Sivitas Akademika Harus Waspadai Penyebaran Intoleransi di Kampus
INDEX

BISNIS-27 509.396 (-2.72)   |   COMPOSITE 5822.94 (-12.46)   |   DBX 1088.19 (9.8)   |   I-GRADE 169.852 (-1.35)   |   IDX30 498.88 (-2.76)   |   IDX80 132.065 (-0.41)   |   IDXBUMN20 376.263 (-3.13)   |   IDXG30 135.508 (-0.99)   |   IDXHIDIV20 449.517 (-1.84)   |   IDXQ30 145.713 (-1.14)   |   IDXSMC-COM 252.052 (0.88)   |   IDXSMC-LIQ 309.347 (0.24)   |   IDXV30 130.911 (1.46)   |   INFOBANK15 993.498 (-9.24)   |   Investor33 428.541 (-2.51)   |   ISSI 170.173 (-0.26)   |   JII 616.286 (-0.48)   |   JII70 212.951 (-0.33)   |   KOMPAS100 1185.6 (-4.97)   |   LQ45 921.176 (-4.93)   |   MBX 1613.76 (-6.11)   |   MNC36 320.851 (-1.83)   |   PEFINDO25 318.369 (-4.14)   |   SMInfra18 296.861 (-1.08)   |   SRI-KEHATI 366.856 (-2.5)   |  

Sivitas Akademika Harus Waspadai Penyebaran Intoleransi di Kampus

Minggu, 27 September 2020 | 16:42 WIB
Oleh : Bernadus Wijayaka / BW

Jakarta, Beritasatu.com - Musim penerimaan mahasiswa baru telah berjalan. Penting bagi sivitas akademika untuk mewaspadai adanya potensi paham intoleransi dan radikalisme yang mudah menyusup dan menginfiltrasi mahasiswa dengan bungkus berbagai aktivitas di kampus.

Oleh karena itu, perlu ada pencegahan penyebaran paham intoleransi dan radikalisme dengan meningkatkan wawasan kebangsaan, kesiapsiagaan, dan kewaspadaan sejak dini bagi mahasiswa baru.

Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palangkaraya Khairil Anwar mengatakan, di IAIN Palangkaraya ada masa orientasi bagi mahasiswa baru (Maba) yang disebut dengan pengenalan budaya akademik dan kemahasiswaan (PBAK).

Ia menyebutkan, dalam PBAK tersebut pihak kampus juga menyampaikan agar para maba untuk mewaspadai adanya paham-paham intoleransi dan radikalisme di sekitarnya.

“Berbagai macam aliran dan pemahaman yang beragam telah muncul di Indonesia. Sebenarnya sejak zaman Ali bin Abi Thalib sudah muncul suatu paham yang cenderung beraliran ekstrem kanan, yakni Khawarij,” kata Khairil, dalam keterangan tertulisnya, Minggu (27/9/2020).

”Tolong jadi perhatian bagi para mahasiswa agar jangan sampai terpengaruh kelompok-kelompok intoleransi dan radikalisme,” ujar pria yang juga Ketua Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Kalimantan Tengah (Kalteng) itu.

Pria yang juga Wakil Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kalteng itu menyebutkan, kelompok semacam ini pola berpikirnya seperti kacamata kuda dalam memahami ajaran Islam atau dalam memahami agama. Menurutnya, mereka mengklaim bahwa punya dia yang paling benar, punya orang lain salah, bahkan punya orang lain begitu berdosa.

Indonesia, katanya, adalah negara yang berdasarkan Pancasila, yang sudah sesuai dengan nilai-nilai ajaran agama. “Maka tentu kita harus mengikuti negara hasil dari kesepakatan founding fathers kita. Negara ini adalah adalah negara hasil kesepakatan,” katanya.

Dia meminta kesepakatan tersebut harus dijaga dengan baik. “Nah inilah paham yang moderat,” jelasnya.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Isolasi Mandiri di Hotel Dinilai Efektif Cegah Klaster Keluarga

Pemprov Sumut menyiapkan 1.100 kamar dari sejumlah hotel untuk merawat orang tanpa gejala (OTG) Covid-19.

NASIONAL | 27 September 2020

TPNPB-OPM Sebut Penembak Pendeta Yeremia Adalah Anggota TNI

Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) dalam rilisnya mengungkapkan pelaku penembakan pendeta Yeremia adalah oknum TNI.

NASIONAL | 27 September 2020

Tim Gabungan Gelar Olah TKP Penembakan Intan Jaya

Dalam kurun 2 bulan terakhir ini telah terjadi kasus kekerasan yang dilakukan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di kabupaten Intan Jaya.

NASIONAL | 27 September 2020

KPU Bengkulu Minta Cakada Taati Protokol Kesehatan saat Kampanye

KPU Provinsi Bengkulu menyarankan para cagub-cawagub di Bengkulu, sebaiknya melaksanakan kampanye secara virtual.

NASIONAL | 27 September 2020

Hunian Hotel di Danau Toba dan Berastagi Mulai Menggeliat di Akhir Pekan

Pada hari kerja, hunian hotel di daerah pariwisata masih tergolong sepi, tidak jauh berbeda dengan di kota.

NASIONAL | 27 September 2020

Ketua Ikatan Bidan Indonesia Provinsi Bengkulu Meninggal Dunia Akibat Covid-19

Dengan demikian, sudah 3 orang bidan di Bengkulu meninggal dunia karena terpapar virus corona.

NASIONAL | 27 September 2020

Tim Tabur Kejaksaan Tangkap Buronan Kasus Pemalsuan Merek

Keberhasilan penangkapan buronan ini, merupakan keberhasilan tangkap buronan (tabur) yang ke-81 di tahun 2020.

NASIONAL | 27 September 2020

Satu Keluarga Tewas Dalam Kebakaran Ruko di Siantar

Seluruh korban tidak dapat menyelamatkan diri dan terjebak api di dalam rumah.

NASIONAL | 27 September 2020

Hadapi Puncak Kemarau, Kupang Siapkan 2,5 Juta Liter Air Bersih untuk Bantu Warga

Kota Kupang berpeluang mengalami kemarau panjang yang berisiko menimbulkan krisis air bersih.

NASIONAL | 27 September 2020

PUPR Selesaikan Pembangunan Rusun Santri di Bima

Khalawi mengatakan, pembangunan rusun untuk para santri telah dilaksanakan Kementerian PUPR sejak lama.

NASIONAL | 27 September 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS