Logo BeritaSatu

KPK Telusuri Aliran Uang Kasus Korupsi Pabrik Gula Jatiroto PTPN XI

Sabtu, 30 Januari 2021 | 17:34 WIB
Oleh : Fana Suparman / JAS

Jakarta, Beritasatu.com - Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menelusuri aliran uang dan kepemilikan aset dalam kasus dugaan korupsi pengadaan dan pemasangan mesin giling tebu six roll mill di Pabrik Gula Djatiroto milik PT Perkebunan Nusantara XI (PTPN XI) periode Tahun 2015-2016.

Aliran uang dan aset terkait kasus ini ditelusuri tim penyidik dengan memeriksa seorang pengusaha bernama Febrian Bagus Pakerti. Selain soal aliran dana, tim penyidik juga mencecar Febrian mengenai keikutsertaannya mengikuti lelang proyek mesin giling tebu di Pabrik Gula Djatiroto

"Dikonfirmasi mengenai kepemilikan berbagai aset serta dugaan aliran uang ke berbagai pihak terkait perkara ini dan keikutsertaan saksi dalam pengadaan dan pemasangan six roll mill di Pabrik Gula Djatiroto PTPN XI periode Tahun 2015-2016," kata Plt Jubir KPK Ali Fikri dalam keterangannya, Sabtu (30/1/2021).

Tak hanya itu, dalam pemeriksaan terhadap Febrian, tim penyidik juga menelusuri kepemilikan sebuah mobil dari pihak yang terkait dengan kasus ini namun menggunakan identitas orang lain.

"Didalami pengetahuannya terkait dugaan kepemilikan sebuah kendaraan roda empat dari pihak yang terkait perkara ini dengan menggunakan identitas kependudukan pihak lain," kata Ali.

Kepemilikan mobil yang digunakan pihak terkait kasus ini juga didalami penyidik saat memeriksa Property Advisor Brighton Real Estate, Didi Natapratama. Tim penyidik menduga pihak terkait dalam kasus ini menggunakan identitas Didi untuk kepemilikan mobil tersebut.

"Didalami pengetahuannya terkait dugaan penggunaan identitas kependudukan saksi untuk dokumen kepemilikan sebuah kendaraan roda empat milik pihak yang terkait dengan perkara ini," kata Ali.

Sementara Sekretaris Perusahaan PTPN XI Agus Priambodo yang sejatinya turut diperiksa dalam kasus ini mangkir atau tak memenuhi panggilan KPK. Agus meminta tim penyidik menjadwalkan ulang pemeriksaannya.

"Agus Priambodo tidak hadir dan yang bersangkutan memberikan konfirmasi untuk dilakukan penjadwalan ulang," kata Ali.

KPK masih belum mengungkapkan secara rinci mengenai kasus ini, termasuk mengenai konstruksi perkara maupun pihak yang telah ditetapkan sebagai tersangka. Hal ini lantaran kebijakan pimpinan KPK untuk menyampaikan informasi mengenai pihak yang ditetapkan tersangka setelah dilakukannya upaya paksa terhadap mereka seperti penahanan atau penangkapan. Meski demikian, Ali berjanji akan terus menyampaikan perkembangan informasi soal penanganan perkara ini.

"Kami juga mengajak masyarakat ikut pula mengawasi setiap prosesnya," kata Ali.

Diketahui, PTPN XI merupakan perusahaan BUMN yang memiliki bisnis inti produksi gula. Terdapat 15 pabrik gula yang berada di bawah naungan perusahaan pelat merah tersebut, termasuk Pabrik Gula Djatiroto.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA


TAG POPULER

# Malaysia Open


# Rusia


# Roy Suryo


# Tjahjo Kumolo Meninggal


# Ayu Anjani


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Erdogan Janji Turkiye Akan Punya Militer Terbaik di Dunia

Erdogan Janji Turkiye Akan Punya Militer Terbaik di Dunia

NEWS | 7 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings