PSI: DKI Harus Tingkatkan Kapasitas Tes PCR untuk Perangi Covid-19
INDEX

BISNIS-27 475.43 (1.56) | COMPOSITE 5239.25 (8.44) | DBX 942.586 (3.09) | I-GRADE 144.073 (0.48) | IDX30 452.114 (0.96) | IDX80 117.485 (0.01) | IDXBUMN20 304.584 (-1.03) | IDXG30 122.866 (0.56) | IDXHIDIV20 403.689 (1.47) | IDXQ30 132.106 (0.2) | IDXSMC-COM 215.133 (-0.89) | IDXSMC-LIQ 255.556 (-1.51) | IDXV30 109.857 (-1.2) | INFOBANK15 865.729 (4.79) | Investor33 393.055 (1.58) | ISSI 152.239 (-0.26) | JII 564.942 (-0.02) | JII70 190.105 (-0.16) | KOMPAS100 1059.8 (3.26) | LQ45 825.804 (1.41) | MBX 1459.88 (2.01) | MNC36 298.184 (1.34) | PEFINDO25 269.462 (-4.26) | SMInfra18 256.042 (-0.93) | SRI-KEHATI 333.768 (1.39) |

PSI: DKI Harus Tingkatkan Kapasitas Tes PCR untuk Perangi Covid-19

Rabu, 25 Maret 2020 | 16:33 WIB
Oleh : Yustinus Paat / Bernadus Wijayaka

Jakarta, Beritasatu.com - Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) DPRD DKI Jakarta mendesak Pemprov DKI segera melakukan reverse test transcription polymerase chain reaction (RT-PCR) secara massal. Pasalnya, penyebaran virus corona atau Covid-19 di Jakarta terus meningkat secara signifikan.

Hingga 24 Maret 2020, penyebaran wabah Covid-19 di wilayah DKI Jakarta sudah mencapai 427 kasus positif dan 32 meninggal dunia. Diperkirakan angka ini akan terus naik secara drastis dalam waktu dekat.

“Kondisi penyebaran corona di Jakarta sudah sangat serius. Kita tidak akan tahu angka pasti penyebaran kalau tidak dilakukan tes massal dan masif. Fraksi PSI minta segera dilakukan, setiap hari sangat berharga. Kita harus terbuka kepada publik, ini sudah seperti situasi perang,” ujar Wakil Ketua Komisi E dari Fraksi PSI DPRD DKI Jakarta Anggara Wicitra Sastroamidjojo di Jakarta, Rabu (25/3/2020).

Total jumlah orang dalam pemantauan (ODP) dan pasien dalam pengawasan (PDP) DKI Jakarta mencapai 2.530 orang. Namun demikian, Anggara menekankan, angka tersebut bisa jadi tidak mencerminkan jumlah yang sebenarnya.

“Dalam situasi perang, hal pertama dan utama adalah memiliki gambaran yang lengkap dan utuh mengenai musuh yang akan dihadapi. Sayangnya, saat ini wabah sudah menyebar luas, sehingga sangat sulit untuk melakukan tracking kepada semua orang yang potensial terkena virus,” tandas Anggara.

Dinas Kesehatan Pemprov DKI telah mendapatkan alat tes cepat atau rapid test dari pemerintah pusat sebanyak 100.000 unit. Namun, Perhimpunan Dokter Spesialis Patologi Klinik dan Kedokteran Laboratorium Indonesia (PDS PatKLIn) menyatakan, metode tes cepat yang menggunakan serum atau darah sebagai spesimen memiliki tingkat akurasi rendah.

Kementerian Kesehatan pun menyatakan hasil positif yang didapatkan dari tes cepat akan diperiksa ulang menggunakan RT-PCR.

“Kalau keadaannya begitu, penggunaan rapid test justru bisa merugikan Pemprov DKI karena harus kerja dua kali. Rugi biaya, tenaga, apalagi waktu. Waktu sangat berharga. Saya minta Pemprov DKI tingkatkan kapasitas Labkesda untuk tes PCR lebih massif,” tambah Anggara.

World Health Organization (WHO) merekomendasikan tes RT-PCR untuk mendeteksi virus corona karena memiliki akurasi paling tinggi.

Kementerian Kesehatan sudah memberikan izin kepada Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) DKI Jakarta untuk melakukan tes corona berbasis RT-PCR, tetapi kemampuannya hanya sekitar 500 orang per hari.

"Dari analisa tim ahli kami, untuk tahap awal setidaknya Pemprov DKI harus melakukan tes sekitar 40.000 orang, atau paling minimal 10.000 per hari. Jumlah tes sebanyak itu agar bisa segera mendapatkan pola penyebaran virus dan melakukan isolasi. Hal ini dapat diimplementasikan melalui kerja sama dengan lab swasta/perguruan tinggi, serta dengan anggaran sekitar Rp 28 miliar dari pos belanja tidak terduga (BTT) sesuai Permendagri No 20 Tahun 2020,” pungkas Anggara.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Polisi Sebut Kerumanan Orang Mulai Berkurang

Sesuai dengan Maklumat Kapolri, masyarakat diharapkan tidak melakukan kegiatan yang membuat kerumunan di tempat umum atau lingkungan.

MEGAPOLITAN | 25 Maret 2020

DPRD Ngotot Gelar Pemilihan Wagub DKI

Dua calon wagub DKI yang bersaing adalah Nurmansjah Lubis dari PKS dan Riza Patria dari Gerindra.

MEGAPOLITAN | 25 Maret 2020

Kerja dari Rumah Pengaruhi Kualitas Udara di Jakarta

Faktor lain yang mempengaruhi kualitas udara di Jakarta adalah curah hujan dan arah angin.

MEGAPOLITAN | 25 Maret 2020

Pria Tewas 13 Tusukan, Polisi Buru Pelaku

Pada saat kejadian, korban sedang bermalam di indekos teman wanitanya.

MEGAPOLITAN | 25 Maret 2020

Sempat Jalani Tes Corona, Dosen IPB Meninggal Dunia

Crisis Center IPB University meminta seluruh pihak yang berkontak dengan almarhum dalam 14 hari terakhir untuk melapor dan melakukan karantina mandiri.

MEGAPOLITAN | 25 Maret 2020

Tenaga Medis Covid-19 Ditolak Warga

Terjadi di lingkungan RSUP Persahabatan, Pulogadung, Jakarta Timur.

MEGAPOLITAN | 25 Maret 2020

Cegah Meluasnya Covid-19, Pemkot Depok Lakukan Disinfektan

Pemerintah Kota (Pemkot) Depok melakukan disinfektan di jalan-jalan utama, permukiman, rumah ibadah, dan berbagai lokasi publik.

MEGAPOLITAN | 25 Maret 2020

PKS DKI Sumbang 42.000 Masker untuk Cegah Virus Corona

PKS menyumbangkan 42.000 masker ke Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

MEGAPOLITAN | 25 Maret 2020

Pemprov DKI Sudah Siapkan Skenario Tangani Lonjakan Kasus Virus Corona

Pemprov DKI Jakarta menyiapkan beberapa opsi dan skenario penanganan jika wabah virus corona atau Covid-19 mengalami lonjakan di Jakarta.

MEGAPOLITAN | 24 Maret 2020

Pasien Positif Corona di Jakarta Bertambah Jadi 377 Orang

Dari 21 pasien baru, terdapat 2 pasien merupakan tenaga medis sehingga total tenaga medis yang positif corona adalah 44 orang.

MEGAPOLITAN | 24 Maret 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS