Garuda Catat Ketepatan Waktu Penerbangan Haji 91,2%

Garuda Catat Ketepatan Waktu Penerbangan Haji 91,2%
Pangeran Faisal bin Salman bin Abdulaziz Al saud didampingi Menteri Haji Saudi, Muhammad Saleh Bentin dan Dubes RI Untuk Arab Saudi Agus Maftuh Abegebriel menyambut jemaah haji Indonesia di Madinah. ( Foto: dok )
Thresa Sandra Desfika / FER Rabu, 7 Agustus 2019 | 15:10 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Garuda Indonesia menyelesaikan fase pertama keberangkatan penerbangan haji dengan menerbangkan sebanyak 110.247 jemaah calon haji dengan ketepatan waktu (on time performance/OTP) sebesar 91,2 persen. Total jemaah calon haji tersebut diterbangkan dari 9 embarkasi yang terbagi dalam 284 kelompok terbang (kloter).

Direktur Operasi Garuda Indonesia, Bambang Adisurya Angkasa, mengatakan selesainya fase pertama penerbangan haji 2019 tersebut ditandai dengan telah diberangkatkannya kloter 97 embarkasi Solo, Senin (5/8/2019).

"Dengan terlaksananya penerbangan terakhir dari Solo tersebut, maka tahap pertama musim haji tahun 2019 ini, Garuda Indonesia telah menerbangkan total 110.247 calon jemaah dari rencana 111.017 jemaah. Sebanyak 824 jemaah tidak dapat diberangkatkan, umumnya akibat jamaah yang jatuh sakit serta hal lainnya," jelas Bambang Adisurya Angkasa dalam keterangan persnya, Rabu (7/8/2019).

Bambang menyampaikan, penghargaan kepada semua pihak yang telah membantu suksesnya pelaksanaan penerbangan haji fase pertama ini. Capaian OTP yang baik tersebut merupakan hasil kerja keras seluruh tim yang terlibat dalam penerbangan haji 2019.

"Capaian tersebut tentunya akan menjadi tantangan bagi kami untuk terus meningkatkan OTP penerbangan haji, khususnya pada fase kedua mendatang," ungkap Bambang.

Pada tahun 2019 ini, Garuda Indonesia menyiapkan sebanyak 14 pesawat haji yang terdiri dari 3 pesawat B747-400, 5 pesawat B777-300ER, dan 6 pesawat A330-300/200. Adapun jumlah pesawat yang dioperasikan pada musim haji tahun 2019 tersebut menyesuaikan dengan lalu lintas jemaah haji.

Penerbangan fase keberangkatan dimulai pada tanggal 7 Juli 2019 sampai dengan 5 Agustus 2019. Gelombang pertama fase keberangkatan tersebut diberangkatkan menuju Madinah dari tanggal 7 Juli 2019 sampai dengan 19 Juli 2019. Sedangkan, gelombang kedua fase keberangkatan diberangkatkan menuju Jeddah pada tanggal 20 Juli 2019 sampai dengan 5 Agustus 2019.

Sementara itu, fase kepulangan akan dimulai dari tanggal 17 Agustus 2019 sampai dengan 15 September 2019. Gelombang pertama fase kepulangan tersebut akan diberangkatkan dari Jeddah dari tanggal 17 Agustus 2019 sampai dengan 29 September 2019. Sedangkan, gelombang kedua fase kepulangan akan diberangkatkan dari Madinah pada tanggal 30 Agustus 2019 sampai dengan 15 September 2019.

Adapun jumlah jemaah dari 9 embarkasi yang telah diterbangkan terdiri dari embarkasi Banjarmasin (6.112 jemaah), embarkasi Balikpapan (6.777 jemaah), embarkasi Banda Aceh (4.666 jemaah), embarkasi Jakarta (19.415 jemaah), embarkasi Lombok (4.947 jemaah), embarkasi Medan (8.525 jemaah), embarkasi Padang (6.999 jemaah), embarkasi Solo (34.697 jemaah), dan embarkasi Makassar (18.109 jemaah).



Sumber: BeritaSatu.com