Pelatihan Kartu Prakerja Fokus pada Peningkatan Kompetensi Masyarakat
INDEX

BISNIS-27 475.43 (1.56) | COMPOSITE 5239.25 (8.44) | DBX 942.586 (3.09) | I-GRADE 144.073 (0.48) | IDX30 452.114 (0.96) | IDX80 117.485 (0.01) | IDXBUMN20 304.584 (-1.03) | IDXG30 122.866 (0.56) | IDXHIDIV20 403.689 (1.47) | IDXQ30 132.106 (0.2) | IDXSMC-COM 215.133 (-0.89) | IDXSMC-LIQ 255.556 (-1.51) | IDXV30 109.857 (-1.2) | INFOBANK15 865.729 (4.79) | Investor33 393.055 (1.58) | ISSI 152.239 (-0.26) | JII 564.942 (-0.02) | JII70 190.105 (-0.16) | KOMPAS100 1059.8 (3.26) | LQ45 825.804 (1.41) | MBX 1459.88 (2.01) | MNC36 298.184 (1.34) | PEFINDO25 269.462 (-4.26) | SMInfra18 256.042 (-0.93) | SRI-KEHATI 333.768 (1.39) |

Pelatihan Kartu Prakerja Fokus pada Peningkatan Kompetensi Masyarakat

Selasa, 9 Juni 2020 | 23:23 WIB
Oleh : L Gora Kunjana / Asnie Ovier

Jakarta, Beritasatu.com - Program kartu prakerja didesain sebagai upaya untuk meningkatkan kompetensi dan keterampilan teknis masyarakat sehingga masyarakat bisa mandiri di tengah lesunya perekonomian sebagai dampak pandemi Covid-19.

Ekonom senior Raden Pardede mengatakan, program kartu prakerja cukup efektif di tengah situasi yang sulit sekarang, penekanannya lebih kepada bantuan sosial. Namun,, pascapandemi, titik tekannya ada pada peningkatan kompetensi sehingga masyarakat diharapkan bisa mandiri secara ekonomi.

“Selain mendapatkan keterampilan teknis, saat Covid-19, masyarakat bisa tertolong karena ada bantuan sebesar Rp 600.000 per bulan selama 4 bulan setelah menyelesaikan pelatihan,” kata Raden Pardede di Jakarta Selasa (9/6/2020).

Sebagai ekonom independen, Pardede menilai standar materi pelatihan yang diberikan sangat baik. Masyarakat bisa memilih berbagai bentuk topik pelatihan sesuai dengan minat dan kemampuan teknis dasar masing-masing. Di masa pandemi, pelatihan diberikan secara daring, namun seusai Covid-19 berlalu program pelatihan tersebut akan dilaksanakan dengan tatap muka secara langsung.

“Pelatihan dengan tatap muka langsung lebih relevan, mudah dipahami serta lebih mudah dalam masuk lapangan pekerjaan baru,” saran Pardede.

Apakah peserta pelatihan prakerja ini otomatis akan terserap di dunia kerja nantinya? Pardede mengatakan, kartu prakerja tidak bisa menjadi tumpuan satu-satunya. “Harus ada kerja sama dengan dunia usaha. Peran Kementerian Ketenagakerjaan dan Kementerian Pendidikan juga penting dalam menyukseskan program kartu prakerja tersebut,” katanya.

Pardede juga mengingatkan, bahwa program kartu prakerja yang disusun pemerintah menyasar pada masyarakat kelas menengah. “Targetnya adalah masyarakat menengah dengan pendidikan SMA, meski tidak tertutup kemungkinan lulusan SMP bisa mengikuti program ini. Bagi masyarakat berpendidikan tinggi sebaiknya tidak perlu mengikuti program ini karena bukan menjadi sasaran prioritas,” kata Pardede.

Sementara itu, pengamat kebijakan publik Agus Pambagio menilai, pemerintah perlu melakukan kajian agar materi pelatihan yang diberikan dalam program kartu prakerja tepat sasaran dan relevan dengan kebutuhan industri.

Pemerintah juga harus punya alasan yang kuat untuk menetapkan satu program pelatihan sebelum menjalankannya, termasuk penunjukan vendor serta nilai program penetapan. “Hal ini penting karena saat ini banyak materi pelatihan yang gratis melalui berbagai platform sosial media. Karena itu riset sangat menentukan nilai lebih serta keberhasilan dari program kartu prakerja,” kata Agus.

Agus berpendapat, program kartu prakerja bisa disebut berhasil jika peserta program kartu prakerja bisa terakomodasi jauh lebih banyak dibandingkan dengan yang tidak memiliki kartu.

”Minimal dalam kurun waktu sekarang hingga 5 tahun ke depan atau ketika persoalan covid ini selesai banyak peserta program kartu pra kerja yang bisa terakomodasi untuk memenuhi kebutuhan SDM di industri,” kata Agus.

Agus menilai, program kartu prakerja bisa menjadi salah satu strategi pemerintah mencegah melonjaknya angka pengangguran di tengah pandemi Covid-19.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Jasa Marga Masuk dalam 10 Emiten Kategori ASEAN Asset Class

PT Jasa Marga menjadi satu dari 10 emiten di Indonesia yang masuk dalam kategori ASEAN Asset Class.

EKONOMI | 9 Juni 2020


Rehabilitasi Bendung Tirtonadi Beri Manfaat Pengendalian Banjir di Kota Solo

Kempupera telah selesaikan pembangunan sejumlah infrastruktur seperti rehabilitasi Bendung Karet Tirtonadi.

EKONOMI | 9 Juni 2020

Wall Street Melemah Akibat Aksi Profit Taking

Dow Jones Industrial Average turun 1,4 persen, indeks S&P 500 turun 1,1 persen, dan Nasdaq turun 0,5 persen.

EKONOMI | 9 Juni 2020

Kempupera Terima Bantuan Peralatan Pencegahan Covid -19 dari K-Water

Kempupera lakukan rapid test di 34 Provinsi.

EKONOMI | 9 Juni 2020

Kemkop dan UKM Dukung Pemasaran Komoditi Pangan Lewat e-Commerce

Sektor pangan salah satu menjadi tantangan besar dalam Covid-19 ini.

EKONOMI | 9 Juni 2020

Wamendag Dukung Industri Esports Jadi Ekspor Andalan Indonesia

Wamendag berharap industri esports Indonesia mampu bersaing di kancah global.

EKONOMI | 9 Juni 2020

APJII Sebut 80% Perusahaan Jasa Internet Terdampak Covid-19

Pandemi Covid-19 sangat berdampak pada sektor perusahaan jaringan telekomunikasi.

EKONOMI | 9 Juni 2020

Kemperin Apresiasi Pengembangan Kendaraan Ramah Lingkungan Gelis

Kemperin terus dorong produksi mobil ramah lingkungan.

EKONOMI | 9 Juni 2020

Penetrasi Broadband Dinilai Perlu Ditingkatkan

Keberadaan akses internet di masa pandemi membuktikan telekomunikasi telah menjadi kebutuhan primer.

EKONOMI | 9 Juni 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS