Airlangga: Ruang Dialog RUU Cipta Kerja Masih Terbuka

Airlangga: Ruang Dialog RUU Cipta Kerja Masih Terbuka
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto memberikan keterangan pers saat menggelar acara Penjelasan RUU CIPTA KERJA dengan Forum Pemred, Jakarta, Senin 17 Februari 2020. ( Foto: BeritaSatu Photo / Emral Firdiansyah )
Lenny Tristia Tambun / FER Selasa, 18 Februari 2020 | 18:37 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, mengaku telah berdialog dengan konfederasi serikat buruh atau pekerja terkait draf Rancangan Undang-undang (RUU) Omnibus Law Cipta Kerja.

RUU Cipta Kerja Harus Perhatikan Nasib Pekerja

"Tentu kita berdialog terus dengan konfederasi (buruh/pekerja). Tentu kita akan memperbanyak, terutama dari Kementerian Tenaga Kerja dan kementerian kami untuk berdialog dengan mereka,” kata Airlangga di Kantor Presiden, Komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (18/2/2020).

Selain melakukan dialog dengan para serikat buruh atau pekerja, pihaknya sudah akan melakukan sosialisasi draft RUU Omnibus Law Cipta Kerja di beberapa kota. Seperti, Jakarta, Surabaya, Bandung, Serang, Makassar, Papua dan Pelembang.

"Antara lain itu, kota-kota yang akan diadakan sosialisasi. Ini kan sifatnya masih RUU, masukan itu masih memungkikan. Nanti tentu ada pembulatan-pembulatan dan harmonisasi yang dilakukan bersamaan fraksi-fraksi di DPR. Jadi ruangnya masih terbuka,” terang Airlangga Hartarto.

Airlangga: RUU Cipta Kerja Justru Untungkan Buruh

Sebelumnya, Airlangga Hartarto mengatakan, pemerintah merencanakan akan melakukan sosialisasi Rancangan Undang-undang (RUU) Omnibus Law Cipta Kerja dan Perpajakan setelah jadwal pembahasan di DPR ditetapkan.

"Tentu kita masih menunggu dijadwalkan di DPR. Baru kita bisa lakukan perencanaan berbasis penjadwalan di DPR,” kata Airlangga Hartarto.

Menurutnya, sosialisasi akan dilakukan di berbagai kota, dengan masing-masing menteri per sektor akan ikut dalam kegiatan sosialisasi tersebut.



Sumber: BeritaSatu.com