Pariwisata Anjlok, Pertumbuhan Sektor Akomodasi dan Mamin di DIY Negatif
INDEX

BISNIS-27 426.538 (11.39)   |   COMPOSITE 4842.76 (103.04)   |   DBX 923.5 (7.76)   |   I-GRADE 127.867 (3.45)   |   IDX30 404.318 (11.17)   |   IDX80 105.647 (2.92)   |   IDXBUMN20 263.312 (10.37)   |   IDXG30 113.239 (2.36)   |   IDXHIDIV20 361.834 (9.72)   |   IDXQ30 118.461 (3.18)   |   IDXSMC-COM 206.934 (3.31)   |   IDXSMC-LIQ 229.9 (5.97)   |   IDXV30 99.778 (3.02)   |   INFOBANK15 760.318 (27.06)   |   Investor33 353.585 (10.19)   |   ISSI 142.238 (2.46)   |   JII 514.346 (9.5)   |   JII70 174.038 (3.75)   |   KOMPAS100 945.162 (25.96)   |   LQ45 740.002 (20.32)   |   MBX 1338.07 (31.05)   |   MNC36 264.409 (7.18)   |   PEFINDO25 251.635 (8.18)   |   SMInfra18 228.656 (4.87)   |   SRI-KEHATI 297.818 (8.93)   |  

Pariwisata Anjlok, Pertumbuhan Sektor Akomodasi dan Mamin di DIY Negatif

Kamis, 21 Mei 2020 | 11:14 WIB
Oleh : Asni Ovier / AO

Yogyakarta, Beritasatu.com – Pertumbuhan sektor akomodasi dan penyediaan makan minum (mamin) di DI Yogyakarta tumbuh negatif. Hal tersebut dikarenakan kampus dan objek wisata ditutup sebagai dampak dari pandemi Covid-19.

“Pertumbuhan yang negatif itu mengakibatkan perekonomian DIY selama triwulan I 2020 terjadi kontraksi 0,17%,” ujar Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) DIY, Miyono dalam webinar bertema “Perekonomian dan Bisnis DIY Terkini” di Yogyakarta, Rabu (20/5/2020).

Webinar tersebut digelar Fakultas Bisnis dan Ekonomika Universitas Atma Jaya Yogyakarta bekerja sama dengan Kantor Perwakilan Bank Indonesia DIY dan Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) DIY. Selain Miyono, pembicara lain adalah Wakil Ketua FBE Universitas Gadjah Mada (UGM) Amirullah Setya Hardi dan Sekretaris ISEI Yogyakarta yang juga dosen FBE UAJY, Y Sri Susilo. Bertindak selaku moderator adalah Samiaji Sarosa (dosen FBE UAJY). Acara dibuka oleh Budi Suprapto (dekan FBE UAJY).

Menurut Miyono, kontraksi sebesar 0,17% (yoy) berlawanan arah dibandingkan pertumbuhan ekonomi periode yang sama pada 2019 sebesar 7,51% . Jika dibanding triwulan IV 2019, perekonomian DIY mengalami kontraksi sebesar 5,48%.

Selain sektor akomodasi dann mamin, industri pengolahan mengalami kontraksi yang cukup dalam. Kontraksi terbesar tejadi pada industri kayu dan industri furnitur akibat berkurangnya ekspor luar negeri.

Penyebab lain adalah sektor pertanian mengalami kontraksi yang disebabkan mundurnya musim hujan 2019 sehingga panen tanaman padi masih rendah. Dimungkinkan, pada triwulan II-2020 kontraksi bisa meningkat dikarenakan dampak pandemi Covid-19 yang belum mereda.

Amilrullah Setya Hardi menambahkan, pelaku usaha di DIY sudah merasakan dampak pandemi Covid-19 dan telah menyesuaikan diri dengan melakukan perubahan perilaku agar usahanya tetap bertahan. Dikatakan, strategi yang ditelakukan pelaku usaha di DIY pada umumnya dengan melakukan penutupan usaha sementara, merumahkan karyawan sementara, membuka usaha disertai pengurangan jam kerja, mencari peluang usaha baru, dan kombinasi dari hal tersebut.

Menurut Amirullah, pelaku usaha di DIY sebagian sudah mempunyai rencana terkait usahanya setelah pandemi Covid-19 atau yang disebut sebaga era “new normal”. Rencana itu termasuk dengan penguasatan pemasaran, revitalisasi bisnis, dan efisiensi operasional usaha.

Sekretaris ISEI Yogyakarta, Y Sri Susilo mengatakan, sektor pariwisata di DIY merupakan sektor yang paling awal dan paling terdampak pandemi Covid-19. Dampak terhadap sektor pariwisata tersebut dapat dilihat dari 97 hotel tutup sementara per April 2020.

Kemudian, tempat wisata, seperti candi, pantai, museum, desa wisata, kawasan wisata, kraton, dan kebun binatang, tutup sementara. Kegiatan meeting, incentive, convention, and exhibition (MICE) juga berhenti total. Dikatakan, total pekerja sektor pariwisata 24.885 orang, dirumahkan 21.531 orang (86,52%), PHK 499 orang (2,01%), dan 2.825 pegawai (11,35%) masih bekerja (data April 2020). Sebagian besar hotel dan restoran menyatakan mampu bertahan sampai Juni 2020.

“Kontribusi sektor pariwisata terhadap pertumbuhan ekonomi DIY pada 2019 mencapai 17,46%,” tegas Y Sri Susilo. Jika kondisi tersebut berkepanjangan maka akan semakin menekan sektor pariwisata dan perekonomian DIY.

Webinar yang diselenggrakan oleh FBE UAJY, BI DIY, dan ISEI DIY tersebut diikuti oleh sekitar 200 peserta yang terdiri atas perwakilan akademisi, pelaku usaha, dan birokrasi. “Webinar terkait kondisi perekonomian dan bisnis DIY terkini akan dilaksanakan secara rutin setiap bulan,” kata Y Sri Susilo.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Pengunjung Indogrosir Sleman Positif Covid-19, Rapid Test Massal Kembali Digelar

Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman terus melakukan rapid test massal kepada pengunjung Indogrosir.

NASIONAL | 20 Mei 2020

Padma Pertanyakan Sumber Data PMI NTT Yang Akan Dipulangkan

Akurasi data sangat penting untuk kepentingan penanganan dan alokasi anggaran.

NASIONAL | 21 Mei 2020

Pesan Online Makanan Dongkrak Penggunaan Kontainer Plastik

Pengiriman makanan daring membutuhkan kemasan yang tertutup rapat serta kokoh.

NASIONAL | 21 Mei 2020

Lantik Pengurus Baru Perpani, Menpora: Tetap Jaga Persatuan

Menpora Zainudin berpesan kepada Pengurus Persatuan Panahan Indonesia (Perpani) periode 2018-2022 untuk menghindari perselisihan dan menjaga persatuan.

NASIONAL | 21 Mei 2020

Menpora Ajak Pesepak Bola untuk Tetap Berlatih di Rumah

Menpora mengajak pesepak bola untuk tetap berlatih di rumah. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan daya tahan tubuh saat pandemi dan mengasah teknik bermain.

NASIONAL | 21 Mei 2020

Gelar Rapid Test, Menkumham: Pekerja Media Juga Garda Depan Covid-19

Kemkumham menggelar rapid test Covid-19 bagi awak media yang bertugas di lingkungan Kemkumham, Rabu (20/5/2020).

NASIONAL | 21 Mei 2020

H-3 Lebaran, Bandara Internasional Kualanamu Sepi Penumpang Mudik

Suasana Bandara Internasional Kulanamu di Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, Rabu atau H-3 Lebaran tidak terlihat penumpang mudik.

NASIONAL | 21 Mei 2020

Gandeng UMKM, Lazismu Bagikan Takjil untuk Tenaga Medis

Lembaga zakat Lazismu membagikan 4.000 paket takjil untuk tenaga medis Covid-19. Program ini menggandeng UMKM kuliner untuk membantu perekonomian mereka.

NASIONAL | 21 Mei 2020

Hadiri Diskusi Daring, Menpora Soroti Nasib Olahraga Pasca Pandemi

Menpora Zainudin Amali kembali menekankan pentingnya grand design keolahragaan nasional untuk menentukan masa depan olahraga usai pandemi.

NASIONAL | 21 Mei 2020

Sinergi Tiga Pilar Tentukan Keberhasilan Virtual Schooling

Pentingnya sinergi guru, orang tua dan siswa dalam keberhasilan belajar selama kegiatan belajar di rumah atau virtual schooling.

NASIONAL | 20 Mei 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS