Kemlu: Wapres Instruksikan Penanganan Pengungsi Kalideres

Kemlu: Wapres Instruksikan Penanganan Pengungsi Kalideres
Ratusan pencari suaka, masih bertahan di tempat penampungan sementara, Jalan Bedugul, Komplek Daan Mogot Baru, Kalideres, Jakarta Barat, Kamis (5/8/2019). ( Foto: Beritasatu Photo / Bayu Marhaenjati )
Natasia Christy Wahyuni / WIR Minggu, 8 September 2019 | 08:10 WIB

Jakarta, Beritasatu.com- Penanganan pemindahan pengungsi luar negeri dari gedung bekas Kodim di Kalideres, Jakarta Barat, mendapatkan perhatian dari Wakil Presiden Jusuf Kalla. Proses pemindahan saat ini masih berjalan dan tersisa sekitar 300 pengungsi dari awalnya sekitar 1.200 pengungsi.

Hal itu disampaikan Direktur Jenderal Kerja Sama Multilateral Kementerian Luar Negeri, Febrian Alphyanto Ruddyard, saat dihubungi SP di Jakarta, Jumat (6/9) malam. Menurut Febrian, 300 pengungsi yang masih menempati gedung itu akan segera dicarikan tempat baru.

“Mereka masih tidak mau pindah sehingga lagi dicarikan tempat, akan ada pembicaraan mengenai hal ini. Kita lagi coba jajaki dan sudah ada instruksi wapres mengenai masalah ini,” kata Febrian.

Febrian menjelaskan instruksi wapres yaitu agar masalah pengungsi Kalideres ditangani bersama antara pemerintah pusat yaitu Kementerian Koordinator Bidang Politik Hukum dan HAM, Kementerian Sosial, dan Kementerian Luar Negeri, dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, serta Badan Pengungsi PBB atau United Nations High Commissioner for Refugees (UNHCR).

Sesuai instruksi wapres, tambahnya, seluruh pihak terkait tersebut dijadwalkan menggelar pertemuan lagi pada Senin (9/9). Koordinator untuk penanganan pengungsi berada di bawah satuan tugas (satgas) di Kemenko Polhukam.

“Nanti setelah rapat (Senin) baru jelas, mereka (sisa pengungsi) akan dibawa ke mana,” kata Febrian.



Sumber: Suara Pembaruan