Ekonomi Melambat, Masih Ada yang Bisa Disyukuri

Ekonomi Melambat, Masih Ada yang Bisa Disyukuri
Ilustrasi pasar tradisional. ( Foto: Antara )
Heru Andriyanto / HA Rabu, 7 Agustus 2019 | 06:13 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Meskipun pertumbuhan ekonomi semester pertama tahun ini menunjukkan tren penurunan, Indonesia masih menunjukkan daya tahan yang lebih baik dibandingkan negara-negara lain.

Menurut Wijayanto Samirin, staf khusus wakil presiden bidang ekonomi, perlambatan ekonomi Indonesia tidak sedrastis yang dialami beberapa negara tetangga.

"Jadi walaupun angkanya melambat tetapi kalau kta lihat situasi saat ini kita masih bisa merasa lega. Perlambatan itu tidak sesignifikan yang terjadi di negara lain," ujarnya dalam program Hot Economy, Beritasatu News Channel, tayang Selasa (6/8/2019) malam.

"Singapura, Thailand, Malaysia, China, India semua melambat sangat drastis. Kalau kita lihat tren pertumbuhan ekonomi kita itu relatif stabil. Memang ada ten menurun tetapi tidak seperti beberapa negara tetangga kita yang sangat volatile."

Wijayanto menambahkan secara year-on-year, investasi domestik dan asing di Indonesia juga menunjukkan kenaikan di semester pertama 2019.

Nilai ekspor menurun, tetapi angka impor juga turun lebih dratsis, imbuhnya.

Untuk menjaga laju pertumbuhan ekonomi, pemerintah akan tetap mendorong konsumsi supaya naik.

"Yang paling besar dari komponen pertumbuhan ekonomi ini kan konsumsi. Pemerintah menjaga supaya konsumsi ini tetap tinggi, inflasi dijaga rendah, daya beli masyarakat terutama di kalangan bawah dijaga dengan berbagai program sosial," paparnya.

"Tak kalah penting adalah bagaimana investasi tetap didorong untuk masuk."



Sumber: BeritaSatu TV