Mendag Ajak Investor Liechtenstein Investasi di Infrastruktur dan Energi

Mendag Ajak Investor Liechtenstein Investasi di Infrastruktur dan Energi
Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukita mengajak investor Liechtenstein berinvestasi di Indonesia khususnya di bidang infrastruktur dan energi. ( Foto: Beritasatu Photo / Istimewa )
Ridho Syukro / FER Sabtu, 11 Mei 2019 | 14:23 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Pemerintah Indonesia dan Liechtenstein berkomitmen untuk meningkatkan kerja sama perdagangan dan investasi. Kedua negara juga sepakat untuk menghadapi isu global dan membahasnya secara mendalam.

Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukita mengajak investor Liechtenstein berinvestasi di Indonesia khususnya di bidang insfrastruktur dan sumber daya energi yang berkelanjutan. Mendag menggelar kunjungan kerja di Swiss dan Liechtenstein pada 8-11 Mei 2019.

Mendag mengatakan, dengan komitmen pada energi yang berkelanjutan, teknologi tinggi, dan kekuatan ekonomi yang dimiliki maka Liechtenstein akan menjadi salah satu mitra strategis Indonesia untuk mengembangkan sektor infrastruktur dan sumber daya energi yang berkelanjutan di Indonesia.

"Liechtenstein merupakan prospek yang menjanjikan dan merupakan mitra dagang yang juga potensial," ujar Mendag dalam siaran persnya yang diterima Beritasatu.com, di Jakarta, Sabtu (11/5/2019).

Dalam pertemuan bersama Menteri Luar Negeri, Kehakiman, dan Kebudayaan Liechtenstein Aurelia Frick di Vaduz, Liechtenstein. Kedua negara bersepakat untuk segera menyelesaikan ratifikasi perjanjian Indonesia-EFTA Comprehensive Economic Partnership Agreement (IE-CEPA) pada akhir 2019.

Apa yang menjadi kelebihan perjanjian ini, akan disosialisasikan intensif kepada dunia usaha di masing-masing negara.

Usai Indonesia dan negara-negara EFTA, termasuk Lienchestein, menandatangani perjanjian IE-CEPA pada 16 Desember 2018 lalu. Indonesia dan Liechstentein berkomitmen untuk terus meningkatkan kerja sama perdagangan dan investasi kedua negara.

Mendag mengusulkan perlunya kerja sama riset khusus minyak kelapa sawit serta program pertukaran pelajar dan pertukaran keterampilan. Prospek investasi ini juga dipaparkan Enggar kepada Putra Mahkota Liechtenstein Pangeran Alois yang juga menjabat sebagai Pelaksana Harian Kepala Negara Liechtenstein.

Enggar mengajak Putera Mahkota, bersama para pengusaha, untuk menghadiri Trade Expo Indonesia 2019 di ICE Bumi Serpong Damai, Tangerang, Banten.

Di kesempatan ini, Putra Mahkota yang bergelar lengkap H.S.H Hereditary Prince Alois von und zu Liechtenstein juga menyampaikan salam untuk Presiden Jokowi dan mengucapkan selamat atas keberhasilan pemilu dan kepercayaan rakyat Indonesia untuk memimpin di periode ke dua.

Pada kunjungan ini, Mendag didampingi Duta Besar RI untuk Swiss dan Liechtenstein Muliaman D Hadad, Direktur Jenderal Perundingan Perdagangan Internasional Iman Pambagyo, dan Staf Khusus Mendag Bidang Isu-isu Strategis Perdagangan Internasional Lili Yan Ing.

Hubungan dagang Indonesia dan Liechtenstein mencatatkan nilai nominal sebesar US$ 2,11 miliar pada 2018. Nilai ini meningkat signifikan dibanding tahun sebelumnya yang tercatat sebesar US$ 150 juta. Indonesia mengekspor perhiasan, lensa kontak, emas, batu bara, timah, dan pakaian wanita ke Liechtenstein.



Sumber: Investor Daily