INDEX

BISNIS-27 448.146 (0.31)   |   COMPOSITE 5091.82 (20.37)   |   DBX 966.643 (7.34)   |   I-GRADE 139.941 (-0.23)   |   IDX30 428.154 (0.15)   |   IDX80 113.358 (0.41)   |   IDXBUMN20 291.199 (0.73)   |   IDXG30 119.599 (-0.42)   |   IDXHIDIV20 379.423 (-0.2)   |   IDXQ30 124.629 (0.03)   |   IDXSMC-COM 218.961 (1.24)   |   IDXSMC-LIQ 257.997 (1.39)   |   IDXV30 107.251 (0.23)   |   INFOBANK15 832.7 (-1.05)   |   Investor33 373.408 (0.72)   |   ISSI 150.953 (0.22)   |   JII 549.986 (0.88)   |   JII70 187.543 (0.51)   |   KOMPAS100 1019.5 (2.84)   |   LQ45 788.563 (1.25)   |   MBX 1407.83 (4.87)   |   MNC36 279.661 (0.67)   |   PEFINDO25 277.129 (5.34)   |   SMInfra18 242.149 (-0.57)   |   SRI-KEHATI 316.134 (0.38)   |  

BUMN Pariwisata Sebaiknya Tidak Masuk Holding Aviasi

Rabu, 12 Agustus 2020 | 22:15 WIB
Oleh : Asni Ovier / AO

Jakarta, Beritasatu.com – Badan usaha milik negara (BUMN) pariwisataa sebaiknya tidak dimasukkan ke dalam holding aviasi (penerbangan). Kebijakan ini dianggap tidak tepat dan bisa menyeret BUMN pariwisata ke lubang masalah jika dipaksakan saat ini.

“Saya berpendapat sebaiknya BUMN pariwisata tidak ditarik ke sana (holding aviasi, Red). Dari luar sepertinya fondasi semakin kuat, karena bersinerginya kekuatan pariwisata dan transportasi. Tetapi, ingat, ini industrinya berbeda-beda. Dalam situasi kita butuh dorongan kepada pariwisata malah pariwisata akan bisa tertekan akibat cross default dan tidak bisa bergerak karena masalah yang sedang dihadapi oleh BUMN aviasi,” kata anggota Komisi VI DPR Evita Nursanty di Jakarta, Rabu (12/8/2020).

Dia memberikan contoh apa yang sedang dihadapi PT Garuda Indonesia (Persero) maupun PT Angkasa Pura I (Persero) dan PT Angkasa Pura II (Persero). PT Garuda Indonesia (Persero), seperti diberitakan berbagai media, memiliki utang Rp 32 triliun per Juli 2020, kemudian PT Angkasa Pura I (Persero) Rp 20 triliun dan PT Angkasa Pura II (Persero) Rp 18 triliun. Dengan demikian, menurut Evita, kurang pas kalau pembentukan holding dilakukan pada kondisi seperti ini.

“Bukan berarti kita tidak dukung Garuda dan Angkasa Pura, ya. Tentu kita mendukung semua maju, tetapi harus dikatakan bahwa rencana ini kurang pas untuk sekarang. Kawan-kawan pariwisata yakin ini rentan sekali, bisa memicu event of default bagi BUMN lain. Kemudian, jelas nanti tidak ada lagi BUMN pariwisata, karena semua jadi anak usaha BUMN aviasi, sehingga industri pariwisata tidak terwakili di jajaran BUMN,” sambung Evita.

Politisi PDI Perjuangan ini mengingatkan, industri pariwisata memiliki peran besar dalam pembangunan Indonesia. Posisinya merupakan sektor terbesar kedua dalam menghasilkan devisa maupun total revenue. Jadi, jangan sampai terkesan ingin membantu BUMN, tetapi dengan mengganggu yang lain. Apalagi, jenis industrinya berbeda-beda, tidak seperti holding pupuk, perkebunan, atau semen yang relatif seragam.

“Lebih bagus pariwisata itu dijadikan holding tersendiri. Kita butuh konsolidasi. Kita butuh pariwisata tetap di depan. Alasannya, pariwisata adalah lokomotif pembangunan ekonomi dan sektor lainnya. Dengan demikian, cara pandangnya adalah pariwisata harus didukung semua sektor transportasi, bukan dibuat menjadi di bawah avisasi. Cara pandang yang benar ini perlu untuk menyelamatkan perekonomian Indonesia yang memang mengandalkan pariwisata,” ucap Evita.

Salah satu alasan untuk menggabungkan BUMN pariwisata masuk holding aviasi adalah untuk menggaet pasar yang lebih luas. Namun, menurut Evita, tanpa masuk holding pun upaya meraih pasar yang lebih luas bisa dilakukan.

Evita mengaku khawatir bila pemaksaan BUMN pariwisata masuk holding aviasi akan ikut membuat pariwisata yang sudah mati suri saat pandemi Covid-19 ini akan makin sulit ke depan. Padahal, dia berharap BUMN pariwisata bisa semakin bebas bergerak dan inovatif menghadapi tantangan regional dan global yang semakin kompetitif.

Seperti diketahui, pemerintah melalui Kementerian BUMN saat ini sedang merampungkan holding BUMN Aviasi dengan PT Survai Udara Penas sebagai induk holding. Menurut rencana, pembentukan Holding Aviasi ini akan tuntaskan pada 2020.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Kemkop dan UKM Bersama Kemdagri Bersinergi dalam Berdayakan UMKM

Kemdagri dan Kemkop UKM kerja sama berdayakan UMKM di daerah.

EKONOMI | 12 Agustus 2020

Bantuan Produktif Usaha Mikro Mulai Dicairkan 17 Agustus 2020

Bantuan untuk pelaku UMKM mulai dicairkan Agustus 2020.

EKONOMI | 12 Agustus 2020

Star Energy Kembangkan Potensi Ekonomi Masyarakat di Jabar

Star Energy Geothermal terus meningkatkan program tanggungjawab sosial untuk mendukung pencapaian target SDG's.

EKONOMI | 12 Agustus 2020

Bantuan Rp 2,4 Juta ke Pengusaha Mikro Akan Didistribusikan Pertengahan Agustus

Program bantuan produktif usaha mikro sebesar Rp 2,4 juta per satu pengusaha mikro akan segera didistribusikan pada pertengahan Agustus 2020.

EKONOMI | 12 Agustus 2020

Wujudkan Perlindungan bagi Pekerja, Wapres Serahkan Paritrana Award 2019

Kemko PMK dan dengan BPJamsostek kembali memberikan apresiasi kepada pemerintah daerah.

EKONOMI | 12 Agustus 2020

Super Indo Luncurkan Aplikasi Digital My Super Indo

Super Indo meluncurkan inovasi terbaru dalam bentuk platform aplikasi membership digital, My Super Indo.

EKONOMI | 12 Agustus 2020

Menko Airlangga Proyeksikan Ekonomi RI Kembali Minus di Triwulan III-2020

Airlangga Hartarto memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada triwulan III-2020 akan kembali mengalami kontraksi, sehingga Indonesia akan masuk resesi.

EKONOMI | 12 Agustus 2020

Motor Listrik Perkuat Armada GrabBike

Grab Indonesia memperkenalkan moda transportasi motor listrik sebagai armada GrabBike.

EKONOMI | 12 Agustus 2020

Program Inkubasi Sispreneur Dukung Perempuan Jadi Pelaku Usaha

XL Axiata Tbk menggelar kelas inkubasi Sispreneur yang ditujukan bagi kalangan perempuan pelaku usaha mikro.

EKONOMI | 12 Agustus 2020

PTPP Groundbreaking Proyek Bendungan Tamblang

PTPP melaksanakan proses groundbreaking pembangunan proyek Bendungan Tamblang, di Kabupaten Buleleng, Provinsi Bali.

EKONOMI | 12 Agustus 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS