Lebih dari 100 Orang di India Tewas Tersambar Petir

Lebih dari 100 Orang di India Tewas Tersambar Petir
Ilustrasi Petir (Foto: Istimewa)
Jeany Aipassa / JAI Sabtu, 27 Juni 2020 | 09:40 WIB

New Delhi, Beritasatu.com - Lebih dari 100 orang di India bagian utara tewas akibat tersambar petir yang terjadi puluhan kali saat hujan lebat melanda wilayah Bihar dan Uttar Pradesh, dalam dua hari terakhir.

Tim manajemen bencana di negara bagian Bihar mengatakan 83 orang tewas tersambar petir, dan 20 lainnya masih dalam perawatan di rumah sakit.

Menteri Manajemen Bencana di Negara Bagian Bihar, Lakshmeshwar Rai, mengatakan indiden tersebut adalah yang paling tinggi menelan korban dalam catatan sejarah negara dalam beberapa tahun terakhir.

Setidaknya 20 orang lagi dilaporkan tewas di wilayah Uttar Pradesh, negara bagian yang bertetangga dengan Bihar.

Di Uttar Pradesh, sebagian besar warga yang tewas akibat disambar petir berada di distrik Deoria, yang dekat dengan perbatasan Nepal dan kota suci Prayagraj.

Pihak berwenang telah memperingatkan warga untuk waspada dan tetap tinggal di dalam rumah, karena para ahli meteorologi memperkirakan cuaca yang buruk.

Perdana Menteri India, Narendra Modi, mengatakan upaya bantuan sedang berlangsung dan menyatakan belasungkawa kepada keluarga para korban.

Lebih dari 2.300 orang terbunuh akibat sambaran petir di India pada 2018, dan setidaknya 2.000 orang tewas akibat tersambar petir setiap tahun sejak 2005.

Pada 2018, negara bagian Andhra Pradesh di India bagian selatan mencatat 36.749 sambaran petir hanya dalam 13 jam. Salah satu alasan yang menyebutkan tingginya angka kematian adalah banyaknya orang yang bekerja di luar ruangan di India, meskipun saat cuaca hujan.



Sumber: Suara Pembaruan