Pertamina EP Asset 4 Matangkan Rencana Kerja

Pertamina EP Asset 4 Matangkan Rencana Kerja
General Manager PT Pertamina EP Asset 4 Agus Amperianto (tengah) saat kegiatan Kickoff Rencana Kerja Tahun 2020 di Yogyakarta, Kamis (13/2/2020). (Foto: Beritasatu Photo / Istimewa)
Amrozi Amenan / FER Kamis, 13 Februari 2020 | 23:14 WIB

Yogyakarta, Beritasatu.com - PT Pertamina EP Asset 4 mematangkan target produksi minyak dan gas dengan menggelar kegiatan kickoff rencana kerja tahun 2020 di Yogyakarta, yang diikuti oleh seluruh field manager dan manajer Asset 4.

Pertamina EP Teken MoU Pengeboran Migas

"Kita sudah lampaui tahun 2019 dengan cukup baik meskipun target produksi masih belum tercapai. Harapan saya di tahun 2020 ini rencana kerja yang sudah kita siapkan bersama bisa terlaksana dengan baik dan produksi bisa tercapai sebesar 16.100 BOPD dan untuk gas sebesar 162.22 MMSCFD," kata General Manager Pertamina EP Asset 4, Agus Amperianto, Kamis (13/2/2020).

Agus mengatakan, untuk mendukung tercapainya target produksi 16.100 BOPD dan untuk gas sebesar 162.22 MMSCFD, Asset 4 memiliki rencana kerja dengan 6 sumur pemboran baru, antara lain di Cepu Field 4 Sumur (KWG-PWA1, KWG-PCA1, KWG-PXA1, SMG-P17S), Sukowati Field 1 Sumur yaitu SKW-I003 dan Papua Field 1 Sumur yaitu SLW-A9X.

"Selain itu ada 4 sumur work over, di Cepu Field 3 Sumur (NGL-P01, LDX-P02, SMG-UPD01) dan Poleng Field 1 Sumur BW-4H. Kemudian ada kegiatan survei seismik dan studi lainnya," jelas Agus.

Pertamina EP Asset 4

Lebih lanjut, Agus menambahkan, selain pemboran baru dan work over, untuk evaluasi ke depan, juga perlu perkuat well intervention dan lakukan upaya-upaya yang baru, seperti interpretasi ulang data. "Kita lihat lagi data yang ada," ungkap Agus.

Tahun 2020 Asset 4 memiliki rencana 85 well intervention, dimana Cepu Field rencana 24 job, Poleng Field 7 job, Donggi Matindok Field 2 job, Papua Field 27 job dan Sukowati Field 25 job.

"Dengan upaya well intervention itu, kita berharap bisa menahan laju penurunan produksi alamiah atau decline rate sebesar 30 persen per tahun," kata Agus.

Genjot Produksi, Pertamina EP Bor 6 Sumur

Sementara itu, untuk rencana pengembangan di kawasan Timur Indonesia, Papua Field akan melaksanakan pemboran di Salawati sumur SLW-A9X.

"Ini merupakan pemboran sumur yang sudah sangat dinanti. Karena setelah beberapa waktu lamanya kita baru berkesempatan untuk melakukan pemboran sumur. Harapannya pemboran sumur SLW-A9X ini memberi hasil yang bagus sekitar 220 BOPD," papar Agus.

Dengan demikian, dengan target minyak 16.100 BOPD dan Gas 162.22 MMSCFD, akan diperoleh dari produksi Cepu Field target 2.213 BOPD, Poleng Field sebesar 2.789 BOPD, Donggi Matindok Field sebesar 600 BCPD, Papua Field sebesar 1.192 BOPD, Unitisasi Wakamuk 67 BOPD dan Sukowati Field sebesar 9.240 BOPD.

"Berdasarkan dari rencana kerja yang sudah disiapkan untuk pencapaian target 2020. Saya mengajak rekan-rekan untuk melakukan pendekatan baru, caranya dengan melihat lebih holistik per proyek. Tetap prioritaskan aspek safety, lakukan pekerjaan dengan efektif dan pertimbangkan efisiensi biaya," pungkas Agus.



Sumber: BeritaSatu.com