KLHK: Kebakaran di Perkebunan Sudah Jarang Terjadi
INDEX

BISNIS-27 475.43 (1.56) | COMPOSITE 5239.25 (8.44) | DBX 942.586 (3.09) | I-GRADE 144.073 (0.48) | IDX30 452.114 (0.96) | IDX80 117.485 (0.01) | IDXBUMN20 304.584 (-1.03) | IDXG30 122.866 (0.56) | IDXHIDIV20 403.689 (1.47) | IDXQ30 132.106 (0.2) | IDXSMC-COM 215.133 (-0.89) | IDXSMC-LIQ 255.556 (-1.51) | IDXV30 109.857 (-1.2) | INFOBANK15 865.729 (4.79) | Investor33 393.055 (1.58) | ISSI 152.239 (-0.26) | JII 564.942 (-0.02) | JII70 190.105 (-0.16) | KOMPAS100 1059.8 (3.26) | LQ45 825.804 (1.41) | MBX 1459.88 (2.01) | MNC36 298.184 (1.34) | PEFINDO25 269.462 (-4.26) | SMInfra18 256.042 (-0.93) | SRI-KEHATI 333.768 (1.39) |

KLHK: Kebakaran di Perkebunan Sudah Jarang Terjadi

Rabu, 17 Juni 2020 | 11:42 WIB
Oleh : L Gora Kunjana / Asnie Ovier

Jakarta, Beritasatu.com - Sekretaris Jenderal Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Bambang Hendroyono mengungkapkan bahwa pencegahan, penanggulangan, serta pemulihan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) merupakan strategi dasar bagi pemerintah dan juga pelaku bisnis dalam menghadapi musim kemarau. Saat ini, katanya, kebakaran di kawasan perkebunan sudah sangat jarang terjadi.

“Selain tiga konsep tersebut, saya juga sangat mendukung pengelolaan komoditas sawit di mana investasi, produktivitas serta daya saing harus terus ditingkatkan untuk kepentingan devisa negara, sehingga komoditas ini tetap memiliki nilai dan berdaya saing tinggi,” tutur Bambang Hendroyono pada acara "Ngobrol Bareng" Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) yang digelar secara virtual di Jakarta,, Selasa (16/6/2020).

“Saat ini perkebunan sudah jarang terbakar,” tegas Bambang Hendroyono. Namun, dia juga terus mendorong pelaku bisnis untuk saling bekerja sama untuk mencegah terjadinya karhutla melalui edukasi kepada masyarakat serta pengelolaan lahan yang terlantar, terkhusus bagi anggota-anggota Gapki. Fenomena karhutla memang selalu menjadi perhatian utama bagi Gapki.

“Bersama dengan KLHK, Gapki bersinergi dengan berbagai pemangku kepentingan untuk terus berupaya mencegah dan menanggulangi kemungkinan terjadinya karhutla,”ujar Ketua Umum Gapki, Joko Supriyono.

Namun, praktisi hukum, Sadino menegaskan bahwa merangkul keanggotaan Gapki tidak cukup untuk melakukan pencegahan secara menyeluruh mengingat bahwa jumlah anggota perusahaan Gapki tidak mencapai 50% dari jumlah pengusaha sawit yang berada di Indonesia.

Bambang Hendroyono menekankan bahwa sesuai arahan Presiden Joko Widodo bahwa pencegahan menjadi prioritas utama saat ini. Ia juga menyoroti lahan-lahan gambut yang masih menjadi zona rawan ketika memasuki musim kemarau.

KLHK bersama Badan Metereologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) akan melakukan teknologi modifikasi cuaca (TMC) pada Juli di beberapa provinsi yang menjadi fokus penanggulangan Karhutla yaitu Riau, Jambi, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan dan beberapa provinsi lainnya.

TMC dilakukan untuk merupakan strategi yang dilakukan guna mengisi embung dan kanal yang telah dibuat sebelumnya agar tinggi permukaan air di lahan gambut tetap stabil selama berlangsung musim kemarau.

Bambang Hendroyono meminta dukungan Gapki untuk terus berpartisipasi dan turut menjadi bagian tidak hanya melalui edukasi bagi masyarakat, namun juga pencegahan awal yang menjadi bagian dari strategi pemerintah pusat maupun daerah.
Kepedulian Gapki akan karhutla bukan hanya sekadar tuntutan pemerintah, melainkan prioritisasi pengelolaan bisnis yang berkelanjutan.

Terjadinya bencana karhutla hanya akan mengganggu pola bisnis jangka panjang, tidak hanya merusak image industri, sanksi hukum yang diterima walau tidak secara langsung terlibat dalam bencana karhutla tidaklah main-main.

Dengan terencana, Gapki telah menyusun agenda sebagai upaya pencegahan dan pengendalian karhutla di perkebunan kelapa sawit melalui empat strategi utama di antaranya pencegahan, pemantauan, penanggulangan serta pemulihan. Dengan membentuk Gugus Tugas di setiap daerah, Gapki melakukan berbagai pelatihan dan penyediaan fasilitas sebagai upaya persiapan menghadapi musim kemarau.

“Kita tidak cukup hanya dengan melindungi konsesi perusahaan, kita harus mulai melihat sekitar kita dan mulai mengalokasikan sumber daya yang dimiliki untuk memperbaiki lingkungan,” ujar Joko Supriyono.

Tindakan defensif yang hanya menyangkal tuduhan tidaklah cukup untuk mencegah terjadinya bencana. Joko Supriyono menegaskan diperlukan effort yang lebih besar bagi pelaku usaha untuk bersinergi dan membantu melakukan pencegahan karhutla baik di dalam maupun di sekitar konsesi perusahaan.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Wapres Pastikan MUI dan Ormas Agama Besar Dukung Keputusan Pemerintah Tunda RUU HIP

RUU HIP adalah usul inisiatif DPR, pemerintah tidak punya kewenangan untuk langsung mencabut.

NASIONAL | 17 Juni 2020

Kemdikbud: Jangan Paksakan Ketuntasan Kurikulum

Kurikulum pendidikan yang sesuai dengan konteks saat ini tak perlu dipaksakan untuk tuntas.

NASIONAL | 16 Juni 2020

Kemdikbud Kaji Kurikulum Darurat di Tengah Pandemi

Sedang disiapkan opsi penyederhanaan kurikulum dalam kompetensi dasar yang disertai modul pembelajarannya.

NASIONAL | 16 Juni 2020

Petronas Bagikan Paket Sembako di Jatim

Bantuan ini untuk meringankan beban pemerintah dan warga setempat dalam memerangi wabah Covid-19.

NASIONAL | 17 Juni 2020

FSGI: Hanya 15,9% Responden yang Setuju Sekolah di Zona Hijau Dibuka

Survei dilakukan kepada 1.656 responden guru/kepala sekolah/manajemen sekolah yang tersebar di 34 provinsi dan 245 kota/kabupaten di seluruh Indonesia.

NASIONAL | 16 Juni 2020

FSGI Minta Pemerintah Perbaiki Kualitas Pembelajaran Jarak Jauh

Pemerintah harus mengevaluasi penerapan pembelajaran jarak jauh atau belajar dari rumah agar lebih relevan.

NASIONAL | 16 Juni 2020

LPI Sebut 4 Kriteria Panglima TNI Mendatang

Harus diakui bahwa bangsa Indonesia sudah berjalan sejauh ini karena adanya TNI yang menjadi kekuatan utama dalam menjaga keamanan dari berbagai potensi ancaman

NASIONAL | 16 Juni 2020

Pandemi Covid-19 Dorong Ketahanan Bisnis dan Rumah Tangga di Indonesia

Pandemi virus corona diyakini justru mampu mendorong ketahanan bisnis dan rumah tangga di Indonesia.

NASIONAL | 16 Juni 2020

MK Minta Kematian Ki Gendeng Pamungkas Diklarifikasi

Pihak pengacara Ki Gendeng Pamungkas tak bisa memastikan apakah Ki Gendeng Pamungkas yang baru meninggal dunia merupakan orang yang mengajukan uji materi ke MK.

NASIONAL | 16 Juni 2020

Kekayaan Negara dan Sistem Kesehatan Bukan Jaminan Dapat Tekan Penyebaran Covid-19

Dikatakan Menlu Retno, 10 besar kasus Covid-19, tujuh di antaranya adalah negara-negara G-20 yaitu Amerika Serikat, Brasil, Rusia, Inggris dan Jerman.

NASIONAL | 16 Juni 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS