Pengembalian Aset Honggo Wendratno Capai Rp 35,8 T
INDEX

BISNIS-27 446.563 (-0.62)   |   COMPOSITE 5038.4 (9.53)   |   DBX 922.546 (7.69)   |   I-GRADE 135.148 (0.12)   |   IDX30 424.72 (0.57)   |   IDX80 110.692 (0.34)   |   IDXBUMN20 282.764 (1.37)   |   IDXG30 117.102 (0.39)   |   IDXHIDIV20 380.385 (0.88)   |   IDXQ30 124.37 (0.19)   |   IDXSMC-COM 213.267 (1.9)   |   IDXSMC-LIQ 240.075 (2.92)   |   IDXV30 104.022 (1.13)   |   INFOBANK15 809.007 (-5.68)   |   Investor33 370.782 (-0.37)   |   ISSI 146.581 (1)   |   JII 534.734 (1.6)   |   JII70 181.171 (0.79)   |   KOMPAS100 994.168 (-0.27)   |   LQ45 775.543 (1.8)   |   MBX 1400.42 (1.36)   |   MNC36 279.01 (-0.57)   |   PEFINDO25 262.474 (0.02)   |   SMInfra18 238.826 (2.26)   |   SRI-KEHATI 314.013 (-0.67)   |  

Kasus TPPI

Pengembalian Aset Honggo Wendratno Capai Rp 35,8 T

Kamis, 9 Juli 2020 | 11:19 WIB
Oleh : Farouk Arnaz / AB

Jakarta, Beritasatu.com - Upaya pengembalian kerugian negara dari korupsi dan pencucian uang dalam kasus penjualan kondensat yang melibatkan pejabat SKK Migas, Kementerian ESDM, dan PT Trans Pasific Petrochemical Indotama (TPPI), menunjukkan kemajuan. Pengembalian kerugian negara dari aset salah satu tersangka kasus tersebut, yakni Honggo Wendratno mencapai Rp 35,8 triliun.

Dalam kasus tersebut, negara mengalami kerugian sekitar Rp 37 triliun, sehingga dengan total pengembalian Rp 35,8 triliun, masih sekitar Rp 1,3 triliun kerugian negara yang beluk kembali.

“Awalnya (pengembalian kerugian, Red) dari rekening yang diblokir dan sudah disetor ke negara Rp 35 trriliun, lalu ditambah kilang TPPI disita. Kilang itu nilainya Rp 700 miliar dan ditambah Rp 97 miliar yang diekspose Kejaksaan. Jadi dari kasus ini kita sudah mendapat Rp 35,8 triliun,” kata sumber Beritasatu.com, Rabu (8/7/2020).

Tambahan pengembalian Rp 97 miliar itu berasal dari keuntungan kilang TPPI di Tuban. Kilang itu bisa memperoleh penghasilan sekitar Rp 10 miliar per bulan sebelum Covid-19 melanda.

Ketika dasar penghitungan harga kilang Rp 700 miliar, sumber itu menjawab,"Honggo mengajukan kredit ke sebuah bank swasta sebesar US$ 50 juta (sekitar Rp 700 miliar) untuk membangun kilang Tuban.

Seperti diberitakan, kasus ini bermula dari penunjukan langsung oleh BP Migas kepada PT TPPI pada Oktober 2008 untuk penjualan kondensat jatah negara dalam kurun tahun 2009-2010. Penunjukan langsung ini menyalahi Peraturan BP Migas Nomor KPTS-20/BP00000/2003-50 tentang Pedoman Tata Kerja Penunjukan Penjual Minyak Mentah/Kondensat Bagian Negara dan Keputusan Kepala BP Migas Nomor KPTS-24/BP00000/2003-50 tentang Pembentukan Tim Penunjukan Penjualan Minyak Mentah Bagian Negara.

Akhirnya Honggo, mantan Deputi Ekonomi dan Pemasaran BP Migas Djoko Harsono, dan mantan Kepala BP Migas Raden Priyono, menjadi tersangka perkara ini. BP Migas kini berganti nama menjadi SKK Migas.

Berdasarkan putusan pengadilan secara in absentia,Honggo dihukum 16 tahun penjara dan denda Rp 1 miliar subsider enam bulan kurungan. Honggo hingga kini berstatus buron.

Sebelumnya, Kabareskrim Komjen Listyo Sigit menyatakan bahwa dari kerugian Rp 37 triliun dalam kasus TPPI, sebanyak Rp 35 triliun telah dikembalikan kepada negara.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Tidak Ramah Investasi, Pelayanan Kesehatan Sumbar Tertinggal

Pemprov Sumbar harus menggandeng swasta membangun rumah sakit dengan fasilitas terbaik untuk menghadapi Covid-19.

NASIONAL | 9 Juli 2020

Munas DPP Mapancas Diminta Terapkan Protokol Covid-19

Menpora Zainudin Amali mengingatkan DPP Mapancas untuk menerapkan protokol Covid-19 yang ketat pada penyelenggaraan Munas nanti.

NASIONAL | 9 Juli 2020

Komisi X Harap Pengangkatan Guru Honorer Dipercepat

Pengangkatan guru honorer diharapkan dapat dipercepat untuk memenuhi kebutuhan guru nasional.

NASIONAL | 9 Juli 2020

Tingkat Kesembuhan Pasien Covid-19 di Jatim Membaik

Semoga ke depan semakin banyak warga Jatim yang sembuh dari Covid-19.

NASIONAL | 9 Juli 2020

Menpora Ingatkan Masyarakat untuk Tetap Berolahraga

Menpora Zainudin Amali mengingatkan masyarakat untuk tetap berolahraga guna meningkatkan daya tahan tubuh.

NASIONAL | 9 Juli 2020

Youtuber Ziko Harnadi Berbagi Kiat Sukses di Era Digital

Ziko Harnadi dikenal sebagai youtuber melalui channel Garasi Drift yang memiliki 917.000 subscriber.

NASIONAL | 9 Juli 2020

RUU Ciptaker, Permudah Sertifikasi Jaminan Produk Halal

Substansi keilmuan dan kapasitas membuat fatwa halal bukan eksklusif milik MUI.

NASIONAL | 9 Juli 2020

Kapolri: Calon Perwira TNI-Pori Harus Miliki Mental Kuat dan Tangguh

Kapolri meminta kepada para perwira remaja TNI-Polri selalu kerja keras, disiplin, dan menjunjung tinggi etika.

NASIONAL | 9 Juli 2020

Perbaikan Jalan Semarang - Demak, Dirlantas Polda Jateng Sarankan Pengemudi Cari Jalan Alternatif

Kemacetan karena perbaikan jalan mustahil dihindari. Yang bisa dilakukan adalah mengurangi dampaknya dengan menggunakan manajemen waktu.

NASIONAL | 9 Juli 2020

Subsidi Rapid Test Pesantren Dikabulkan Pemerintah

Pembangunan SDM di tengah pandemi Covid-19 mendapatkan perhatian pemerintah

NASIONAL | 9 Juli 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS