Konsumsi Narkotika Meningkat Saat Pandemi Covid-19
INDEX

BISNIS-27 511.575 (-1.4)   |   COMPOSITE 5759.92 (23.42)   |   DBX 1054.23 (9.81)   |   I-GRADE 169.662 (-0.8)   |   IDX30 501.412 (-1.48)   |   IDX80 131.739 (0.17)   |   IDXBUMN20 371.622 (2.16)   |   IDXG30 135.832 (0.63)   |   IDXHIDIV20 450.213 (0.05)   |   IDXQ30 146.619 (-0.52)   |   IDXSMC-COM 244.641 (3.77)   |   IDXSMC-LIQ 299.216 (4.65)   |   IDXV30 126.958 (1.03)   |   INFOBANK15 989.895 (-6.43)   |   Investor33 430.473 (-1.37)   |   ISSI 168.725 (1.07)   |   JII 619.114 (0.96)   |   JII70 212.184 (1.01)   |   KOMPAS100 1175.82 (1.47)   |   LQ45 920.779 (-0.67)   |   MBX 1601.16 (5.3)   |   MNC36 321.923 (-0.8)   |   PEFINDO25 313.689 (3.18)   |   SMInfra18 292.004 (3.49)   |   SRI-KEHATI 368.014 (-1.81)   |  

Konsumsi Narkotika Meningkat Saat Pandemi Covid-19

Jumat, 26 Juni 2020 | 13:07 WIB
Oleh : Primus Dorimulu / AO

Jakarta, Beritasatu.com - Konsumsi narkotika di Tanah Air meningkat saat pandemi Covid-19. Penyebabnya karena banyak warga yang stres karena kegiatan bisnis tidak aktif sehingga mereka menggunakan barang terlarang tersebut.

Hal itu dikatakan Deputi Pemberantasan Badan Narkotika Nasional (BNN) Irjen Arman Depari saat berbincang dengan Beritasatu.com di sela-sela peringatan Hari Antinarkotika Internasional (Hani) 2020 di Jakarta, Jumat (26/6/2020).

“Tidak aktifnya kegiatan bisnis melahirkan pengangguran dan kemiskinan baru. Konsumennya (narkotika, Red) meningkat karena stress,” kata Depari. Selain itu, kata dia, warga yang menganggur juga sangat mudah tergoda untuk menjadi kurir. Fakta ini yang selalu dicermati serius oleh BNN.

Di sisi pasokan, jaringan narkotika tetap bekerja meski ada pandemi Covid-19. Jika pada era sebelum pandemi, peredaran narkotika lewat laut sekitar 80%, maka saat ini hampir 100% lewat laut. Selain karena ketatnya pemeriksaan di bandara, Indonesia adalah negara kepulauan sehingga jaringan internasional itu menggunakan jalur laur.

“Impor narkotika datang dari kawasan Segitiga Emas, yakni Myanmar, Laos, dan Thailand. Di tiga negara ini berkumpul mafia narkotika internasional,” ujar Depari.

Indonesia, kata dia, menjadi target utama mafia jaringan narkoba interasional karena jumlah penduduk besar dan dapat dijangkau dengan mudah lewat laut. Jumlah penduduk Indonesia yang saat ini sekitar 273 juta jiwa menjadi pasar yang besar bagi narkotika.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Sambut New Normal, Kapolri Cabut Maklumat Covid-19

Alasan pencabutan maklumat Covid-19 adalah dalam upaya mendukung kebijakan Pemerintah Indonesia terkait dengan menjelang penerapan new normal.

NASIONAL | 26 Juni 2020

Wapres: Narkotika dan Covid-19 Adalah Musuh Bersama

"Saat ini kita dihadapkan pada musuh bersama, yang harus dihindari adalah Covid-19 dan narkotika. Keduanya merupakan ancaman serius, dampaknya multidimensi,”.

NASIONAL | 26 Juni 2020

Kepala BNN: Kejahatan Narkoba Ancaman Kemanusiaan yang Harus Diperangi Bersama

Pada 2019, BNN berhasil mengungkap 55 kasus dengan jumlah tersangka 59 orang.

NASIONAL | 26 Juni 2020

Wapres: Generasi Milenial Rawan Terpapar Narkoba

Penegakan hukum harus dilakukan secara konsisten sebab Indonesia akan memasuki gerbang bonus demografi.

NASIONAL | 26 Juni 2020

Pasar Sambilegi Daring, Inovasi Aplikasi Belanja Aman dari Covid-19

Kegiatan transaksi di Pasar Sambilegi Daring dapat diakses oleh warga yang berada di wilayah Kabupaten Sleman.

NASIONAL | 26 Juni 2020

Kepala BNN: Selama Pandemi Covid-19, Penyelundupan Narkotika Dilakukan Secara Daring

Jajaran Polri juga bisa mengungkap peredaran gelap narkotika sebanyak 16 ton sabu dari kurun waktu Januari sampai Maret 2020.

NASIONAL | 26 Juni 2020

Makhluk Misterius Penghisap Darah Hewan di Taput Diduga Beruang

Belum diketahui hewan buas yang hanya menghisap darah ternak milik masyarakat Tapanuli Utara, tetapi deskripsi masyarakat mengarah ke beruang.

NASIONAL | 26 Juni 2020

Siap Terapkan New Normal, Hari Ini Sumut Ajukan Permohonan ke Pusat

Sebanyak 33 kabupaten maupun kota di Sumut, sudah merampungkan dan mengembalikan draft terkait pedoman untuk tatanan kehidupan normal.

NASIONAL | 26 Juni 2020

ASN di Lebong, Bengkulu Akan Kembali Bekerja dengan Kenormalan Baru

"Jadi, saya rasa sudah saatnya pelayanan publik di daerah ini kembeli ke normal," ujar Ahmad.

NASIONAL | 26 Juni 2020

Pelayanan Dokter Terbang Tetap Berjalan di Kaltara

Mempermudah pelayanan bagi masyarakat di Daerah Tertinggal, Perbatasan dan Kepulauan (DTPK).

NASIONAL | 26 Juni 2020


TAG POPULER

# Edhy Prabowo


# Rizieq Syihab


# Djoko Tjandra


# Covid-19


# Cimahi


B1 Livestream

TERKINI

PSOI Pantau Atlet Potensial dari Ajang Cimaja Surf Fest Pro 2020

OLAHRAGA | 9 menit yang lalu









TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS