Polisi Tangkap 7 Pengedar Ganja Jaringan Kampus
INDEX

BISNIS-27 511.575 (-1.4)   |   COMPOSITE 5759.92 (23.42)   |   DBX 1054.23 (9.81)   |   I-GRADE 169.662 (-0.8)   |   IDX30 501.412 (-1.48)   |   IDX80 131.739 (0.17)   |   IDXBUMN20 371.622 (2.16)   |   IDXG30 135.832 (0.63)   |   IDXHIDIV20 450.213 (0.05)   |   IDXQ30 146.619 (-0.52)   |   IDXSMC-COM 244.641 (3.77)   |   IDXSMC-LIQ 299.216 (4.65)   |   IDXV30 126.958 (1.03)   |   INFOBANK15 989.895 (-6.43)   |   Investor33 430.473 (-1.37)   |   ISSI 168.725 (1.07)   |   JII 619.114 (0.96)   |   JII70 212.184 (1.01)   |   KOMPAS100 1175.82 (1.47)   |   LQ45 920.779 (-0.67)   |   MBX 1601.16 (5.3)   |   MNC36 321.923 (-0.8)   |   PEFINDO25 313.689 (3.18)   |   SMInfra18 292.004 (3.49)   |   SRI-KEHATI 368.014 (-1.81)   |  

Polisi Tangkap 7 Pengedar Ganja Jaringan Kampus

Selasa, 21 Juli 2020 | 16:55 WIB
Oleh : BW

Jakarta, Beritasatu.com - Polres Metro Jakarta Selatan menangkap tujuh pengedar narkoba jaringan kampus yang sudah satu tahun mengedarkan ganja di kalangan mahasiswa.

"Mereka jaringan di kampus, mengedarkan di kalangan mahasiswa baik secara langsung maupun daring," kata Wakapolres Metro Jakarta Selatan AKBP Choiron El Atiq di Malpolres Metro Jakarta Selatan, Selasa (21/7/2020).

Ketujuh terduga pengedar tersebut terdiri atas tiga mahasiswa aktif di salah satu perguruan tinggi swasta di kawasan Meruya, Jakarta Barat, satu orang alumnus, satu pengemudi ojek pangkalan, dan dua lagi pekerja swasta.

Penangkapan ketujuhnya berawal dari laporan masyarakat adanya transaksi narkoba di wilayah Jakarta Selatan. Lalu penyidik Satnarkoba Polres Jakarta Selatan melakukan penyelidikan hingga didapati terduga AYH, seorang alumni perguruan tinggi dan AS pengemudi ojek pangkalan.

AS merupakan pengemudi ojek pangkalan yang bertugas mengirimkan pesanan ganja dari para terduga.

"AYH dan AS mendapatkan barang dari Ikbal. Sedangkan Ikbal dapatkan barang dari A," kata Choiron.

I dan A adalah mahasiswa aktif di perguruan tinggi swasta di wilayah Meruya, Jakarta Barat. Selain itu, polisi juga menangkap CR yang juga berstatus mahasiswa aktif di kampus yang sama.

Tiap Hari
Menurut Choiron, para mahasiswa tersebut mengedarkan ganja kepada teman-teman mahasiswanya di kampus. Sehari-hari membawa ganja siap edar dalam tas sandang yang digunakan untuk ke kampus.

Praktik tersebut telah berlangsung selama satu tahun. Dalam sehari, mereka mampu menjual 1/2 kg ganja dengan sistem paket kepada mahasiwa.

Satu paket berat sekitar 5 gram dijual seharga Rp 300.000, paket digulung dengan kertas berwarna coklat, satu paket bisa untuk10 hingga 20 linting.

"Hampir tiap hari mereka membawa tas ransel itu ke kampus, dan ganja itu selalu dibawa ke kampus, jadi kayak mau kuliah," kata Choiron.

Selain menangkap pelaku, polisi juga menyita barang bukti empat kilogram ganja kering siap edar, dan 14 bungkus paket ganja.

Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Selatan Kompol Vivick Tjangkung menyatakan, ganja yang diperoleh para mahasiswa berasal dari jaringan lapas yang berada di wilayah Jawa Barat.

"Ada indikasi ganja berasal dari jaringan lapas," kata Vivick.

Atas perbuatannya, para mahasiswa dan keempat rekannya dijerat dengan Pasal 114 ayat 2 subsider Pasar 111 ayat 2 Jo 132 ayat 1 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkoba, dengan ancaman maksimal 20 tahun.



Sumber:ANTARA


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Tidak Pakai Sekat, Ojek Online di Kota Bogor Akan Kena Sanksi

Berdasarkan pengamatan, masih banyak ojek online di Kota Bogor yang belum mematuhi protokol kesehatan terkait penyediaan sekat.

MEGAPOLITAN | 21 Juli 2020

Pemprov DKI Kumpulkan Rp 1,6 Miliar dari Sanksi Denda Pelanggaran selama PSBB

Pemprov DKI memberikan sanksi denda terhadap orang perorangan maupun terhadap tempat usaha atau perkantoran yang melakukan pelanggaran PSBB.

MEGAPOLITAN | 21 Juli 2020

Jasa Marga Optimistis Tol Serpong-Cinere Rampung Oktober 2020

Jasa Marga optimistis pembangunan Jalan Tol Serpong-Cinere selesai tepat waktu.

MEGAPOLITAN | 21 Juli 2020

DPRD DKI Minta Pengusaha Hiburan Malam Paham Risiko Bahaya Covid-19

Penundaan pembukaan usaha hiburan malam demi kepentingan mereka sendiri, jika terjadi klaster baru di tempat itu yang akan dirugikan mereka sendiri.

MEGAPOLITAN | 21 Juli 2020

Polisi Tangkap Ayah Aniaya Anak Tiri Hingga Tewas

Tersangka ditangkap di tempat persembunyiannya dekat kawasan Stasiun Bogor, Jawa Barat, pada Rabu (15/7/2020) lalu.

MEGAPOLITAN | 21 Juli 2020

Bagikan 5.000 Paket Sembako, Forkabi Kedepankan Semangat Kebersamaan

Forkabi bekerja sama dengan Kementerian Sosial (Kemsos) memberikan bantuan sembako pada para kader, simpatisan, Satgas dan Srikandi Forkabi.

MEGAPOLITAN | 21 Juli 2020

Ruko Terbakar di Penjaringan, 2 Orang Tewas

Korban meninggal atas nama Sandi (63) pemilik ruko, dan ibu Darsiah (45) pembantu rumah tangga.

MEGAPOLITAN | 21 Juli 2020

Sayuran Produksi Warga Jakarta Tembus Pasar Modern

Menembus pasar modern ini diharapkan bisa menjadi inspirasi bagi para pemuda dan warga lainnya

MEGAPOLITAN | 21 Juli 2020

Makin Diminati, Hidroponik Jadi Alternatif Pasokan Sayuran di Jakarta

Sepanjang 2016-2018 DKI sudah mencetak 600 kader melalui program penghijauan gang kota.

MEGAPOLITAN | 21 Juli 2020

Tak Semua Warga Bekasi Patuhi Protokol Kesehatan

Pemkab Bekasi mendukung rencana Gubernur Jawa Barat menerapkan sanksi denda berupa uang bagi warga yang abai mengenakan masker.

MEGAPOLITAN | 20 Juli 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS