Grab Operasikan Mobil Listrik Hyundai IONIQ dari Bandara Soetta

Grab Operasikan Mobil Listrik Hyundai IONIQ dari Bandara Soetta
Direktur Utama PT PLN (Persero) Zulkifli Zaini (kiri), Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia (kedua kiri), President of Grab Indonesia Ridzki Kramadibrata (ketiga kiri), Menteri Perhubungan Republik Indonesia Budi Karya Sumadi (ketiga kanan), President Director of Hyundai Motors Indonesia Sung Jong Ha (kedua kanan) dan Direktur Utama PT Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin (kanan) saat acara peluncuran 20 unit Hyundai IONIQ Electric bersama Grab di Grab Pick-up Point, Gate 2 Terminal 3, Bandara Internasional Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Senin (27/1/2020). ( Foto: Suara Pembaruan / Ruht Semiono )
Herman / FMB Senin, 27 Januari 2020 | 13:11 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Grab resmi meluncurkan GrabCar Elektrik, layanan kendaraan listrik yang menggunakan armada Hyundai IONIQ Electric Vehicle. Di tahap awal ini, Grab mengoperasikan sebanyak 20 unit IONIQ dan saat ini sudah tersedia di Terminal 3, Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

President of Grab Indonesia, Ridzki Kramadibrata menyampaikan, peluncuran GrabCar Elektrik ini merupakan upaya Grab dan Hyundai untuk mendukung inisiatif pemerintah guna menghadirkan 2 juta kendaraan elektrik (electric vehicle/EV) pada 2025, serta sejalan dengan Roadmap Ekosistem Kendaraan Listrik yang diluncurkan Grab bersama Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi pada Desember 2019.

“GrabCar Elektrik merupakan bentuk nyata dari komitmen kami untuk mendukung ekosistem EV di Indonesia yang telah kami sampaikan ketika memperoleh investasi USD 2 miliar dari SoftBank tahun lalu. Ke depannya, kami ingin menjadi salah satu pendorong yang menginisiasi kolaborasi bersama untuk menghadirkan solusi transportasi yang lebih efisien dan juga ramah lingkungan, serta membangun kemitraan yang lebih erat dengan Hyundai,” kata Ridzki Kramadibrata, di acara peluncuran layanan GrabCar Electric, di Terminal 3, Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Jakarta, Senin (27/1/2020).

Di tahun pertama ini, Grab menargetkan dapat mengoperasikan sebanyak 500 unit kendaraan listrik. Namun menurut Ridzki jumlah unit tersebut sangat bergantung pada ekosistem kendaraan listrik di Indonesia, mulai dari ketersediaan charging station, aturan yang dibuat oleh pemerintah, hingga insentif pajak bagi kendaraan listrik.

Selain dengan Hyundai, Grab telah menandatangani perjanjian dengan Perusahaan Listrik Negara (PLN) untuk bersama-sama membangun jaringan stasiun pengisian kendaraan listrik. Untuk kendaraan roda dua, Grab juga telah menguji coba 20 sepeda motor listrik dengan AHM (Honda PCX electric) dan Gesits, yang keduanya merupakan produsen sepeda motor EV di Indonesia.

Sementara itu, President Director of Hyundai Motors Indonesia, Sung Jong Ha juga menyampaikan rasa gembiranya atas dimulainya layanan GrabCar Elektrik menggunakan Hyundai IONIQ Electric Vehicle.

“Kami merasa sangat bergembira dan mengucapkan selamat kepada Grab atas beroperasi resmi GrabCar Elektrik mulai hari ini. Kami ingin menawarkan pengalaman mobilitas pintar yang memenuhi kebutuhan pelanggan kami dengan memanfaatkan teknologi canggih seperti IONIQ Electric,” kata Sung Jong Ha.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri perhubungan Budi Karya Sumadi menyampaikan, berdasarkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 55/2019 tentang Akselerasi Program Kendaraan Listrik Berbasis Baterai untuk Transportasi Jalan, pemerintah berupaya untuk mempercepat ekosistem kendaraan listrik di Indonesia. Kendaraan listrik ini diharapkan dapat menjadi solusi mobilitas yang mengusung konsep smart cities, dan di saat yang bersamaan juga lebih ramah lingkungan dan minim biaya pengelolaannya.

“Saya mengapresiasi dukungan pihak swasta seperti Grab dan Hyundai. Dengan hadirnya GrabCar Elektrik hari ini, kita selangkah lebih maju lagi untuk bersama-sama mencapai target menghadirkan 2 juta unit EV di Indonesia,” kata Budi Karya Sumadi.

Untuk menggunakan GrabCar Elektrik Powered by Hyundai di Bandara Internasional Soekarno Hatta, pengguna dapat melakukan pemesanan melalui aplikasi Grab. Caranya, buka aplikasi Grab dan pilih pemesanan GrabCar. Cantumkan lokasi penjemputan (pick-up point) di Bandara (Domestik atau Internasional) serta tujuan. Temukan pilihan layanan GrabCar Elektrik dengan cara memilih pilihan ‘Available Rides’. Pengguna dapat melakukan pembayaran perjalanan dengan menggunakan saldo OVO. Untuk tarifnya lebih tinggi sekitar 10 persen-15 persen dari layanan GrabCar Airport biasa

Ridzki menambahkan, peluncuran GrabCar Elektrik Powered by Hyundai di Bandara Internasional Soekarno Hatta ini juga melengkapi kehadiran resmi Grab di 23 bandar udara di Indonesia, sekaligus kelanjutan dari kemitraan Grab dan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI untuk mendukung program “Wonderful Indonesia”.



Sumber: BeritaSatu.com