Logo BeritaSatu

10.000 Anak di Yaman Terbunuh atau Cacat Akibat Kekerasan Sejak 2015

Rabu, 20 Oktober 2021 | 17:30 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

Sanaa, Beritasatu.com- Sekitar 10.000 anak-anak Yaman telah tewas atau terluka sejak Maret 2015 dalam perang milisi Houthi yang didukung Iran melawan pemerintah sah Yaman. Seperti dilaporkan RT, Selasa (19/10/2021), data itu diungkap badan anak-anak Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) UNICEF.

Pada Maret 2015, koalisi militer yang dipimpin oleh Arab Saudi melakukan intervensi setelah kelompok Houthi yang berpihak pada Iran menggulingkan pemerintah. Houthi diketahui telah merekrut ribuan anak-anak dan memaksa mereka untuk berperang, seringkali mengirim anak-anak ke garis depan ketika pertempuran baru dimulai dan korban paling banyak.

Berbicara pada Selasa (19/10) untuk briefing PBB di Jenewa, juru bicara UNICEF James Elder berbagi "tonggak yang memalukan. Dia mengatakan jumlah 10.000 kematian atau cedera anak-anak mencapai "empat anak setiap hari".

"Ini tentu saja kasus-kasus yang dapat diverifikasi oleh PBB. Lebih banyak lagi kematian dan cedera anak-anak yang tidak tercatat, kecuali bagi keluarga anak-anak itu," tambahnya.

Elder juga mengungkapkan statistik suram lainnya tentang kenyataan yang dihadapi anak-anak Yaman, mengungkapkan bahwa empat dari setiap lima anak membutuhkan bantuan kemanusiaan, lebih dari 11 juta pemuda. Sementara 400.000 anak di bawah umur menderita kekurangan gizi akut yang parah. Sementara 8,5 juta wanita dan anak-anak tidak memiliki akses ke air bersih, sanitasi atau kebersihan.

Juru bicara UNICEF itu menyerukan diakhirinya pertempuran, dan memohon suntikan dana untuk menjaga pekerjaan badan itu tetap berjalan.

“UNICEF sangat membutuhkan lebih dari US$235 juta (Rp 3,3 triliun) untuk melanjutkan pekerjaan penyelamatan nyawanya di Yaman hingga pertengahan 2022,” kata Elder.

“Jika tidak, agensi akan dipaksa untuk mengurangi atau menghentikan bantuan vitalnya untuk anak-anak yang rentan. Pendanaan sangat penting. Kita dapat menarik garis yang jelas antara dukungan donor dan nyawa yang diselamatkan. Tetapi bahkan dengan dukungan yang meningkat, perang harus diakhiri,” tambahnya.

Yaman terjerumus ke dalam Perang Saudara pada tahun 2014 ketika pemberontak Houthi yang didukung Iran merebut ibu kota Sanaa. Pasukan pimpinan Saudi kemudian menukik pada Maret 2015.

Konflik telah menghancurkan bangsa dan rakyat Yaman. Komisaris Tinggi PBB untuk Hak Asasi Manusia Michelle Bachelet menggambarkan Yaman sebagai "krisis kemanusiaan terburuk di dunia" awal bulan ini menjelang pemungutan suara tipis yang melihat Dewan Hak Asasi Manusia PBB mengakhiri mandat para ahli yang menyelidiki kejahatan perang di negara itu.

“Empat dari setiap lima anak membutuhkan pendampingan kemanusiaan. Itu mencapai lebih dari 11 juta anak,” kata Elder seraya menyebut 400.000 anak menderita kekurangan gizi, lebih dari dua juta anak putus sekolah, dan 4 juta lainnya berisiko putus sekolah.

Ketika pertempuran berlanjut pada Selasa (19/10), koalisi Arab di Yaman telah menewaskan 48 pejuang Houthi dalam serangan udara selama pertempuran sengit di dekat kota medan pertempuran strategis Marib.

Serangan udara terjadi di distrik Abedia sekitar 100 kilometer dari Marib. Houthi telah mengepung Abedia selama sebulan terakhir. Situasi itu memutus akses 35.000 warga sipil dari pasokan makanan, air minum, obat-obatan dan kebutuhan penting lainnya.

Houthi memulai serangan baru untuk merebut provinsi Marib yang kaya minyak pada bulan Februari. Tetapi kelompok pemberontak itu telah dipukul mundur oleh pasukan pemerintah dengan dukungan udara koalisi.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Data Penerima Vaksin Covid-19 sampai 25 September 2022

Berikut ini Data Penerima Vaksin Covid-19 sampai 25 September 2022 sesuai dengan data dari Kementerian Kesehatan.

NEWS | 25 September 2022

Data Kasus & Kematian Covid-19 di Jakarta, 25 September 2022

Berikut ini Data Kasus & Kematian Covid-19 di Jakarta, 25 September 2022 sesuai dengan data dari Kementerian Kesehatan.

NEWS | 25 September 2022

Data Kasus Aktif Covid-19 Nasional sampai 25 September 2022

Berikut ini Data Kasus Aktif Covid-19 Nasional sampai 25 September 2022 sesuai dengan data dari Kementerian Kesehatan.

NEWS | 25 September 2022

Data Prevalensi Covid-19 di 10 Provinsi, 25 September 2022

Berikut ini Data Prevalensi Tertinggi Covid-19 di 10 Provinsi, 25 September 2022 sesuai dengan data dari Kementerian Kesehatan.

NEWS | 25 September 2022

Data Positivity Rate Covid-19 sampai 25 September 2022

Berikut ini Data Positivity Rate Covid-19 sampai 25 September 2022 sesuai denan data dari Kementerian Kesehatan.

NEWS | 25 September 2022

Data Kesembuhan Covid-19 di 10 Provinsi, 25 September 2022

Berikut ini data Kesembuhan Terendah Covid-19 di 10 Provinsi, 25 September 2022 sesuai dengan data dari Kementerian Kesehatan.

NEWS | 25 September 2022

Kasus Positif dan Kematian Covid-19 sampai 25 September 2022

Berikut ini Data Kasus Positif dan Kematian Covid-19 sampai 25 September 2022 sesuai dengan data dari Kementerian Kesehatan.

NEWS | 25 September 2022

Data Kematian Covid-19 di 10 Provinsi, 25 September 2022

Berikut ini Data Kematian Tertinggi Covid-19 di 10 Provinsi, 25 September 2022 sesuai dengan data dari Kementerian Kesehatan.

NEWS | 25 September 2022

Prediksi Puncak Covid-19 Berdasarkan Data, 25 September 2022

Berikut ini Prediksi Puncak Covid-19 Berdasarkan Data, 25 September 2022 sesuai dengan data dari Kementerian Kesehatan.

NEWS | 25 September 2022

Kasus Positif Kumulatif & Suspek Covid-19, 25 September 2022

Berikut ini Data Kasus Positif Kumulatif & Suspek Covid-19, 25 September 2022 sesuai dengan data dari Kementerian Kesehatan.

NEWS | 25 September 2022


TAG POPULER

# Iran


# Kudeta Tiongkok


# Guru Besar UGM Tergulung Ombak


# Xi Jinping


# Lukas Enembe


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Kasus Positif Kumulatif & Suspek Covid-19, 25 September 2022

Kasus Positif Kumulatif & Suspek Covid-19, 25 September 2022

NEWS | 4 jam yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings