Diapresiasi, Upaya Pertamina Atasi Kebocoran Sumur YYA-1

Diapresiasi, Upaya Pertamina Atasi Kebocoran Sumur YYA-1
Pertamina menggelar konferensi pers munculnya gelembung gas di sumur migas lepas Pantai YYA-1 area Pertamina Hulu Energi Offshore North West Java (PHE ONWJ), Jakarta, 25 Juli 2019 ( Foto: Beritasatu Photo / Herman )
Asni Ovier / AO Kamis, 3 Oktober 2019 | 20:45 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Upaya Pertamina mengatasi kebocoran sumur YYA-1 ONWJ yang lebih cepat dari target waktu yang ditentukan sangat diapresiasi berbagai kalangan. Anggota DPR Ramson Siagian, Kamis (3/10/2019) mengatakan, biasanya penanganan kebocoran sumur tersebut berlangsung cukup lama.

"Namun, hal itu tidak terjadi pada sumur YYA-1 yang penanganan kebocorannya lebih cepat dari waktu yang ditentukan sebelumnya. Hal ini tentunya tidak terlepas dari tim yang solid dan teknologi yang memadai sehingga proses pengerjaan penanganan kebocoran sumur YYA-1 bisa lebih cepat dari target waktu yang ada,” tuturnya.

Ramson mengatakan, keberhasilan Pertamina menangani kebocoran sumur YYA-1 lebih cepat juga bisa meminimalkan resiko dampak lingkungan.

Sementara, pengamat migas M Kholid Syerazi juga memberikan apresiasi terhadap langkah Pertamina mengatasi kebocoran sumur minyak tersebut. Hal ini membuktikan bahwa Pertamina memang kompeten dan profesional di bidang migas.

Seperti diketahui, proses penutupan kebocoran sumur YYA-1 yang menggunakan teknik Relief Well berlangsung lebih cepat dari target waktu penyelesaian yang ditetapkan sebelumnya. Pertamina menetapkan proses penanganan kebocoran sumur ini baru akan selesai pada awal Oktober 2019, namun Pertamina berhasil menyelesaikannya pada 23 September lalu.



Sumber: Suara Pembaruan