Lakukan Ini Agar Tubuh Bugar Seharian Saat Harus Work From Home
INDEX

BISNIS-27 426.538 (11.39)   |   COMPOSITE 4842.76 (103.04)   |   DBX 923.5 (7.76)   |   I-GRADE 127.867 (3.45)   |   IDX30 404.318 (11.17)   |   IDX80 105.647 (2.92)   |   IDXBUMN20 263.312 (10.37)   |   IDXG30 113.239 (2.36)   |   IDXHIDIV20 361.834 (9.72)   |   IDXQ30 118.461 (3.18)   |   IDXSMC-COM 206.934 (3.31)   |   IDXSMC-LIQ 229.9 (5.97)   |   IDXV30 99.778 (3.02)   |   INFOBANK15 760.318 (27.06)   |   Investor33 353.585 (10.19)   |   ISSI 142.238 (2.46)   |   JII 514.346 (9.5)   |   JII70 174.038 (3.75)   |   KOMPAS100 945.162 (25.96)   |   LQ45 740.002 (20.32)   |   MBX 1338.07 (31.05)   |   MNC36 264.409 (7.18)   |   PEFINDO25 251.635 (8.18)   |   SMInfra18 228.656 (4.87)   |   SRI-KEHATI 297.818 (8.93)   |  

Lakukan Ini Agar Tubuh Bugar Seharian Saat Harus Work From Home

Selasa, 21 April 2020 | 17:51 WIB
Oleh : Bebby Astrika / BBY

Jakarta, Beritasatu.com - Bekerja dari rumah justru membuat pekerjaan semakin banyak? Kebijakan bekerja dari rumah sebaiknya masih dijalankan selama periode PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) untuk memutus rantai penyebaran virus Corona. Namun, banyaknya pekerjaan seringkali membuat waktu istirahat atau bahwa jam makan berantakan. Kondisi ini tentu dapat berpengaruh terhadap kesehatan Anda. Padahal, Anda juga harus terus menjaga kesehatan untuk mencegah infeksi Covid-19.

Agar Anda tetap bugar saat harus menjalani semua aktivitas di rumah, ada beberapa kebiasaan yang sebaiknya Anda lakukan, yaitu:

1. Banyak minum air putih
Konsumsi air putih yang kurang akan membuat tubuh dehidrasi dan menyebabkan penurunan tingkat energi. Selain itu, dehidrasi justru membuat jantung Anda harus bekerja lebih keras untuk memompa oksigen, nutrisi, dan memperlambat peredaran darah pada tubuh. Banyak-banyaklah minum air putih untuk mencegah dehidrasi pada tubuh.

2. Jangan lewatkan sarapan
Aktivitas padat yang dimulai pada pagi hari biasanya membuat Anda sering melewatkan sarapan pagi. Mulai sekarang, hindari hal tersebut, karena sarapan pagi bisa meningkatkan metabolisme tubuh, setelah tidur panjang pada malam harinya.

3. Hindari gadget sebelum tidur
Lampu yang dihasilkan beberapa perangkat elektronik, seperti telepon seluler (ponsel), televisi, atau laptop, bisa membuat siklus tidur Anda berubah. Cahaya dari perangkat teknologi yang sedang digunakan dapat membuat kita terjaga lebih lama dan membuat tubuh menjadi lebih susah untuk tidur.

4. Hindari tidur larut pada akhir pekan
Pola tidur larut malam pada akhir pekan bisa membuat Anda merasa lelah pada hari berikutnya. Hal ini ternyata bisa menghabiskan energi saat hari Senin. Hindari kebiasaan ini dengan tetap mempertahankan pola tidur, seperti hari-hari biasanya. Menjaga pola tidur Anda akan membuat Anda merasa segar sepanjang hari.

5. Hindari konsumsi alkohol
Sebagian orang menikmati minuman beralkohol setelah seharian bekerja untuk membantu mereka bersantai sebelum tidur. Namun alkohol justru dapat mengganggu tidur Anda di malam hari. Awalnya, alkohol hanya mengubah sistem saraf dan menghasilkan efek penenang yang dapat membantu Anda tertidur. Namun hal itu tidak terjadi ketika Anda tidur, karena tubuh tetap menghasilkan energi dan justru membuat Anda sering terjaga pada malam hari. Pola seperti ini hanya akan membuat energi tubuh Anda berkurang setiap hari.

6. Jadwalkan olahraga
Di sela-sela kesibukan bekerja, online meeting dan aktivitas lainnya, sebaiknya Anda memiliki jadwal tetap untuk berolahraga. Lakukan olahraga minimal 30 menit per hari untuk membantu menjaga kebugaran tubuh.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Pasien Sembuh Hari Ini Meningkat Tajam

Total jumlah pasien sembuh dari Covid-19 meningkat tajam hari ini, yakni 842 orang.

KESEHATAN | 21 April 2020

Kempan RB Akan Berikan Tunjangan Rp 330 Juta untuk Pejuang Covid-19 yang Wafat

Kempan RB dan BKN akan memberikan tunjangan Rp 330 juta terhadap tenaga medis yang meninggal ketika bertugas merawat pasien virus corona atau Covid-19.

KESEHATAN | 21 April 2020

Nutrisi Berperan Penting Tingkatkan Imunitas Tubuh

Sistem imunitas didesain untuk mengenal dan menghancurkan benda asing yang masuk ke dalam tubuh manusia.

KESEHATAN | 21 April 2020

Update Covid-19: Kasus Positif Menjadi 7.135, Pasien Sembuh 842 orang

Jumlah orang dalam pemantauan (ODP) Covid-19 sebanyak 186.330 atau bertambah 7.447, sedangkan pasien dalam pengawasan sebanyak 16.763 atau tambah 1.117.

KESEHATAN | 21 April 2020

Pemerintah Telah Batalkan Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan Sejak April

ulai 1 April 2020, Pemerintah telah melaksanakan putusan Mahkamah Agung (MA) yang membatalkan kenaikan iuran peserta JKN-KIS atau BPJS Kesehatan.

KESEHATAN | 21 April 2020

Bio Farma Akan Produksi Massal Test Kit Covid-19

PT Bio Farma tengah mempersiapkan produksi massal test kit Real Time Polymerase Chain Reaction (RT-PCR) untuk mendiagnosis virus corona atau Covid-19

KESEHATAN | 21 April 2020

Dari Perempuan untuk Pahlawan Pandemi Perempuan

Hampir 80 persen tenaga medis yang bertugas di Rumah Sakit Darurat Covid-19 Wisma Atlet, adalah perempuan.

KESEHATAN | 21 April 2020

Layanan Covid-19 Tak Kunjung Dibayar, RS Mulai Tarik Biaya Lebih dari Pasien

Bahkan ada RS yang mewajibkan setiap pasien, tidak hanya pasien suspect, untuk melakukan pemeriksaan rapid test maupun tes polymerase chain reaction (PCR).

KESEHATAN | 20 April 2020

Terinspirasi RA Kartini, dr Debryna Menjadi Relawan Covid-19 Tanpa Pamrih

dr Debryna Dewi Lumanauw, salah satu relawan di rumah sakit darurat penanganan Covid-19 di Wisma Atlet, mengaku terinspirasi perjuangan RA Kartini.

NASIONAL | 20 April 2020

Sebulan Tangani Covid-19, RS Belum Dibayar

Secara regulasi pemerintah terlalu lamban merespons wabah Covid-19. Pemerintah masih berkutat dengan pembahasan aturan teknis yang memakan waktu.

KESEHATAN | 20 April 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS