BRTI Instruksikan Operator Stop Layanan SMS Premium
INDEX

BISNIS-27 511.575 (-1.4)   |   COMPOSITE 5759.92 (23.42)   |   DBX 1054.23 (9.81)   |   I-GRADE 169.662 (-0.8)   |   IDX30 501.412 (-1.48)   |   IDX80 131.739 (0.17)   |   IDXBUMN20 371.622 (2.16)   |   IDXG30 135.832 (0.63)   |   IDXHIDIV20 450.213 (0.05)   |   IDXQ30 146.619 (-0.52)   |   IDXSMC-COM 244.641 (3.77)   |   IDXSMC-LIQ 299.216 (4.65)   |   IDXV30 126.958 (1.03)   |   INFOBANK15 989.895 (-6.43)   |   Investor33 430.473 (-1.37)   |   ISSI 168.725 (1.07)   |   JII 619.114 (0.96)   |   JII70 212.184 (1.01)   |   KOMPAS100 1175.82 (1.47)   |   LQ45 920.779 (-0.67)   |   MBX 1601.16 (5.3)   |   MNC36 321.923 (-0.8)   |   PEFINDO25 313.689 (3.18)   |   SMInfra18 292.004 (3.49)   |   SRI-KEHATI 368.014 (-1.81)   |  

BRTI Instruksikan Operator Stop Layanan SMS Premium

Minggu, 16 Oktober 2011 | 16:35 WIB
Oleh : B1

Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) mengeluarkan surat edaran kepada semua operator telekomunikasi Indonesia untuk menghentikan penawaran konten melalui SMS broadcast/ pop screen/ voice broadcast hingga waktu yang ditentukan kemudian.

Surat tersebut dikirimkan pada 10 operator telepon seluler di Indonesia, yakni Telkom,
Telkomsel, XL Axiata, Smart Televom, Bakrie Telecom, Hutchinson CP Telecommunication,
Indosat, Mobile 8, Natrindo Telepon Seluler dan Sampoerna Telekomunikasi Indonesia.

Gatot S. Dewa Broto, Kepala Humas dan Pusat informasi Kementerian Komunikasi dan Informatika, mengatakan instruksi penghentian SMS premium terhadap operator telepon seluler tersebut merupakan bentuk respons pemerintah terhadap rekomendasi Komisi 1 DPR RI dan keresehan masyarakat terhadap tindakan pencurian pulsa.

"Melalui surat edaran, BRTI menginstruksikan operator telepon seluler di Indonesia untuk menghentikan penawaran konten melalui SMS broadcast/pop screen/ voice broadcast sampai dengan batas waktu yang akan ditentukan kemudian." kata Gatot, melalui sambungan telepon kepada beritasatu.com, hari ini.

"Mereka juga diinstruksikan untuk melakukan deaktivasi atau unregistrasi semua layanan Jasa Pesan Premium yang paling lambat dilakukan pada hari Selasa tanggal 18 Oktober 2011 pukul 00.00 WIB," lanjut Gatot.

Gatot menambahkan bahwa deaktivasi tersebut tidak dilakukan untuk layanan publik dan fasilitas jasa keuangan serta pasar modal yang sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

"Setelah melakukan deaktivasi tersebut, operator telepon seluler diminta untuk memberikan notifikasi deaktivasi dan informasi cara registrasi ulang bagi pengguna yang berminat tanpa dikenakan biaya tambahan." tambahnya.

Dalam surat edaran tersebut, BRTI juga meminta operator telepon seluler untuk menyediakan data-data rekapitulasi pulsa pengguna yang terpotong akibat layanan Jasa Pesan Premium yang diaktifkan melalui SMS broadcasting atau pop screen.

Mereka juga diinstruksikan untuk mengembalikan pulsa pengguna yang pernah diaktifkan dan dirugikan akibat layanan Jasa Pesan Premium.

"Hal ini sebagai bukti konkret bahwa pemerintah peduli terhadap keresahan masyarakat
terhadap kasus pencurian pulsa." tegas Gatot.

BAGIKAN




BERITA LAINNYA

Ekspor Waralaba Disetop Sementara

Akan diberi pelatihan terlebih dahulu sebelum go international.

EKONOMI | 16 Oktober 2011

Pertamina Tetap Menghentikan Avtur Merpati

Pertamina sebut Itikad baik pemerintah dan Pertamina untuk kembali memasok Avtur tidak direspon secara baik oleh manajemen Merpati, yang bahkan terus melakukan upaya mempolitisir isu Business to Business.

EKONOMI | 15 Oktober 2011

Krisis Global Gerus Kekayaan Konglomerat RI 30 Persen

Meski demikian sebagian besar bisnis utama konglomerat tetap positif.

EKONOMI | 15 Oktober 2011

Rute Surabaya-Makasar Beri Kontribusi Signifikan

Dua bandara itu ibaratnya lutut saya.

EKONOMI | 15 Oktober 2011

Pertamina Klaim utang Merpati Sudah Tidak Dijamin PPA

Total utang sejak 2007 tembus Rp 270 miliar.

EKONOMI | 15 Oktober 2011

Izin Efektif IPO Viva Group Terbit

Kelengkapan laporan keuangan sudah tidak masalah.

EKONOMI | 15 Oktober 2011

2 Kali disuntik PPA, Kinerja Merpati masih Berdarah-darah

Bahkan dalam beberapa tahun yang lampau utang Merpati menembus triliun rupiah.

EKONOMI | 15 Oktober 2011

Merpati Belum Terima Bantuan Restrukturisasi

Kalau mau dimerger harus dilakukan serius, jangan setengah-setengah.

EKONOMI | 15 Oktober 2011


Utang Avtur Rp 2,7 M, Merpati Hentikan Rute Surabaya-Makassar

Sebenarnya persoalan avtur sudah dijamin PPA.

EKONOMI | 15 Oktober 2011


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS