Penanaman Mangrove oleh Pertamina Diapresiasi

Penanaman Mangrove oleh Pertamina Diapresiasi
Penanaman bibit bakau. ( Foto: Antara )
Asni Ovier / AO Selasa, 20 Agustus 2019 | 20:13 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Upaya Pertamina ikut melestarikan lingkungan dengan menanam puluhan ribu pohon mangrove di Jawa Barat mendapat apresiasi. Langkah tersebut dinilai sebagai tindakan konkret Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dalam melestarikan lingkungan sekaligus membangun ekonomi masyarakat.

Hal tersebut disampaikan oleh mantan menteri BUMN Mustafa Abubakar di Jakarta, Selasa (20/8/2019), terkait penanaman 90.000 mangrove oleh Pertamina di lahan seluas 20 hektare di Dusun Pasir Putih, Desa Sukajaya, Kecamatan Cilamaya Kulon, Kabupaten Kawarang, Jawa Barat.

Ia mengatakan, penanaman mangrove saat ini sangat penting karena hal itu mampu untuk mencegah terjadinya abrasi di daerah pantai. Selain itu, penanaman mangrove juga dapat memperbaiki kualitas lingkungan dan pelestarian sumber daya perikanan. Mengingat, mangrove menjadi tempat makanan bagi ikan dan juga hewan laut lainnya.

Ungkapan senada juga disampaikan oleh mantan Menteri Dalam Negeri Syarwan Hamid. Ia mengatakan, upaya pelestarian lingkungan oleh Pertamina dengan menanam mangrove menunjukkan kepedulian dan semangat nasionalisme BUMN energi tersebut.

Ia mengapresiasi langkah Pertamina tersebut karena hal itu sangat positif. Selain mampu menjaga lingkungan dari gerusan abrasi, juga bisa memberikan kontribusi bagi perekonomian masyarakat sekitar, serta juga bisa menjadi tempat ekowisata bagi masyarakat.

Sebagaimana diketahui, hutan mangrove di Pasir Putih yang ditanam oleh Pertamina, saat ini sudah menjadi salah satu tujuan ekowisata di Karawang yang banyak dikunjungi oleh wisatawan. Selain itu, perairan di sekitar hutan mangrove tersebut juga telah menjadi tempat berkembangbiaknya udang dan rajungan yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat nelayan setempat untuk meningkatkan perekonomian mereka.



Sumber: BeritaSatu.com