DKI Siapkan Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik Terpusat
INDEX

BISNIS-27 503.107 (8.47)   |   COMPOSITE 5679.25 (80.67)   |   DBX 1039.52 (14.71)   |   I-GRADE 166.189 (3.47)   |   IDX30 492.322 (9.09)   |   IDX80 129.082 (2.66)   |   IDXBUMN20 363.759 (7.86)   |   IDXG30 133.243 (2.59)   |   IDXHIDIV20 440.08 (10.13)   |   IDXQ30 143.762 (2.86)   |   IDXSMC-COM 242.127 (2.51)   |   IDXSMC-LIQ 293.644 (5.57)   |   IDXV30 123.61 (3.35)   |   INFOBANK15 979.67 (10.23)   |   Investor33 423.592 (6.88)   |   ISSI 165.745 (2.98)   |   JII 604.859 (14.26)   |   JII70 207.745 (4.44)   |   KOMPAS100 1155.02 (20.8)   |   LQ45 903.46 (17.32)   |   MBX 1578.72 (22.44)   |   MNC36 316.411 (5.51)   |   PEFINDO25 310.113 (3.58)   |   SMInfra18 286.549 (5.46)   |   SRI-KEHATI 362.507 (5.51)   |  

DKI Siapkan Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik Terpusat

Jumat, 25 September 2020 | 23:39 WIB
Oleh : Yustinus Paat / BW

Jakarta, Beritasatu.com – Kepala Dinas Sumber Daya Air DKI Jakarta, Juaini Yusuf, mengatakan, pihaknya menyiapkan sistem pengelolaan air limbah domestik terpusat (SPALD-T) skala perkotaan dan permukiman. SPALD-T terdiri dari pembangunan instalasi pengolahan air limbah (IPAL) dan jaringan perpipaan.

Menurut Juaini, keberadaan IPAL tersebut nantinya dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan akses pelayanan air limbah, perbaikan kualitas lingkungan pada air permukaan dan air tanah, serta menjadi sumber alternatif air baku sebagai sumber air bersih di lingkungan masyarakat.

“Pertumbuhan penduduk dan perkembangan ekonomi di Jakarta jika tidak disertai perbaikan sistem pengelolaan pembuangan air limbah domestik, akan mengakibatkan air tercemar. Selain itu, perbaikan dan pengembangan sistem pengelolaan air limbah terpusat dapat meningkatkan kualitas kesehatan dan lingkungan. Keberadaan IPAL ini juga dapat mencegah timbulnya penyakit bawaan air yang disebabkan oleh buruknya kualitas air permukaan dan air tanah,” ujar Juaini dalam keterangannya, Jumat (25/9/2020).

Juaini menjelaskan, pada SPALD-T skala perkotaan dapat mengelola air limbah domestik di lingkup perkotaan atau regional dengan minimal layanan 20.000 jiwa. Sementara, pada cakupan pelayanan SPALD-T komunal skala permukiman, dapat mengelola air limbah domestik untuk melayani 500 sampai 6.000 jiwa untuk setiap SPALD-T permukiman yang terbangun. Adapula skala kawasan tertentu yang mencakup kawasan komersial dan kawasan rumah susun.

Hal tersebut sesuai dengan Peraturan Menteri (Permen) PUPR Nomor 4 Tahun 2017 tentang Penyelenggaraan Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik, sebagai pedoman bagi penyelenggara SPALD-T untuk memberikan pelayanan pengelolaan air limbah domestik kepada seluruh masyarakat.

“Kami juga bekerja sama dengan PD PAL Jaya untuk meningkatkan sanitasi bagi masyarakat dengan melakukan pengolahan air limbah domestik sistem setempat melalui revitalisasi tangki septik. Pembangunan SPALD-T skala permukiman sistem setempat ini juga akan terus dilakukan terutama pada kawasan permukiman yang dinilai membutuhkan akses sanitasi yang layak,” terang Juaini.

Pada sistem pengolahan air limbah domestik, ada beberapa tahapan yang harus dilalui sebelum dialirkan ke badan air. Dimulai dari pengolahan awal yang berfungsi menyisihkan partikel berukuran besar seperti pasir, kayu, plastik, dan lain-lain. Kemudian, melalui proses pengolahan primer yang umumnya menggunakan pengolahan fisis, dilanjutkan dengan tahap pengolahan sekunder, yang umumnya menggunakan sistem pengolahan biologis yang bertujuan untuk mendekomposisi materi organik dalam air limbah yang merupakan sumber pencemar, antara lain dengan sistem lumpur aktif, membrane bioreactor, biofilter, dan lainnya.

Pada tahap akhir dilakukan proses desinfeksi untuk menghilangkan organisme pathogen (yang berbahaya bagi kesehatan) dan dari hasil akhir ini diharapkan sudah dapat mencapai baku mutu air limbah domestik yang ditetapkan. Apabila dibutuhkan, dapat dilakukan pengolahan lanjutan, untuk mencapai air hasil olahan yang lebih baik untuk dimanfaatkan kembali (recycle).

Untuk diketahui, waktu yang dibutuhkan IPAL dalam melakukan proses pengolahan biologis dilakukan secara kontinu selama 24 jam per hari.

Daftar rencana calon lokasi IPAL 14 zona, luasan area IPAL dan kapasitas pengolahannya:
1. Waduk Pluit, berkapasitas 240.000 m3/hari dengan luas 3,9 ha
2. Waduk Muara Angke, berkapasitas 21.000 m3/hari dengan luas 0,8 ha
3. Hutan Kota Srengseng, berkapasitas 103.680 m3/hari dengan luas 4 ha
4. IPLT Pulo Gebang, berkapasitas 300.000 m3/hari dengan luas 8,7 ha
5. Waduk Sunter Utara, berkapasitas 129.600 m3/hari dengan luas 4,6 ha
6. IPLT Duri Kosambi, berkapasitas 282.000 m3/hari dengan luas dengan luas 6 ha
7. Rencana Waduk Kamal Pegadungan, berkapasitas 69.120 m3/hari dengan luas 3,9 ha
8. Rencana Waduk Marunda, berkapasitas 160.000 m3/hari dengan luas 6 ha
9. Rencana Waduk Rawa Rorotan, berkapasitas 85.996 m3/hari dengan luas 2,9 ha
10. IPLT Pulo Gebang, berkapasitas 300.000 m3/hari dengan luas 8,7 ha
11. Rencana Waduk Ulujami, berkapasitas 252.572 m3/hari dengan luas 5,9 ha
12. Kebun Binatang Ragunan, berkapasitas 88.862 m3/hari dengan luas 3,1 ha

13. Rencana Waduk Kampung Dukuh, berkapasitas 168.596 m3/hari dengan luas 5,7 ha
14. Rencana Waduk RW 05, Ceger, berkapasitas 98.763 m3/hari dengan luas 3,6 ha



Sumber:BeritaSatu.com

TAG: 


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Salah Sasaran, Larangan Dine In di Mal

"Kami yang sudah menjalankan protokol kesehatan ketat dilarang, tetapi yang di pinggir jalan malah dibiarkan,” ujarnya.

MEGAPOLITAN | 26 September 2020

PSI Dorong Bansos dalam Bentuk BLT

Partai Solidaritas Indonesia (PSI) mendorong agar pemberian bantuan sosial (bansos) dilakukan dalam bentuk bantuan langsung tunai (BLT)

MEGAPOLITAN | 25 September 2020

Praktik Aborsi di Percetakan Negara, Klinik dan Dokter Tidak Miliki Izin

Klinik hingga dokter di Jalan Percetakan Negara III yang melakukan patik aborsi ilegal tidak mengantongi izin.

MEGAPOLITAN | 25 September 2020

Ketua DPRD Kabupaten Bogor Rudy Susmanto Positif Covid-19

Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Rudy Susmanto, dilaporkan positif terinfeksi Covid-19. Rudy dinyatakan positif berdasarkan hasil tes secara mandiri.

MEGAPOLITAN | 25 September 2020

Kantor Nomor 1, Mal Urutan 10

Perkantoran menjadi penyumbang terbesar terjadinya kasus Covid-19 di Jakarta, sementara klaster mal berada di posisi paling buncit atau urutan ke-10.

MEGAPOLITAN | 25 September 2020

Mudahkan Masyarakat, Kota Depok Miliki Anjungan Dukcapil Mandiri

Anjungan Dukcapil Mandiri (ADM) memudahkan masyarakat dalam mengakses dokumen kependudukan.

MEGAPOLITAN | 25 September 2020

Proses Aborsi di Klinik Jalan Percetakan Negara Hanya 5 Menit

Pada reka ulang terungkap kalau proses aborsi hanya berlangsung selama 5 menit saja.

MEGAPOLITAN | 25 September 2020

Klaster Panti Asuhan Tangerang Berasal dari Pasien Tanpa Gejala

Dari hasil tracing, mereka tertular dari salah satu pengasuhnya yang terpapar tapi tanpa gejala.

MEGAPOLITAN | 25 September 2020

Tilang Elektronik Sistem ETLE Resmi Diluncurkan di Depok

Sistem Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) atau tilang elektronik resmi diluncurkan di Kota Depok, Jawa Barat, Jumat (25/9/2020)

MEGAPOLITAN | 25 September 2020

Ini Kriteria Warga Tidak Layak Daftar DTKS di Jakarta

Pemprov DKI Jakarta menetapkan warga yang tidak masuk dalam data terpadu kesejahteraan sosial di Ibu Kota.

MEGAPOLITAN | 25 September 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS