Topan Amphan Landa India dan Bangladesh

Topan Amphan Landa India dan Bangladesh
Ilustrasi Topan Badai (Foto: Wikipedia)
Unggul Wirawan / WIR Kamis, 21 Mei 2020 | 14:38 WIB

Khulna, Beritasatu.com- Topan Amphan menghantam Bangladesh dan India timur pada Rabu (20/5). Topan terkuat dalam beberapa dasawarsa ini memicu banjir dan meninggalkan jejak kehancuran ketika jumlah korban tewas bertambah menjadi sedikitnya sembilan.

Seperti dilaporkan AFP,, Kamis (21/5), angin kencang dan hujan lebat mengguyur desa-desa dan kota-kota pesisir, menumbangkan kabel listrik, mencabut pohon dan rumah-rumah yang terendam air.

"Situasinya lebih mengkhawatirkan daripada pandemi coronavirus. Kami tidak tahu bagaimana mengatasinya. Hampir semuanya hancur di desa-desa pesisir negara bagian," kata pemimpin negara bagian Bengal Barat, Mamata Banerjee kepada wartawan, Rabu (20/5) malam.

Pihak berwenang telah bergegas untuk mengevakuasi lebih dari tiga juta orang dari daerah dataran rendah. Tetapi upaya itu diperumit oleh kebutuhan untuk mencegah penyebaran virus corona.

Di Bangladesh para pejabat mengkonfirmasi enam kematian termasuk seorang bocah lelaki berusia lima tahun dan seorang lelaki berusia 75 tahun, keduanya ditertimpa pohon-pohon tumbang. Ada pula seorang sukarelawan darurat topan yang dilaporkan  tenggelam.

Kepala departemen meteorologi Bangladesh Shamsuddin Ahmed mengatakan topan Amphan menghantam distrik pesisir barat daya Satkhira dengan kecepatan angin 151 kilometer per jam.