BRI Targetkan Penyaluran KUR Rp 120,2 Triliun Tahun Ini

BRI Targetkan Penyaluran KUR Rp 120,2 Triliun Tahun Ini
Kantor Bank Rakyat Indonesia (BRI) ( Foto: istimewa / Istimewa )
Lona Olavia / FMB Minggu, 5 Januari 2020 | 22:10 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) akan menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) senilai Rp 120,2 triliun dengan bunga 6 persen di tahun 2020. Sebelumnya pemerintah, melalui Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, telah meningkatkan plafon KUR, dari Rp 140 triliun di tahun 2019 menjadi Rp 190 triliun di tahun 2020 serta menurunkan suku bunga, dari 7 persen menjadi 6 persen.

Direktur Utama Bank BRI Sunarso menyatakan bahwa perseroan akan terus mendorong penyaluran KUR ke sektor produksi hingga mencapai 60 persen. “Sektor produksi akan menjadi fokus utama penyaluran karena memberikan multiplier effect yang lebih besar, baik dalam hal penciptaan lapangan pekerjaan serta memberikan dampak yang lebih masif terhadap roda perekonomian nasional,” imbuhnya dalam siaran pers, Minggu (5/1/2020).

Berbagai strategi pun telah disusun oleh Bank BRI untuk mengakselerasi penyaluran KUR di tahun 2020, di antaranya melalui pemanfaatan 415.000 agen BRILink sebagai referral pinjaman KUR serta pembentukan klaster UMKM unggulan di masing masing wilayah. “Kami juga akan terus melakukan sinergi dengan BUMN lain, seperti di antaranya dengan Permodalan Nasional Madani (PNM) melalui program naik kelas nasabah Mekaar,” tambah Sunarso.

Selain itu, Bank BRI juga akan intensif meningkatkan kerja sama dengan kementerian dan lembaga negara untuk mengakselerasi penyaluran KUR. Contohnya seperti sinergi dengan Kementerian Pertanian melalui program Kartu Tani, Kementerian Kelautan dan Perikanan melalui program Kartu Kusuka, Kementerian Ketenagakerjaan melalui program Desmigratif dan dengan Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPBD) melalui KUR Replanting Sawit.

Bank BRI, sambungnya juga terus mendukung program Kementerian Koperasi & UKM agar UMKM dapat mengakses dana atau mendapatkan permodalan dari perbankan, serta turut memasarkan UMKM Indonesia ke pasar mancanegara. Yang terbaru, melalui penyelenggaraan UMKM Export BRILian Preneur 2019, Bank BRI telah berhasil memfasilitasi kesepakatan sebanyak 23 kontrak pembelian dengan total dealing amount sebesar US$ 33,5 juta.

Selama periode Januari hingga Desember 2019 Bank BRI telah berhasil menyalurkan KUR senilai Rp 87,9 triliun kepada lebih dari 4 juta pelaku UMKM, di mana lebih dari 50 persen d iantaranya disalurkan ke sektor produksi. Dari total KUR yang disalurkan selama tahun 2019 oleh Bank BRI tersebut, Rp 75,7 triliun atau 86,1 persen di antaranya disalurkan khusus di segmen mikro. Dengan demikian, sejak tahun 2015, Bank BRI telah berhasil menyalurkan KUR dengan total nilai mencapai Rp 323,4 triliun kepada lebih dari 16,6 juta pelaku UMKM di seluruh Indonesia.



Sumber: Suara Pembaruan