Pendamping KUMKM Harus Berpikir Out of The Box

Pendamping KUMKM Harus Berpikir Out of The Box
Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM,Rully Indrawan (tengah depan) foto bersama peserta pelatihan kewirausahaan bagi pendamping Koperasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (KUMKM) di Bandung, Jawa Barat, Sabtu (21/9/2019). ( Foto: Ismewa )
Siprianus Edi Hardum / EHD Senin, 23 September 2019 | 18:22 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM,Rully Indrawan, memberikan motivasi semangat kewirausahaan pada peserta pelatihan kewirausahaan bagi pendamping Koperasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (KUMKM) di Bandung, Jawa Barat, Sabtu (21/9/2019) sebagaimana dalam siaran persnya.

Pelatihan kewirausahaan bagi pendamping KUMKM dilaksanakan pada tanggal 18-21 September 2019 di Bandung Jawa Barat.
Pelatihan ini diikuti sebanyak 35 orang peserta pendamping DAK Provinsi Jawa Barat dan beberapa Kabupaten/Kota penerima DAK Non Fisik Fungsi Pendidikan Tahun Anggaran 2019. Pelatihan ini bertujuan meningkatkan kapasitas peserta pelatihan dalam pelaksanaan tugas pendamping KUMKM.

Rully menyampaikan pelatihan ini menjadi momentum berharga agar semua peserta mampu merubah mindset dan memahami karakter generasi millennial.

Rully berpesan sebagai wirausaha jangan pernah takut dengan yang namanya kegagalan, karena kegagalan dalam berwirausaha hal yang biasa. Oleh karena itu, sangat penting untuk menginternalisasikan nilai-nilai jiwa kewirausahaan sebagai dasar membangun pondasi mental wirausaha yang tanguh.

“Pendamping KUMKM harus berbifikir dengan berbeda “out of the box” ( di luar kebiasaan) karena yang dihadapi adalah generasi millennial yang kecendrungan gaya berfikir nya berbeda dengan generasi sebelumnya,” kata Rully.

Menurut Asisten Deputi Pengembangan kewirausahaan, Nasrun, dengan dukungan pemerintah yang sangat serius terhadap pengembangan semangat kewirausahaan, saat ini untuk memulai suatu usaha menjadi lebih mudah dikarenakan adanya berbagai program dan kegiatan yang mendukung hal tersebut, antara lain program pelatihan kewirausahaan yang saat ini kita lakukan dan juga program pendampingan UKM yang sangat bermanfaat tentunya bagi para pelaku UKM dalam mengembangkan usahanya.

Dikatakan, dengan adanya program pendampingan, maka para pelaku UKM dapat mendapatkan bimbingan, arahan dan dapat berkonsultasi kepada pendamping mengenai permasalahan yang dihadapi, baik dalam hal permodalan, produksi, pemasaran dan SDM.

“Para pendamping KUMKM memiliki tugas sebagai tempat konsultasi para wirausaha dan mampu memberikan manfaat pada pelaku usaha dalam meningkatkan usahanya dan UKM menjadi naik kelas,” imbuhnya.



Sumber: Suara Pembaruan