INDEX

BISNIS-27 450.657 (-2.63)   |   COMPOSITE 5126.33 (-26.49)   |   DBX 964.304 (-0.19)   |   I-GRADE 140.573 (-0.75)   |   IDX30 429.149 (-2.2)   |   IDX80 113.629 (-0.31)   |   IDXBUMN20 294.159 (-2.49)   |   IDXG30 119.586 (-0.66)   |   IDXHIDIV20 382.889 (-3.09)   |   IDXQ30 125.935 (-1.22)   |   IDXSMC-COM 219.954 (-0.25)   |   IDXSMC-LIQ 256.971 (-1.1)   |   IDXV30 106.718 (-0.07)   |   INFOBANK15 842.264 (-5.44)   |   Investor33 375.573 (-1.87)   |   ISSI 150.643 (-0.08)   |   JII 545.954 (1.33)   |   JII70 186.804 (0.25)   |   KOMPAS100 1025.81 (-5.25)   |   LQ45 790.454 (-4.02)   |   MBX 1419.3 (-8.37)   |   MNC36 282.56 (-2.55)   |   PEFINDO25 281.129 (-1)   |   SMInfra18 242.071 (-0.08)   |   SRI-KEHATI 317.648 (-1.45)   |  

Ombudsman: Evaluasi Sistem Keamanan di Lapas Tangerang

Kamis, 24 September 2020 | 23:27 WIB
Oleh : Chairul Fikri / BW

Tangerang, Beritasatu.com - Kepala Ombudsman Perwakilan Banten, Dedy Irsan, prihatin dengan kaburnya narapidana Cai Changpan dari Lapas Kelas 1 Tangerang. Dia meminta semua pihak tidak saling menyalahkan. Dedy berharap kejadian tersebut tidak terulang lagi.

"Lapas harus mengevaluasi secara menyeluruh sistem keamanan lapas tersebut, baik dari sisi sarana dan prasarana serta bangunan (gedung) yang digunakan sebagai tempat hunian bagi warga binaan," ungkap Dedy, Kamis (24/9/2020).

Dia meminta agar secara rutin dilakukan monitoring dan evaluasi, agar keamanan lembaga pemasyarakatan tetap terjaga dengan baik. “Sehingga bisa dipastikan lapas betul-betul aman dan tidak ada potensi warga binaan pemasyarakatan melarikan diri," lanjutnya

Dedy Irsan juga meminta agar seluruh pihak terkait tidak hanya bisa menyalahkan atas kejadian tersebut, tetapi harus juga ikut membantu memikirkan solusinya. "Kita harus melihat persoalan ini secara menyeluruh, proporsional, professional, dan adil. Jangan gara-gara kejadian ini, seolah-olah kita menganggap bahwa Lapas Kelas I Tangerang bobrok, padahal selama ini Lapas Kelas I Tangerang itu sudah cukup baik pelayanannya," lanjutnya.

Berdasar kunjungan Ombudsman Banten ke Lapas Kelas I Tangerang beberapa waktu lalu, dia melihat kondisi pelayanan publik yang ada sudah cukup baik.

"Ombudsman Banten mendukung semua upaya upaya yang dilakukan oleh Inspektorat Jenderal Pemasyarakatan untuk melakukan pemeriksaan terhadap kejadian ini, dan jika ada sipir yang terlibat agar dikenakan sanksi sesuai aturan dan ketentuan hukum yang berlaku," pungkasnya.

Sebelumnya, kaburnya napi asal Tiongkok, Cai Changpan alias Cai Ji Fan dari Lapar Klas 1 Tangerang pada pekan lalu mendapat sorotan tajam dari beberapa anggota DPR sidak ke Lapas Kelas 1 Tangerang, Rabu (23/9/2020).

Sejumlah anggota DPR mempertanyakan kenapa napi dengan mudah kabur dari lapas yang mendapat penjagaan ketat. Politisi Desmond J Mahesa mempertanyakan sistem keamanan lapas tersebut.

"Saya tidak habis pikir mengapa narapidana tersebut bisa lolos dan kabur dari Lapas Kelas 1 Tangerang yang selama ini melakukan penjagaan ketat. Kita di dalam tadi sempat berkunjung ke sel yang bersangkutan. Kita lihat dari dekat lubang yang digali oleh narapidana itu. Yang kita bingung, kenapa tanah hasil dia menggali itu tidak ada. Lalu dari mana dia tahu lokasi keluarnya bila dia menggali dari dalam, jika tidak ada bantuan dari orang lain atau dari oknum petugas. Hal itu yang menjadi pertanyaan kami yang kemudian akan kita investigasi lebih dalam," ungkap Desmond.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Klinik Aborsi Ilegal Buang Janin di Septic Tank

Penyidik mengamankan 10 tersangka, salah satunya pasien.

MEGAPOLITAN | 24 September 2020

Baznas BAZIS DKI Salurkan Bantuan untuk 10.210 Anak Yatim dan Kaum Duafa

Voucer belanja tersebut hanya dapat dibelanjakan di warung-warung sekitar rumah penerima santunan.

MEGAPOLITAN | 24 September 2020

Pengusaha Restoran dan Kafe di Mal Bisa PHK 200.000 Karyawan

APPBI meminta pembebasan sementara pajak, seperti pajak penghasilan (PPh) dan pajak pertambahan nilai (PPN), serta subsidi gaji pegawai sebesar 50%.

MEGAPOLITAN | 24 September 2020

Dishub DKI Akan Tegur Pengemudi Ojol Berkerumun

Dinas Perhubungan DKI Jakarta akan memberikan teguran kepada ojek online ataupun sopir taksi online yang berkerumun saat sedang menunggu penumpang.

MEGAPOLITAN | 24 September 2020

33 Orang Penghuni Panti Asuhan Tangerang Terpapar Covid-19

Wali Kota Tangerang, Arief R Wismansyah langsung bergerak cepat dengan melakukan kunjungan ke Panti Asuhan tersebut, Kamis (24/9/2020).

MEGAPOLITAN | 24 September 2020

Stadion Patriot Jadi Ruang Isolasi, Pelayanan Tes Cepat Pindah Ruang

Setelah menerima pasien terkonfirmasi Covid-19 dengan gejala ringan dan OTG, di Stadion Patriot Candrabhaga, ruangan kerja Pemkot Bekasi pun diubah.

MEGAPOLITAN | 24 September 2020

DKI Akan Tambah 26 RS Swasta Rujukan Covid-19

Penambahan rumah sakit swasta sebagai rujukan pasien Covid-19 sebagai langkah antisipasi lonjakan kasus yang dilaporkan setiap hari.

MEGAPOLITAN | 24 September 2020

Tanpa PSBB, Jumlah Kasus Positif di Jakarta Bisa 2.000 Per Hari

Tanpa PSBB, kasus aktif diprediksi mencapai 20.000 pada awal November 2020.

MEGAPOLITAN | 24 September 2020

Suami Bupati Bogor Ade Yasin Berpulang karena Kanker Paru-paru

Yanwar meninggal dunia pada Kamis dini hari pukul 01.40 WIB di usianya yang ke-53 setelah mengalami koma beberapa saat di RSUD Ciawi.

MEGAPOLITAN | 24 September 2020

Kasus Pelecehan Rapid Test, Tersangka Dijerat Pasal Berlapis

Tersangka Eko Firstson alias EF dijerat pasal pelecehan, pemerasan dan penipuan.

MEGAPOLITAN | 24 September 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS