Atraksi Pencak Silat Meriahkan Resepsi Diplomatik TNI di Mesir
INDEX

BISNIS-27 511.575 (-1.4)   |   COMPOSITE 5759.92 (23.42)   |   DBX 1054.23 (9.81)   |   I-GRADE 169.662 (-0.8)   |   IDX30 501.412 (-1.48)   |   IDX80 131.739 (0.17)   |   IDXBUMN20 371.622 (2.16)   |   IDXG30 135.832 (0.63)   |   IDXHIDIV20 450.213 (0.05)   |   IDXQ30 146.619 (-0.52)   |   IDXSMC-COM 244.641 (3.77)   |   IDXSMC-LIQ 299.216 (4.65)   |   IDXV30 126.958 (1.03)   |   INFOBANK15 989.895 (-6.43)   |   Investor33 430.473 (-1.37)   |   ISSI 168.725 (1.07)   |   JII 619.114 (0.96)   |   JII70 212.184 (1.01)   |   KOMPAS100 1175.82 (1.47)   |   LQ45 920.779 (-0.67)   |   MBX 1601.16 (5.3)   |   MNC36 321.923 (-0.8)   |   PEFINDO25 313.689 (3.18)   |   SMInfra18 292.004 (3.49)   |   SRI-KEHATI 368.014 (-1.81)   |  

Atraksi Pencak Silat Meriahkan Resepsi Diplomatik TNI di Mesir

Kamis, 12 Desember 2019 | 12:18 WIB
Oleh : Asni Ovier / AO

Kairo, Beritasatu.com - Dalam rangka meningkatkan hubungan dan kerja sama militer dengan para atase pertahanan (athan) dan diplomat dari berbagai negara, khususnya yang bertugas di Republik Arab Mesir, kantor Athan RI di Kairo menggelar Resepsi Diplomatik, beberapa waktu lalu. Resepsi itu digelar dalam rangka memperingati hari ulang tahun (HUT) ke-74 TNI.

Dalam siaran pers Puspen TNI yang diterima di Jakarta, Kamis (12/12/2019) disebutkan, ada yang unik dan berbeda pada perhelatan resepsi diplomatik kali ini. Atraksi bela diri khas Indonesia, yaitu pencak silat yang dimainkan oleh mahasiswa dan warga Mesir, ikut memeriahkan acara.

Mereka merupakan pesilat dari perguruan Tapak Suci dan Telaga Biru cabang Mesir. Para tamu undangan dan hadirin terlihat sangat antusias dengan suguhan penampilan para pesilat dan tidak sedikit yang berdecak kagum saat melihat para warga Mesir mampu memainkan jurus-jurus silat yang cukup sulit.

Acara resepsi diawali dengan mendengarkan lagu kebangsaan Mesir ”Biladi Biladi” disusul dengan lagu kebangsaan “Indonesia Raya”. Duta Besar RI untuk Republik Arab Mesir, Helmy Fauzy dalam sambutannya mengatakan, dalam rangka menjaga perdamaian dan ketertiban dunia, maka kerja sama internasional melalui kerja sama militer dan pertahanan antarnegara sangat diperlukan.

Menurutnya, Indonesia memandang Mesir sebagai salah satu negara dengan kekuatan angkatan bersenjata yang tercanggih dan paling modern di kawasan Afrika dan Timur Tengah. Dengan demikian, kerja sama pertahanan antara kedua negara harus dipelihara dan ditingkatkan, terutama untuk memerangi terorisme yang merupakan ancaman bagi perdamaian dunia.

Sementara itu, Athan RI di Kairo, Kolonel Arm Alvin Dermawan Sukardi mengatakan, TNI telah berkontribusi menjaga perdamaian dunia dengan mengirimkan pasukan penjaga perdamaian di bawah bendera PBB dan terus menambah jumlahnya agar tercapai target 4.000 personel. ”Saat ini, Indonesia tengah meningkatkan modernisasi alutsista bahkan telah berhasil memproduksi alutsista sendiri berupa tank medium dan ringan, Armoured Personnel Carriers (APC), serta berbagai senjata api dan munisi,” ujarnya.

Dikatakan, Indonesia juga memproduksi kapal dan pesawat udara untuk keperluan militer maupun sipil. Produk-produk tersebut telah digunakan di beberapa negara, termasuk oleh PBB, karena kualitas dan harganya yang bersaing.

Dalam kesempatan tersebut, lulusan Akademi Milliter 1997 itu juga menyampaikan bahwa hubungan dan kerja sama antara Indonesia dan Mesir sudah lama terjalin sejak Mesir menjadi salah satu negara pertama yang mengakui kemerdekaan Indonesia. ”Pada masa yang akan datang, kerja sama militer dan pertahanan kedua negara akan terus diperkuat,” ujarnya.

Resepsi Diplomatik perayaan HUT ke-74 TNI dihadiri oleh Asisten Menteri Pertahanan Mesir, Mayor Jenderal Bassem Riyadh Soleiman dan Kepala Staf Gabungan Angkatan Bersenjata Mesir yang diwakilkan oleh Marsekal Muda Mohamed Abdel Gaber Abdel Latif.

Dalam acara tersebut hadir pula para athan negara sahabat yang terakreditasi dan residen di Mesir, baik yang berasal dari negara kawasan Eropa, Amerika, Afrika, maupun Asia. Bahkan, organisasi internasional, seperti Multinational Forces Observers (MFO) dan United Nations Truce Supervision Organization (UNTSO), juga menghadiri acara tersebut.



Sumber:Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

KPK Periksa 6 Pejabat dan Eks Pejabat Garuda Indonesia

Tak hanya pejabat dan mantan pejabat PT Garuda, tim penyidik juga menjadwalkan memeriksa seorang ibu rumah tangga bernama Dessy Fadjriaty.

NASIONAL | 12 Desember 2019

Dana Parpol Diusulkan Naik, KPK Minta Partai Tak Lagi Minta Uang ke Kader

KPK mengakui rekomendasi peningkatan dana bantuan tak menjamin persoalan korupsi di sektor politik bakal tuntas.

NASIONAL | 12 Desember 2019

Buka Bazar Amal ke-52, Ibu Negara Apresiasi WIC

WIC yang berdiri pada tahun 1950 merupakan organisasi sosial nirlaba beranggotakan 40% warga negara asing, dan 60% warga negara Indonesia.

NASIONAL | 12 Desember 2019

Khofifah Akui Pernah Pergi Umrah Bersama Mertua Penyuap Rommy

Roziki merupakan Ketua Timses Khofifah saat bertarung di Pilgub Jatim 2018.

NASIONAL | 12 Desember 2019

Polisi Periksa Isi Handphone Istri Hakim Jamaluddin

Kasus pembunuhan terhadap Jamaluddin dilakukan pelaku dengan sangat rapi.

NASIONAL | 12 Desember 2019

Ilham Oetama Marsis, Dokter Patriot yang Menepis Isu Pemecatan

Hingga kini, Prof.Dr.Ilham Oetema Marsis,Sp.OG(K), sang dokter patriot itu berupaya menepis tudingan pemecatan.

NASIONAL | 12 Desember 2019

PKB Dorong Kebijakan Serius untuk Meningkatkan Literasi

Hasil laporan PISA ini harus dijadikan cambuk untuk berbenah agar ke depan Indonesia bisa menjadi lebih baik.

NASIONAL | 12 Desember 2019

Kapolda Kalbar Terima Bintang Bhayangkara Pratama dari Kapolri

Penghargaan Bintang Bhayangkara Pratama diberikan karena dinilai sudah mengabdi tanpa cacat, dan menunjukkan keberhasilan melampaui tugas pokok.

NASIONAL | 12 Desember 2019

Antara Kebebasan Pers dan Stabilitas Negara

Pemerintah akan turun tangan jika terjadi kekacauan, seperti yang terjadi di Jakarta dan Papua beberapa waktu lalu.

NASIONAL | 12 Desember 2019

AL Gore Puji Aksi Indonesia dalam Mencegah Dampak Perubahan Iklim

Al Gore mengaku senang dengan kebijakan yang diambil oleh Indonesia, seperti soal moratorium dan pembukaan kebun sawit baru, termasuk juga restorasi gambut.

NASIONAL | 12 Desember 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS