Belarusia Tawarkan Pengusaha Jatim Peluang Ekspor

Belarusia Tawarkan Pengusaha Jatim Peluang Ekspor
Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Republik Belarusia untuk Indonesia, H.E. Valery Kolesnik, saat menyerahkan medali penghargaan kepada Konsul Kehormatan Republik Belarusia di Indonesia, Darmawan Utomo, di Surabaya, Senin (12/8/2019). ( Foto: Beritasatu Photo / Amrozi Amenan )
Amrozi Amenan / FER Selasa, 13 Agustus 2019 | 20:14 WIB

Surabaya, Beritasatu.com - Republik Belarusia mendorong pengusaha di Jawa Timur (Jatim) mengambil peluang bisnis di negara tersebut untuk meningkatkan nilai perdagangan dengan Indonesia.

Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Republik Belarusia untuk Indonesia, H.E. Valery Kolesnik, mengatakan, banyak peluang bisnis terutama di bidang perdagangan yang bisa diambil pengusaha Jatim, dan selama ini belum digarap oleh pebisnis di Indonesia.

"Salah satu peluang bisnis itu adalah di sektor perikanan. Kita membutuhkan produk perikanan dan kita melihat Jawa Timur cukup potensial untuk menyuplai produk perikanan ke Belarus,” kata Valery di sela acara Penyerahan Medali Penghargaan kepada Darmawan Utomo selaku Konsul Kehormatan Belarus di Indonesia di Vasa Hotel Surabaya, Senin (12/8/2019) malam.

Valery menyatakan, pemerintah Belarusia akan memfasilitasi para pengusaha Jatim yang tertarik mengambil peluang kerja sama perdagangan dengan Belarus, termasuk peluang ekspor produk perikanan tersebut. Rencananya, pada September nanti Belarus akan menyelenggarakan forum bisnis.

"Kita juga akan mengundang pebisnis di Jatim dan mempertemukan mereka dengan pebisnis di Belarusia, sehingga akan ada titik mana saja yang bisa dilakukan kerja sama dalam meningkatkan perdagangan kedua negara," kata Valery.

Valery berharap kunjungannya ke Jatim dan bertemu dengan pebisnis di Jatim kali ini mampu meningkatkan perdagangan antara Belarusi dan Indonesia di masa mendatang.

"Peluang yang bisa dilakukan kerja sama antara kita masih terbuka lebar, karena masing-masing negara memiliki potensi dan keunggulan sendiri,” tandasnya.

Valery menyatakan, perlu kerja keras lagi untuk meningkatkan kerja sama antara Belarusia dan Indonesia karena selama ini masih belum besar meskipun terjadi pertumbuhan. Pada tahun lalu misalnya, nilai perdagangan kedua negara mencapai US$ 257 juta. Angka tersebut tumbuh dibanding beberapa tahun sebelumnya yang hanya mencapai US$ 20 juta. Sementara, pada semester pertama 2019, nilai perdagangan kedua negara telah mencapai US$ 116 juta.

"Dengan upaya peningkatan kerja sama yang kita lakukan selama ini, harapannya nilai perdagangan tahun ini meningkat dari tahun lalu seiring dengan peningkatan jumlah produk yang diperdagangkan," terang Valery.

Selama ini, produk ekspor Belarusia ke Indonesia diantaranya adalah pupuk, potasium, truk, alat pertanian, olahan minyak dan mesin. Sedangkan produk Indonesia yang diimpor Belarus adalah produk pertanian seperti karet, kopi, kakao dan komponen otomotif serta fiber optik.

Konsul Kehormatan Belarusia di Indonesia, Darmawan Utomo, menambahkan, selain produk perikanan, pebisnis di Jatim juga berpeluang mengekspor komponen mobil karena di Jatim banyak industri manufaktur komponen mobil.

"Kita akan dorong pebisnis di Jatim supaya mengambil peluang bisnis di Belarusia. Selain produk perikanan dan spare parts, produk-produk pertanian lain juga sangat dibutuhkan di Belarusia," kata Utomo.



Sumber: Investor Daily