KAI Kurangi 103 Perjalanan Kereta Api

KAI Kurangi 103 Perjalanan Kereta Api
Petugas melakukan sosialisasi pencegahan penyebaran virus corona (COVID-19) kepada penumpang kereta api di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, Senin, 9 Maret 2020. (Foto: Suara Pembaruan / Ruht Semiono)
Thresa Sandra Desfika / CAH Rabu, 25 Maret 2020 | 17:08 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - PT Kereta Api Indonesia (KAI) (Persero) mengurangi jumlah perjalanan kereta api (KA) hingga 19,4 persen. Hal tersebut dilakukan untuk mengurangi mobilitas masyarakat sesuai dengan arahan pemerintah dalam rangka menekan penyebaran virus corona.

“KAI mengurangi perjalanan sebanyak 103 perjalanan KA per hari mulai 2 April 2020 sehingga jumlah perjalanan KA per harinya turun dari 532 KA per hari menjadi 429 KA per hari,” ujar VP Public Relations KAI Yuskal Setiawan dalam keterangannya, Rabu (25/3).

Yuskal menjelaskan, pengurangan jumlah perjalanan KA ini dilakukan bertahap, mulai 21 Maret 2020 (tahap 1), 26 Maret 2020 (tahap 2), dan 1 April 2020 (tahap 3). Adapun rincian KA yang dibatalkan sampai dengan tahap 3 adalah 72 KA jarak jauh dan 31 KA lokal atau total 103 perjalanan KA sehingga jumlah perjalanan KA mulai 2 April 2020 tersisa 429 KA dengan rincian 182 KA jarak jauh dan 247 KA lokal per harinya.

“Jadwal yang kami batalkan adalah KA yang memiliki jadwal atau KA alternatif sehingga penumpang memiliki pilihan jadwal keberangkatan lain jika tetap memutuskan untuk berangkat,” tambah Yuskal.

Baca Juga: PT KAI Batalkan Tujuh Perjalanan Kereta

Yuskal menyebutkan, KAI akan menghubungi penumpang melalui contact center KAI 121 terkait informasi pembatalan dan pengalihan jadwal perjalanannya. Dalam hal penumpang dialihkan ke KA lain dan mendapat kelas yang sama atau lebih tinggi serta KAI tidak akan mengenakan penambahan biaya. Sebaliknya, jika dialihkan lalu mendapat kelas yang lebih rendah, maka KAI akan memberikan biaya pengembalian di stasiun kedatangan dengan batas waktu pengembalian tiga hari dari tanggal yang tertera di tiket.

“Namun jika penumpang tidak berkenan dialihkan perjalanannya ke KA lain dan memilih untuk membatalkan perjalanan KA, maka kami akan mengembalikan biaya secara penuh 100 persen di luar biaya pesan secara tunai. Pembatalan tiket dapat dilakukan di stasiun keberangkatan atau stasiun lain,” tambah Yuskal.

Baca Juga: 19 Perjalanan KA di Wilayah Daop 1 Dibatalkan

Yuskal menambahkan penumpang dapat menghubungi contact center 121 melalui telepon ke 021-121, email cs@kai.id atau sosial media @KAI121 untuk mendapatkan info lebih lanjut terkait perjalanannya.

“Semoga kebijakan ini dapat diterima dengan baik oleh masyarakat agar penyebaran virus corona melalui kereta api dapat dicegah,” tutup Yuskal.



Sumber: BeritaSatu.com