Grab dan SoftBank Kembali Bertemu Jokowi Bahas Smart City

Grab dan SoftBank Kembali Bertemu Jokowi Bahas Smart City
CEO Grab Anthony Tan, Presiden Grab Indonesia Ridzki Kramadibrata, dan SoftBank Group Chairman and CEO Masayoshi Son mengadakan pertemuan dengan Presiden RI Joko Widodo di Istana Presiden, Jumat, 10 Januari 2020. ( Foto: Ist )
Herman / FMB Jumat, 10 Januari 2020 | 19:11 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - CEO Grab Anthony Tan, Presiden Grab Indonesia Ridzki Kramadibrata, dan SoftBank Group Chairman and CEO Masayoshi Son kembali mengadakan pertemuan dengan Presiden RI Joko Widodo di Istana Presiden, Jumat, 10 Januari 2020.

Presiden Grab Indonesia, Ridzki Kramadibrata menyampaikan, pertemuan ini dilakukan untuk membahas berbagai kolaborasi yang bisa dilakukan, antara lain dalam pengembangan smart city di Indonesia.

"CEO Grab Anthony Tan serta SoftBank Group Chairman dan CEO Masayoshi Son bertemu dengan Presiden Joko Widodo hari ini di Istana Presiden, untuk melanjutkan diskusi mengenai bidang-bidang kolaborasi potensial, termasuk membangun lebih banyak smart city dengan inisiatif ramah lingkungan di seluruh Indonesia,” kata Ridzki Kramadibrata dalam keterangan tertulis yang diterima Beritasatu.com, Jumat (10/1/2020).

Dalam pertemuan sebelumnya dengan Presiden Joko Widodo pada 29 Juli 2019, Grab juga telah menyampaikan berbagai inisiatif yang akan dilakukan di Indonesia. Grab juga mengumumkan investasi sebesar US$ 2 miliar untuk Indonesia selama lima tahun ke depan melalui modal yang diinvestasikan oleh SoftBank.

Investasi tersebut diberikan dalam rangka mendukung pengembangan infrastruktur digital di Indonesia, dan akan disalurkan untuk membangun jaringan transportasi perkotaan generasi selanjutnya, serta transformasi layanan penting seperti industri kesehatan.

Grab dalam keterangan resmi sebelumnya menyampaikan, melalui investasi ini, Grab dan SoftBank akan menciptakan jaringan transportasi generasi selanjutnya untuk Indonesia dengan ekosistem kendaraan elektrik (electric vehicle). Kedua perusahaan ini juga akan mengembangkan solusi geo-mapping bagi Indonesia untuk mendorong pengembangan dalam negeri serta adopsi teknologi masa depan.



Sumber: BeritaSatu.com