Logo BeritaSatu

Jelang Musim Dingin, Rakyat Afghanistan Cemas Hadapi Kelaparan

Rabu, 10 November 2021 | 08:32 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

Kabul, Beritasatu.com- Rakyat Afghanistan cemas menghadapi ancaman kelaparan saat musim dingin kian mendekat. Seperti dilaporkan BBC, Selasa (9/11/2021), cuaca berubah dari awal musim gugur yang hangat menjadi dingin yang tajam. Beberapa daerah melaporkan kekeringan, yang menambah rasa bencana yang semakin meningkat.

Di Maidan Wardak, 50 mil sebelah barat Kabul, beberapa ratus orang berkumpul dengan harapan mendapatkan tepung dari titik distribusi resmi. Tepung ini disediakan oleh Program Pangan Dunia (WFP).

Tentara Taliban membuat kerumunan cukup tenang. Tetapi orang-orang yang diberitahu bahwa mereka tidak memenuhi syarat untuk dibagikan tepung, lantas menjadi marah dan ketakutan.

“Musim dingin hampir tiba. Saya tidak tahu bagaimana saya akan melewatinya jika saya tidak bisa membuat roti,” keluh seorang lelaki tua.

WFP dihadapkan pada keharusan untuk meningkatkan pasokannya ke Afghanistan demi membantu lebih dari 22 juta orang.

Jika cuaca seburuk yang diperkirakan para ahli pada musim dingin ini, diperkirakan sejumlah besar orang akan terancam kelaparan akut dan kelaparan yang meluas.

"Ini seburuk yang bisa Anda bayangkan. Faktanya, kita sekarang sedang melihat krisis kemanusiaan terburuk di Bumi,” kata Direktur Eksekutif WFP, David Beasley, ketika berkunjung ke Kabul pada Minggu.

"Sembilan puluh lima persen orang tidak memiliki cukup makanan, dan sekarang kami melihat 23 juta orang berbaris menuju kelaparan. Enam bulan ke depan akan menjadi bencana besar. Ini akan menjadi neraka di Bumi," tambahnya.

Sebelum Taliban mengambil alih kekuasaan di Afghanistan pada bulan Agustus, ada kepercayaan bahwa pemerintah Presiden Ashraf Ghani akan mampu mengatasi ancaman musim dingin yang buruk. Namun bantuan masyarakat internasional itu menguap ketika pemerintahan Ghani runtuh.

Negara-negara Barat telah memotong bantuan mereka ke negara itu, karena mereka tidak ingin terlihat membantu rezim yang melarang anak perempuan mengenyam pendidikan dan mendukung penerapan kembali hukuman syariah secara penuh.

Beasley menantang pemerintah dan miliarder dari negara maju untuk menghadapi kebutuhan mendesak akan bantuan.

"Kepada para pemimpin dunia, kepada para miliarder: bayangkan bahwa ini adalah gadis kecil Anda atau anak laki-laki Anda, atau cucu Anda yang akan mati kelaparan. Anda akan melakukan semua yang Anda bisa, dan ketika ada kekayaan senilai US$ 400 triliun di bumi hari ini, memalukan bagi kami," katanya.

Di kota Bamiyan di Afghanistan tengah, BBC bertemu seorang janda, Fatema, dan tujuh anaknya yang berusia 3 sampai 16 tahun. Suami Fatema meninggal karena kanker perut belum lama ini. Mereka sangat miskin, dan tinggal di satu gua dekat dengan ceruk besar di tebing tempat salah satu patung Buddha dulu berdiri.

Di bawah pemerintahan terakhir, Fatema bisa mendapatkan pasokan tepung dan minyak yang cukup teratur, tetapi pasokan itu langsung diambil alih oleh Taliban.

Fatema dulu menghasilkan sedikit uang dengan menyiangi tanah untuk petani terdekat. Namun, sekarang, kekeringan yang melanda daerah ini berarti lebih sedikit hasil panen yang bertahan, dan tidak ada pekerjaan untuknya.

“Saya takut. Saya tidak punya apa-apa untuk diberikan kepada anak-anak. Segera saya harus keluar dan memohon,” ratapnya.

Beberapa orang tua telah menjual anak perempuan mereka kepada pria yang lebih tua dalam pernikahan. Fatema telah menolak untuk melakukan itu. Tapi kecuali pasokan makanan dilanjutkan, dia dan anak-anaknya menghadapi kelaparan yang sebenarnya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Data Penerima Vaksin Covid-19 sampai 25 September 2022

Berikut ini Data Penerima Vaksin Covid-19 sampai 25 September 2022 sesuai dengan data dari Kementerian Kesehatan.

NEWS | 25 September 2022

Data Kasus & Kematian Covid-19 di Jakarta, 25 September 2022

Berikut ini Data Kasus & Kematian Covid-19 di Jakarta, 25 September 2022 sesuai dengan data dari Kementerian Kesehatan.

NEWS | 25 September 2022

Data Kasus Aktif Covid-19 Nasional sampai 25 September 2022

Berikut ini Data Kasus Aktif Covid-19 Nasional sampai 25 September 2022 sesuai dengan data dari Kementerian Kesehatan.

NEWS | 25 September 2022

Data Prevalensi Covid-19 di 10 Provinsi, 25 September 2022

Berikut ini Data Prevalensi Tertinggi Covid-19 di 10 Provinsi, 25 September 2022 sesuai dengan data dari Kementerian Kesehatan.

NEWS | 25 September 2022

Data Positivity Rate Covid-19 sampai 25 September 2022

Berikut ini Data Positivity Rate Covid-19 sampai 25 September 2022 sesuai denan data dari Kementerian Kesehatan.

NEWS | 25 September 2022

Data Kesembuhan Covid-19 di 10 Provinsi, 25 September 2022

Berikut ini data Kesembuhan Terendah Covid-19 di 10 Provinsi, 25 September 2022 sesuai dengan data dari Kementerian Kesehatan.

NEWS | 25 September 2022

Kasus Positif dan Kematian Covid-19 sampai 25 September 2022

Berikut ini Data Kasus Positif dan Kematian Covid-19 sampai 25 September 2022 sesuai dengan data dari Kementerian Kesehatan.

NEWS | 25 September 2022

Data Kematian Covid-19 di 10 Provinsi, 25 September 2022

Berikut ini Data Kematian Tertinggi Covid-19 di 10 Provinsi, 25 September 2022 sesuai dengan data dari Kementerian Kesehatan.

NEWS | 25 September 2022

Prediksi Puncak Covid-19 Berdasarkan Data, 25 September 2022

Berikut ini Prediksi Puncak Covid-19 Berdasarkan Data, 25 September 2022 sesuai dengan data dari Kementerian Kesehatan.

NEWS | 25 September 2022

Kasus Positif Kumulatif & Suspek Covid-19, 25 September 2022

Berikut ini Data Kasus Positif Kumulatif & Suspek Covid-19, 25 September 2022 sesuai dengan data dari Kementerian Kesehatan.

NEWS | 25 September 2022


TAG POPULER

# Iran


# Kudeta Tiongkok


# Guru Besar UGM Tergulung Ombak


# Xi Jinping


# Lukas Enembe


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Kasus Positif Kumulatif & Suspek Covid-19, 25 September 2022

Kasus Positif Kumulatif & Suspek Covid-19, 25 September 2022

NEWS | 3 jam yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings