Pasien Covid-19 Bisa Klaim Biaya Perawatan, Ini Syaratnya
INDEX

BISNIS-27 426.538 (11.39)   |   COMPOSITE 4842.76 (103.04)   |   DBX 923.5 (7.76)   |   I-GRADE 127.867 (3.45)   |   IDX30 404.318 (11.17)   |   IDX80 105.647 (2.92)   |   IDXBUMN20 263.312 (10.37)   |   IDXG30 113.239 (2.36)   |   IDXHIDIV20 361.834 (9.72)   |   IDXQ30 118.461 (3.18)   |   IDXSMC-COM 206.934 (3.31)   |   IDXSMC-LIQ 229.9 (5.97)   |   IDXV30 99.778 (3.02)   |   INFOBANK15 760.318 (27.06)   |   Investor33 353.585 (10.19)   |   ISSI 142.238 (2.46)   |   JII 514.346 (9.5)   |   JII70 174.038 (3.75)   |   KOMPAS100 945.162 (25.96)   |   LQ45 740.002 (20.32)   |   MBX 1338.07 (31.05)   |   MNC36 264.409 (7.18)   |   PEFINDO25 251.635 (8.18)   |   SMInfra18 228.656 (4.87)   |   SRI-KEHATI 297.818 (8.93)   |  

Pasien Covid-19 Bisa Klaim Biaya Perawatan, Ini Syaratnya

Kamis, 23 Juli 2020 | 20:11 WIB
Oleh : Dina Manafe, Asni Ovier / AO

Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto telah menetapkan Keputusan Menteri Kesehatan (KMK) RI Nomor HK.01/07/MENKES/446/2020 tentang Petunjuk Teknis Klaim Penggantian Biaya Pelayanan Pasien Penyakit Infeksi Emerging Tertentu Bagi Rumah Sakit yang Menyelenggarakan Pelayanan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19). Keputusan Menteri Kesehatan tersebut merupakan penyempurnaan dari KMK sebelumnya, Nomor HK.01/07/MENKES/238/2020.

Dalam KMK yang baru itu, pasien Covid-19 dapat mengklaim biaya perawatan dengan sejumlah persyaratan. Aturan ini dikeluarkan untuk mendorong keterlibatan seluruh fasilitas pelayanan kesehatan yang mampu memberikan pelayanan COVID-19 agar pelayanan kesehatan terhadap pasien COVID-19 dapat optimal.

Dikutip Beritasatu.com dari situs resmi Kemkes, Kamis (23/7/2020), Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat Kemkes, Widyawati mengatakan, pada KMK yang baru dirincikan peran dan fungsi dari kementerian/lembaga dan badan yang terlibat, yakni rincian peran dan fungsi dari Kementerian Kesehatan, BPJS Kesehatan, dinas kesehatan provinsi/kabupaten/kota, dan rumah sakit.

KMK baru ini sudah menyesuaikan dengan KMK nomor HK.01.07/MENKES/413/2020 tentang Pedoman Pencegahan dan Pengendalian Covid-19, yakni ada perubahan pada istilah kriteria pasien yang sebelumnya menggunakan istilah orang dalam pemantauan (ODP), pasien dalam pengawasan (PDP), dan konfirmasi Covid-19 diubah menjadi kasus suspek, kasus probable, kasus konfirmasi, komorbid/penyakit penyerta, komplikasi, dan co-insidens.

Pembiayaan pasien yang dirawat dengan penyakit infeksi emerging (PIE) tertentu, termasuk infeksi Covid-19, dapat diklaim ke Kementerian Kesehatan melalui Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan. Klaim pembiayaan ini berlaku bagi pasien yang dirawat di rumah sakit yang menyelenggarakan pelayanan PIE tertentu.

Kriteria Pasien yang Dapat Diklaim Biaya Pelayanannya, antara lain:
1. Kriteria pasien rawat jalan
a. Pasien suspek dengan atau tanpa komorbid/penyakit penyerta, melampirkan bukti pemeriksaan laboratorium darah rutin dan x-ray foto thorax. Bukti x-ray foto thorax dikecualikan bagi ibu hamil dan pasien dengan kondisi medis tertentu, yaitu kondisi tidak dapat dilakukan pemeriksaan x-ray foto thorax seperti pasien gangguan jiwa dan gaduh gelisah, yang dibuktikan dengan surat keterangan dari DPJP.
b. Pasien konfirmasi Covid-19 dengan atau tanpa komorbid/penyakit penyerta, melampirkan bukti hasil pemeriksaan laboratorium RT-PCR dari rumah sakit atau dari fasilitas pelayanan kesehatan lainnya.

2. Kriteria pasien rawat inap
a. Pasien suspek dengan usia ≥60 (enam puluh) tahun dengan atau tanpa komorbid/penyakit penyerta, pasien usia kurang dari 60 (enam puluh) tahun dengan komorbid/penyakit penyerta, dan pasien ISPA berat/peneumonia berat yang membutuhkan perawatan di rumah sakit dan tidak ada penyebab lain berdasarkan gambaran klinis yang meyakinkan.
b. Pasien probable
c. Pasien konfirmasi
1) Pasien konfirmasi tanpa gejala, yang tidak memiliki fasilitas untuk isolasi mandiri di tempat tinggal atau fasilitas publik yang dipersiapkan pemerintah yang dibuktikan dengan surat keterangan dari kepala Pukesmas.
2) Pasien konfirmasi tanpa gejala dengan komorbid/penyakit penyerta.
3) Pasien konfirmasi dengan gejala ringan, sedang, berat/kritis.
d. Pasien suspek/probable/konfirmasi dengan co-insidens

Kriteria pasien rawat jalan dan rawat inap berlaku bagi warga negara Indonesia dan warga negara asing, termasuk tenaga kesehatan dan pekerja yang mengalami Covid-19 akibat kerja, yang dirawat pada rumah sakit di wilayah NKRI.

Identitas pasien tersebut dapat dibuktikan dengan:
1. Untuk WNA: paspor, KITAS, atau nomor identitas UNHCR.

2. Untuk WNI: Nomor Induk Kependudukan (NIK), kartu keluarga, atau surat keterangan dari kelurahan.

3. Orang terlantar: surat keterangan dari dinas sosial.

4. Apabila semua identitas tersebut tidak dapat ditunjukan, maka bukti identitas dapat menggunakan surat keterangan data pasien yang ditandatangani oleh kepala dinas kesehatan kabupaten/kota dan diberi stempel dinas kesehatan kabupaten/kota. Surat keterangan data pasien dari dinas kesehatan kabupaten/kota diajukan oleh rumah sakit kepada dinas kesehatan kabupaten/kota.

Untuk itu dinas kesehatan provinsi/kabupaten/kota harus mempersiapkan daftar pasien Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) yang berada di wilayah kerja atau dilakukan pengecekan terhadap daftar pasien melalui Public Health Emergency Operating Center (PHEOC) dari dinas kesehatan kabupaten/kota setempat.

5. Apabila semua identitas tidak dapat ditunjukan, maka bukti identitas dapat menggunakan Surat Keterangan/Surat Jaminan Pelayanan (SJP) dari pimpinan rumah sakit.

Rumah sakit yang dapat melakukan klaim biaya penanganan Covid-19 adalah rumah sakit rujukan penanggulangan penyakit infeksi emerging tertentu, dan rumah sakit lain yang memiliki fasilitas untuk melakukan penatalaksanaan dan pelayanan kesehatan rujukan pasien (Covid-19) termasuk rumah sakit lapangan/rumah sakit darurat.

Pelayanan yang dapat dibiayai dalam penanganan pasien COVID-19 antara lain administrasi pelayanan, akomodasi (kamar dan pelayanan di ruang gawat darurat, ruang rawat inap, ruang perawatan intensif, dan ruang isolasi), jasa dokter, tindakan di ruangan, pemakaian ventilator, pemeriksaan penunjang diagnostik (laboratorium dan radiologi sesuai dengan indikasi medis), bahan medis habis pakai, obat-obatan, alat kesehatan termasuk penggunaan APD di ruangan, ambulans rujukan, pemulasaraan jenazah, dan pelayanan kesehatan lain sesuai indikasi medis.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Tips Tetap Sehat di Era Adaptasi Kebiasaan Baru

Ada lima kebiasaan khusus yang harus diperhatikan agar tetap kuat dan sehat menghadapi era kebiasaan baru.

KESEHATAN | 23 Juli 2020

Cukupi Hidrasi Anak untuk Perkembangan Kognitif

Hidrasi sehat atau asupan air minum yang cukup dan berkualitas, merupakan salah satu faktor penting untuk perkembangan kognitif yang optimal pada anak.

KESEHATAN | 23 Juli 2020

6 Hari Beruntun, DKI Jakarta Tertinggi Kasus Harian Covid-19

DKI Jakarta telah enam hari secara beruntun berstatus provinsi dengan penambahan kasus positif Covid-19 tertinggi atau sejak 18 Juli 2020.

KESEHATAN | 23 Juli 2020

Update Covid-19: Tambah 1.906, Kasus Covid-19 Jadi 93.657

Pada Kamis (23/7/2020) terdapat penambahan kasus positif Covid-19 sebanyak 1.906. Total kasus positif Covid-19 di Indonesia menjadi 93.657.

KESEHATAN | 23 Juli 2020

Secret Clean Bantu Sanitasi Tempat Ibadah di Era New Normal

Kegiatan ibadah lebih aman dan nyaman dengan sanitasi Secret Clean.

KESEHATAN | 23 Juli 2020

Hingga Juli, Pencairan Dana PKH Rp 24 Triliun

Hingga Juli 2020, pencairan dana PKH sudah mencapai Rp 24,08 triliun di seluruh Indonesia.

KESEHATAN | 23 Juli 2020

FIK UI Buat Buku Digital Kesehatan Ibu dan Anak

Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia mengembangkan aplikasi buku digital untuk ibu dan anak.

KESEHATAN | 22 Juli 2020

Satgas Covid-19: Angka Kematian di Indonesia Bisa Ditekan

Sejak kasus positif pertama dilaporkan bulan Maret hingga pertengahan Juli 2020, angka kematian Covid-19 cenderung menurun.

KESEHATAN | 22 Juli 2020

Tambah 139, Jumlah Kasus Kematian Covid-19 Catatkan Rekor Harian

Dengan penambahan sebanyak 139 orang, maka total kematian akibat Covid-19 menjadi 4.459.

KESEHATAN | 22 Juli 2020

Update Covid-19: Tambah 1.882, Kasus Covid-19 Jadi 91.751

Penambahan 1.882 kasus baru Covid-19 didapat dari pemeriksaan spesimen sebanyak 25.302.

KESEHATAN | 22 Juli 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS