INDEX

BISNIS-27 448.146 (0.31)   |   COMPOSITE 5091.82 (20.37)   |   DBX 966.643 (7.34)   |   I-GRADE 139.941 (-0.23)   |   IDX30 428.154 (0.15)   |   IDX80 113.358 (0.41)   |   IDXBUMN20 291.199 (0.73)   |   IDXG30 119.599 (-0.42)   |   IDXHIDIV20 379.423 (-0.2)   |   IDXQ30 124.629 (0.03)   |   IDXSMC-COM 218.961 (1.24)   |   IDXSMC-LIQ 257.997 (1.39)   |   IDXV30 107.251 (0.23)   |   INFOBANK15 832.7 (-1.05)   |   Investor33 373.408 (0.72)   |   ISSI 150.953 (0.22)   |   JII 549.986 (0.88)   |   JII70 187.543 (0.51)   |   KOMPAS100 1019.5 (2.84)   |   LQ45 788.563 (1.25)   |   MBX 1407.83 (4.87)   |   MNC36 279.661 (0.67)   |   PEFINDO25 277.129 (5.34)   |   SMInfra18 242.149 (-0.57)   |   SRI-KEHATI 316.134 (0.38)   |  

Pelaku Pelecehan di Bandara Sarjana Kedokteran

Jumat, 25 September 2020 | 13:10 WIB
Oleh : Bayu Marhaenjati, Chairul Fikri / BW

Jakarta, Beritasatu.com - Polisi memeriksa 15 saksi terkait kasus dugaan pelecehan, penipuan, dan pemerasan terkait tes cepat, yang dilakukan tersangka Eko Firstson alias EF. Eko merupakan oknum tenaga medis yang diduga melecehkan seorang perempuan berinisial LHI, di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten.

Hasil pemeriksaan saksi dari PT Kimia Farma selaku penanggung jawab kegiatan tes cepat, tersangka Eko merupakan sarjana kedokteran dari salah satu universitas swasta terkemuka di Sumatera Utara.

"Sudah 15 saksi kita lakukan pemeriksaan, termasuk korban, kemudian ada rekan dekat korban, juga ada beberapa saksi ahli. Kita juga meminta keterangan P2TP2A Gianyar Bali untuk mengetahui psikologi dari korban," ujar Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Yusri Yunus, di Mapolda Metro Jaya, Jumat (25/9/2020).

Dikatakan Yusri, penyidik juga sudah memeriksa PT Kimia Farma sebagai penanggung jawab kegiatan tes cepat di Bandara Soetta, untuk memastikan apakah tersangka Eko merupakan seorang dokter atau tenaga medis.

"Dari keterangan Kimia Farma bahwa yang bersangkutan adalah lulusan dari salah satu universitas di Sumatera Utara. Gelar akademis dari tersangka adalah sarjana kedokteran, tetapi belum mengambil koas atau sertifikasi sebagai dokter. Dia adalah lulusan baru, memang sarjana kedokteran," ungkapnya.

Yusri menyampaikan, rencananya penyidik memanggil Ikatan Dokter Indonesia (IDI), termasuk pihak universitas di mana tersangka pernah kuliah.

"Kami berencana memanggil dari IDI dan akan memeriksa universitas swasta di mana tersangka ini kuliah untuk kita bisa memastikan betul apakah tersangka ini adalah sarjana kedokteran, untuk bisa memastikan lagi. Rencana IDI baru bisa datang hari ini untuk bisa dilakukan pemeriksaan," katanya.

Seperti diketahui, seorang perempuan berinisial LHI melalui akun Twitter @listongs mengaku, diduga menjadi korban penipuan dan pelecehan oleh oknum dokter atau petugas medis ketika menjalani rapid test, di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten.

Menurutnya, ketika pemeriksaan, hasil rapid test menunjukan kalau dia reaktif Covid-19. Namun, oknum dokter itu menawarkan bisa mengubah data hasil tes cepat korban menjadi non reaktif dengan biaya sebesar Rp 1,4 juta. Belakangan terungkap kalau hasil reaktif itu hanya akal-akalan pelaku untuk meminta uang kepada korban. Tragisnya, tak hanya melakukan penipuan oknum itu juga disebut melakukan pelecehan seksual.

Pasca-melakukan penyelidikan, memeriksa korban di Bali, meminta keterangan saksi-saksi dan ahli, mengumpulkan bukti-bukti, serta melakukan gelar perkara, penyidik menaikkan status kasus dari penyelidikan ke penyidikan. Kemudian, menetapkan tersangka Eko sebagai tersangka.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Kasus Pelecehan Rapid Test di Bandara, Polisi Dalami Korban Lain

Penyidik akan mendalami apakah ada korban lain terkait kasus dugaan pelecehan dan penipuan rapid test yang diduga dilakukan tersangka EF.

MEGAPOLITAN | 25 September 2020

Pemkot Bogor Tetap Terima Wisatawan, Ini Dua Aturan yang Wajib Dipatuhi

Pemerintah Kota Bogor melakukan dua langkah untuk menyelaraskan pembatasan sosial berskala besar dengan DKI Jakarta.

MEGAPOLITAN | 25 September 2020

Buru Tersangka, Polisi Susun Berkas Kasus Pelecehan di Bandara

Polisi mengimbau agar tersangka Eko mau menyerahkan diri dan mempertanggungjawabkan perbuatannya terhadap korban.

MEGAPOLITAN | 25 September 2020

Luhut Minta Pengetatan Protokol Kesehatan di Bodetabek untuk Tekan Covid-19

Menko juga meminta Kementerian Kesehatan untuk menyediakan fasilitas tes bagi anggota Satpol PP yang menjalankan operasi penegakan disiplin kesehatan.

MEGAPOLITAN | 25 September 2020

Ini Syarat Pasien Covid-19 Tanpa Gejala Bisa Isolasi Mandiri di Rumah

Kadinkes DKI Jakarta Widyastuti mengatakan bahwa pihaknya masih mengizinkan pasien OTG Covid-19 isolasi mandiri di rumah, jika punya tempat tinggal memadai.

MEGAPOLITAN | 24 September 2020

Ombudsman: Evaluasi Sistem Keamanan di Lapas Tangerang

Dia melihat kondisi pelayanan publik yang ada sudah cukup baik.

MEGAPOLITAN | 24 September 2020

Klinik Aborsi Ilegal Buang Janin di Septic Tank

Penyidik mengamankan 10 tersangka, salah satunya pasien.

MEGAPOLITAN | 24 September 2020

Baznas BAZIS DKI Salurkan Bantuan untuk 10.210 Anak Yatim dan Kaum Duafa

Voucer belanja tersebut hanya dapat dibelanjakan di warung-warung sekitar rumah penerima santunan.

MEGAPOLITAN | 24 September 2020

Pengusaha Restoran dan Kafe di Mal Bisa PHK 200.000 Karyawan

APPBI meminta pembebasan sementara pajak, seperti pajak penghasilan (PPh) dan pajak pertambahan nilai (PPN), serta subsidi gaji pegawai sebesar 50%.

MEGAPOLITAN | 24 September 2020

Dishub DKI Akan Tegur Pengemudi Ojol Berkerumun

Dinas Perhubungan DKI Jakarta akan memberikan teguran kepada ojek online ataupun sopir taksi online yang berkerumun saat sedang menunggu penumpang.

MEGAPOLITAN | 24 September 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS