Gandeng Singtel, Grab Ajukan Izin Perbankan

Gandeng Singtel, Grab Ajukan Izin Perbankan
Ilustrasi Grab. (Foto: ist)
Faisal Maliki Baskoro / FMB Senin, 30 Desember 2019 | 15:51 WIB

Singapura, Beritasatu.com - Grab dan Singtel mengumumkan kerja sama untuk terjun ke sektor perbankan. Keduanya telah membentuk konsorsium untuk mengajukan izin layanan digital perbankan ke otoritas Singapura. Demikian disampaikan kedua perusahaan hari ini, Senin (30/12/2019).

Grab akan mengendalikan 60 persen saham dalam konsorsium tersebut, sementara Singtel, perusahaan telekomunikasi terbesar Singapura, mengendalikan 40 persen sisanya.

Dengan izin layanan digital perbankan, Grab dan Singtel akan bisa menarik dana konsumen dalam bentuk deposito dan meminjamkan uang ke perusahaan.

"Bank digital bertujuan untuk melayani kebutuhan digital konsumen, yang mengharapkan kenyamanan dan personalisasi lebih luas, dan perusahaan kecil dan menengah yang kesulitan mendapatkan akses ke kredit perbankan," tulis pernyataan resmi Grab dan Singtel.

Grab memiliki aplikasi transportasi online yang luas di Asia Tenggara, dan juga memiliki layanan e-wallet GrabPay. Sementara Singtel memiliki layanan e-wallet Dash.

Keputusan apakah izin Grab dan Singtel disetujui Otoritas Moneter Singapura akan diumumkan pertengahan 2020. Selain Grab-Singtel, organisasi lain yang mengajukan izin layanan perbankan digital adalah Standard Chartered Bank, NTUC Enterprise, V3 Group, dan Razer.



Sumber: Straits Times