Jumlah Penumpang Pesawat Turun 4,8% di Lingkungan AP II

Jumlah Penumpang Pesawat Turun 4,8% di Lingkungan AP II
Ilustrasi penumpang pesawat. (Foto: Antara)
Thresa Sandra Desfika / MPA Kamis, 2 April 2020 | 14:20 WIB

 

Jakarta, Beritasatu.com – PT Angkasa Pura (AP) II (Persero) mencatat pergerakan penumpang pesawat rute domestik dan internasional di seluruh bandara kelolaan sebanyak 20,79 juta penumpang selama periode Januari-Maret 2020. Jumlah tersebut mengalami penurunan sekitar 4,84% dibandingkan dengan Januari-Maret 2019.

Direktur Utama AP II Muhammad Awaluddin mengatakan, sebetulnya penerbangan nasional mulai bergairah pada Januari-Februari 2020 selepas isu tiket mahal pada tahun lalu. Namun kemudian pandemi virus corona (Covid-19) mulai mempengaruhi pergerakan penumpang pesawat pada Maret 2020.

“Secara year-on-year, pada Januari 2020 jumlah penumpang naik 3,18%, lalu Februari 2020 naik 3,71%. Tetapi pada pada Maret 2020 menggalami penurunan 21,27% karena memang masyarakat merespon cukup baik anjuran pemerintah untuk tidak bepergian guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19," ujar Awaluddin dalam keterangannya, Kamis (2/4/2020).

Awaluddin menambahkan, dampak Covid-19 sebenarnya sudah dirasakan sejak awal tahun ini, namun khusus pada penerbangan internasional. Bandara-bandara AP II sendiri mayoritas sebesar 70% melayani penerbangan domestik.

"Pada kuartal I-2020 penurunan penumpang belum terlalu dalam, bahkan pergerakan pesawat justru meningkat karena maskapai menambah kapasitas untuk mengantisipasi peningkatan permintaan di rute domestik,” jelas Muhammad Awaluddin.

AP II mencatat peningkatan pergerakan pesawat sebesar 3,44% menjadi 184.776 pergerakan pada Januari-Maret 2020 dari sebelumnya 178.624 pergerakan pada periode yang sama tahun lalu.

Awaluddin menjelaskan, untuk Bandara Soekarno-Hatta (Tangerang), yang merupakan bandara tersibuk di Indonesia, jumlah pergerakan penumpang sepanjang tiga bulan pertama tahun ini sebanyak 12,09 juta penumpang atau turun 5,11% dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu. Pergerakan pesawat turun tipis 0,26% atau menjadi 93.599 pergerakan dari sebelumnya 93.847 pergerakan.

Adapun di Bandara Kualanamu (Deli Serdang) sebagai bandara tersibuk kedua yang dikelola AP II, jumlah penumpang pesawat Januari-Maret 2020 sebanyak 1,87 juta penumpang atau turun 7,71% secara year-on-year. Pergerakan pesawat di Kualanamu justru mengalami peningkatan 3,68% dari sebelumnya 15.657 pergerakan menjadi 16.223 pergerakan.

“Kendati jumlah pergerakan penumpang mulai menurun pada Maret 2020 sebagai dampak dari pandemi Covid-19, seluruh bandara AP II tetap beroperasi normal dengan selalu mengutamakan aspek keamanan, keselamatan, pelayanan, serta mematuhi peraturan yang ada,” ujar Muhammad Awaluddin.

Di samping itu, lanjut Awaluddin, AP II juga mengimplementasikan berbagai upaya pencegahan penyebaran Covid-19 sesuai dengan instruksi regulator serta sejumlah inovasi perseroan.

Adapun pada kuartal I-2019 AP II mengelola 16 bandara dan pada kuartal I-2020 perseroan mengelola 19 bandara. Tiga tambahan bandara baru adalah Bandara Radin Inten II (Lampung), HAS Hanandjoeddin (Belitung), dan Fatmawati Soekarno (Bengkulu).



Sumber: BeritaSatu.com