Blockchain Buka Peluang Ekonomi Baru
INDEX

BISNIS-27 446.563 (0.9)   |   COMPOSITE 5038.4 (20.82)   |   DBX 922.546 (11.18)   |   I-GRADE 135.148 (0.22)   |   IDX30 424.72 (2.48)   |   IDX80 110.692 (0.82)   |   IDXBUMN20 282.764 (1.87)   |   IDXG30 117.102 (1.3)   |   IDXHIDIV20 380.385 (2.52)   |   IDXQ30 124.37 (0.98)   |   IDXSMC-COM 213.267 (2.27)   |   IDXSMC-LIQ 240.075 (3.67)   |   IDXV30 104.022 (1.02)   |   INFOBANK15 809.007 (-5.39)   |   Investor33 370.782 (0.4)   |   ISSI 146.581 (1.48)   |   JII 534.734 (4.37)   |   JII70 181.171 (1.51)   |   KOMPAS100 994.168 (2.43)   |   LQ45 775.543 (4.77)   |   MBX 1400.42 (4.19)   |   MNC36 279.01 (-0.17)   |   PEFINDO25 262.474 (3.1)   |   SMInfra18 238.826 (3.53)   |   SRI-KEHATI 314.013 (-0.58)   |  

Blockchain Buka Peluang Ekonomi Baru

Senin, 9 Desember 2019 | 17:41 WIB
Oleh : Asni Ovier / AO

Jakarta, Beritasatu.com - Setahun belakangan ini blockchain marak dibahas di berbagai media, khususnya di kalangan pegiat teknologi dari seluruh dunia. Blockchain digadang-gadang sebagai teknologi masa depan, setara dengan artificial intelligence.

Umumnya dalam setiap pembahasan blockchain, teknologi ini selalu disandingkan atau diekuivalenkan dengan bitcoin atau digital currency. Tetapi, apakah benar kalau blockchain dan bitcoin adalah benda yang sama?

Dalam siaran pers yang diterima Beritasatu.com di Jakarta, Senin (9/12/2019), pendiri dan CEO dari Blockchain Center Global, Sam Lee menyebutkan bahwa seluruh data dan informasi yang ada di database saat ini akan berada di blockchain di masa depan. Blockchain akan menambah akses dan transparansi data di sektor teknologi, yang pada akhirnya akan mentransformasi berbagai sektor industri yang ada saat ini.

Dampak dari perubahan tersebut akan membuka peluang baru dan menciptakan sektor-sektor ekonomi baru yang sebelumnya eksklusif dan terbatas.

Peluang inilah yang sedang dicoba ditangkap oleh Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Beijing, Tiongkok, untuk memperkenalkan secara dini teknologi kepada pegiat teknologi, pemangku kebijakan, dan sektor bisnis di Indonesia. Dengan menjadi early adopter bagi teknologi blockchain, Indonesia diharapkan akan memiliki keunggulan untuk menjadi yang terdepan di masa mendatang.

Sam Lee beserta Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G Plate dan Wakil Menteri Luar Negeri, Mahendra Siregar, akan hadir dan berbicara pada acara “Let’s Talk Blockchain” yang diselenggarakan oleh KBRI Beijing pada Rabu (11/12/2019).

Acara yang digelar di Auditorium Telkom, Telkom Landmark Tower, Jakarta, mulai pukul 08.00 WIB itu terbuka untuk umum. Bagi yang berminat dapat mendaftar di http://valdomediacom.id/event/blockchain.



Sumber:Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Ikagi Tidak Masalah Direksi Garuda Diisi Orang Luar

Ikagi berharap jajaran Direksi Garuda Indonesia nantinya ditempati oleh sosok yang memiliki integritas, profesional, dan berakhlak baik.

EKONOMI | 9 Desember 2019

BI: Belum Ada Tanda-tanda Ekonomi Global Membaik

Proyeksi BI, pertumbuhan ekonomi global di 2019 hanya 3%, turun dibandingkan 2018 yang mencapai 3,6%.

EKONOMI | 9 Desember 2019

Kemhub Belum Terima Informasi Pemberhentian Direksi Garuda

Apabila ada pemberhentian direktur teknik harus segera ada pelaksana tugas karena merupakan key person.

EKONOMI | 9 Desember 2019

BGR Logistics Revitalisasi Gudang Divre Medan dan Lampung

BGR Logistics menggelar prosesi peletakan batu pertama revitalisasi gudang Payapasir Medan dan gudang Srengsem Lampung

EKONOMI | 9 Desember 2019

Pelindo IV Raih Penghargaan Operator Pelabuhan Terpercaya

Penghargaan tersebut diberikan oleh Pusat Prestasi Indonesia bekerja sama dengan Majalah Penghargaan Indonesia.

EKONOMI | 9 Desember 2019

Jumlah Penumpang Udara di Natal dan Tahun Baru Turun 8%

Pembangunan infrastruktur di darat masif dan sudah rampung penyelesaiannya di akhir tahun ini.

EKONOMI | 9 Desember 2019

Rupiah Ditutup Menguat 37 Poin Sejalan Mata Uang Asia

Rupiah hari ini diperdagangkan dengan kisaran Rp 14.005 Rp 14.019 per dolar AS.

EKONOMI | 9 Desember 2019

INSA Minta Pemerintah Jaga Asas Cabotage

Asas cabotage telah terbukti mendorong pertumbuhan armada kapal nasional sebesar 323%

EKONOMI | 9 Desember 2019

IHSG Ditutup Terangkat 6 Poin ke 6.193

Sementara indeks LQ-45 naik 0,7 poin (0,07 persen) ke level 993,2.

EKONOMI | 9 Desember 2019

Mayoritas Bursa Asia Menguat, Eropa Dibuka Melemah

Nikkei 225 Jepang naik 0,33 persen ke 23.430,7, Hang Seng Hong Kong turun 0,01 persen ke 26.494,73.

EKONOMI | 9 Desember 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS