berita Satu Media Holdings, di kantor Kementerian Koordinator Maritim dan Investasi, Jakarta, Selasa (30/6/2020).

Baca Juga: Hipmi Dukung APNI Perjuangkan Harga Nikel

Presiden Joko Widodo, kata Luhut berharap agar semua lembaga keuangan bisa bekerja sama secara terintegrasi. Lalu cepat juga dalam membuat keputusan yang benar apalagi dalam kondisi yang tidak diinginkan seperti sekarang ini. "Presiden kan
dipilih rakyat, kalau gubernur BI, kepala BPK, OJK, LPS kan tidak. Tapi, dalam konteks keadaan begini, semua harus bersama," tegasnya.

Adapun krisis ekonomi, jelasnya dapat dihadapi dan diredam melalui komunikasi dan koordinasi yang baik di antara seluruh pemangku kepentingan. Dengan kata lain, untuk menjaga stabilitas itu kuncinya adalah koordinasi antara OJK, BI, LPS dan pemerintah menjadi begitu penting. Apalagi, krisis tidak mungkin dapat ditangani jika tidak ada komunikasi yang baik antar lembaga keuangan.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Apindo Keluhkan Biaya dan Bunga Restrukturisasi Tinggi

Apindo mengharapkan pemerintah bersama OJK dapat memberikan stimulus terkait penambahan modal kerja.

EKONOMI | 2 Juli 2020

OJK: Likuiditas Perbankan Cukup untuk Berikan Modal Kerja

OJK akan menjembatani penyamaan kebutuhan antara pelaku usaha dengan sektor jasa keuangan.

EKONOMI | 2 Juli 2020

Penyaluran Pinjaman Akseleran Tumbuh 6%

Selama Januari hinga Juni, Akseleran telah menyalurkan total penyaluran pinjaman usaha sebesar Rp 354 miliar.

EKONOMI | 2 Juli 2020

Restrukturisasi Kredit Diprediksi Tembus Rp 2.500-2.800 Triliun

Pemerintah diminta untuk cepat menyalurkan stimulus program pemulihan ekonomi yang sudah dianggarkan.

EKONOMI | 2 Juli 2020

Bantu UMKM Terdampak Pandemi, Pemerintah Alokasikan Rp 123,46 Triliun

Pemulihan sektor UMKM menjadi salah satu fokus pemerintah dalam program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

EKONOMI | 2 Juli 2020

Enam Alasan Utama Harus Investasi di Tengah Pandemi

Digibank by DBS melayani pembelian ORI017 dengan proses 100 persen digital dari awal hingga akhir.

EKONOMI | 2 Juli 2020

Penjualan Hunian Repower Melonjak di Tengah Pandemi Covid-19

Sepanjang kuartal I-2020, penjualan hunian perseroan melonjak 142% dari Rp 1,68 miliar menjadi Rp 4,07 miliar.

EKONOMI | 2 Juli 2020

Lion Air Grup Kurangi Jumlah Karyawan

Lion Air Group melakukan pengurangan tenaga kerja Indonesia dan asing sebagai dampak pandemi Covid-19.

EKONOMI | 2 Juli 2020

RUU Cipta Kerja Permudah Regulasi dan Gairahkan Investasi

Manfaat RUU Cipta Kerja akan dinikmati masyarakat Indonesia di masa depan.

EKONOMI | 2 Juli 2020

IHSG Ditutup Menguat

Sektor properti naik paling tinggi sebesar 2,33 persen,

EKONOMI | 2 Juli 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS