Tiongkok Berang Aktivis Joshua Wong Temui Menlu Jerman

Tiongkok Berang Aktivis Joshua Wong Temui Menlu Jerman
Aktivis pro-demokrasi Hong Kong Joshua Wong (kiri) berjabat tangan dengan Menteri Luar Negeri Jerman Heiko Maas ketika menghadiri acara "Bild100" yang diselenggarakan oleh tabloid Bild Jerman di Berlin, Senin (9/9/2019) ( Foto: AFP/dpa / / Michael Kappeler )
Natasia Christy Wahyuni / WIR Rabu, 11 September 2019 | 19:44 WIB

Beijing, Beritasatu.com- Aktivis muda Hong Kong Joshua Wong mengunjungi Berlin, Jerman, dan bertemu dengan Menteri Luar Negeri Heiko Maas dalam acara perayaan aktivis hak asasi manusia (HAM) seluruh dunia di gedung parlemen. Tiongkok langsung mengungkapkan kemarahan lewat protes keras dengan menyebutnya sebagai sikap tidak hormat.

Pertemuan Wong dan Maas pada Senin (9/9) dilakukan dalam acara hak asasi manusia yang diadakan oleh surat kabar Bild. Wong lalu menampilkan fotonya bersama Maas di akun Twitter hari Selasa (10/9), yang langsung mendapat sekitar 3.000 tanda suka dan dibicarakan 1.000 lebih orang di platform media sosial tersebut.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok Hua Chunying beraksi keras atas pertemuan itu. Hua menegaskan “sangat salah bagi media dan politisi Jerman untuk berusaha memasuki gelombang separatis anti-Tiongkok”. Wong, 22 tahun, menyebut pertemuannya dengan Menlu Maas membicarakan situasi protes dan tujuannya untuk pemilu bebas dan demokrasi di Hong Kong.

“Ini sangat tidak menghormati kedaulatan Tiongkok dan interfensi atas masalah dalam negeri Tiongkok,” kata Hua di Beijing, Selasa.

Wong juga berencana menggelar pembicaraan dengan para politisi Jerman lainnya selama kunjungannya ke Berlin. Tapi, juru bicara pemerintah Jerman, Steffen Seibert, mengatakan tidak ada rencana pertemuan dengan Kanselir Angela Merkel.

“Saya ingin menekankan sekali lagi bahwa masalah Hong Kong adalah murni masalah dalam negeri Tiongkok. Tidak ada pemerintah asing, organisasi atau individu yang punya hak untuk mengintervensi,” tandas Hua, yang menyebut negaranya sangat tidak setuju akan pertemuan tersebut.

Kunjungan Wong dilakukan persis setelah kunjungan Merkel ke Tiongkok, yakni pada Jumat (6/9), Merkel menyatakan hak dan kebebasan warga Hong Kong harus dijamin, usai pertemuannya dengan Perdana Menteri (PM) Li Keqiang di Beijing.

Saat menjelang kunjungan tiga harinya ke Tiongkok, demonstran di Hong Kong meminta kanselir Jerman itu untuk mendukung mereka lewat pertemuan dengan pemimpin Tiongkok. Wong sendiri telah menulis surat terbuka kepada Merkel untuk meminta dukungan.



Sumber: Suara Pembaruan