Mahfud Perintahkan Jaksa Agung Tangkap Djoko Tjandra
INDEX

BISNIS-27 426.538 (11.39)   |   COMPOSITE 4842.76 (103.04)   |   DBX 923.5 (7.76)   |   I-GRADE 127.867 (3.45)   |   IDX30 404.318 (11.17)   |   IDX80 105.647 (2.92)   |   IDXBUMN20 263.312 (10.37)   |   IDXG30 113.239 (2.36)   |   IDXHIDIV20 361.834 (9.72)   |   IDXQ30 118.461 (3.18)   |   IDXSMC-COM 206.934 (3.31)   |   IDXSMC-LIQ 229.9 (5.97)   |   IDXV30 99.778 (3.02)   |   INFOBANK15 760.318 (27.06)   |   Investor33 353.585 (10.19)   |   ISSI 142.238 (2.46)   |   JII 514.346 (9.5)   |   JII70 174.038 (3.75)   |   KOMPAS100 945.162 (25.96)   |   LQ45 740.002 (20.32)   |   MBX 1338.07 (31.05)   |   MNC36 264.409 (7.18)   |   PEFINDO25 251.635 (8.18)   |   SMInfra18 228.656 (4.87)   |   SRI-KEHATI 297.818 (8.93)   |  

Mahfud Perintahkan Jaksa Agung Tangkap Djoko Tjandra

Kamis, 2 Juli 2020 | 14:48 WIB
Oleh : Robert Wardy / AB

Jakarta, Beritasatu.com - Menko Polhukam Mahfud MD memerintahkan Jaksa Agung Burhanuddin untuk menangkap Djoko Tjandra. Alasannya, Djoko Tjandra adalah narapidana dan buronan kelas kakap dari negara.

Hal itu disampaikan Mahfud di Bandara Soekarno Hatta, Jakarta, Kamis (2/7/2020) sebelum terbang ke Medan untuk melakukan kunjungan kerja terkait Covid-19 dan persiapan pilkada serentak.

Mantan ketua Mahkamah Konstitusi ini mengaku sudah berbicara dengan jaksa agung melalui sambungan telepon.

“Saya tadi sudah bicara dengan jaksa agung supaya segera menangkap buronan Djoko Tjandra. Ini adalah buronan yang masuk dalam DPO (daftar pencarian orang, Red). Oleh sebab itu Kejaksaan Agung maupun Kepolisian harus segera menangkapnya. Tidak ada alasan bagi orang yang DPO, meskipun dia mau minta PK lalu dibiarkan berkeliaran,” ujarnya.

Mahfud menegaskan sesuai peraturan perundangan, orang yang mengajukan peninjauan kembali (PK) harus hadir dalam pengadilan. Jika tidak, PK tidak bisa dilakukan.

"Ketika nanti hadir di pengadilan, saya minta polisi dan Kejaksaan untuk menangkapnya dan segera dijebloskan ke penjara sesuai dengan putusan pengadilan yang telah inkrah. Jadi tidak ada penundaan hukuman bagi orang yang sudah minta PK. Itu saja demi kepastian hukum dan perang melawan korupsi,” tegas Mahfud.

Sebagaimana diketahui, Djoko Tjandra menjadi buron kasus cessie Bank Bali sejak 2019. Dia diketahui masuk ke Indonesia bulan Juni lalu dan sempat mendaftarkan peninjauan kembali (PK) di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Djoko masuk ke Indonesia tanpa terdeteksi oleh pihak Imigrasi sehingga bisa melenggang bebas di dalam negeri.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Imam Nahrawi Hanya Dihukum 7 Tahun, KPK Banding

Jaksa menuntut Imam Nahrawi dihukum 10 tahun pidana penjara.

NASIONAL | 2 Juli 2020

Dibuka 5 Juli, Kebun Binatang Medan Zoo Larang Masuk Lansia dan Balita

Medan Zoo dibuka dengan kewajiban menerapkan protokol kesehatan.

NASIONAL | 2 Juli 2020

Sidak Verifikasi PPDB, Ganjar Perintahkan Coret yang Curang

Ganjar menyebutkan, sudah ada temuan pelanggaran PPDB.

NASIONAL | 2 Juli 2020

Bantuan Terkait Pandemi Covid-19, Pemprov Sumut Prioritaskan Orang Miskin Baru

Bantuan tahap kedua ini juga dalam bentuk logistik, seperti beras, minyak makan, gula dan lainnya. Bantuan bukan uang tunai.

NASIONAL | 2 Juli 2020

Pemkot Medan Rekrut Relawan Bantun Penanganan Covid-19

Setiap volunter ini akan dibagi dalam beberapa kelompok. Setiap kelompok diisi oleh 5 orang mahasiswa.

NASIONAL | 2 Juli 2020

4 Hari Terakhir, Tidak Ada Penambahan Pasien Positif Covid-19 di Sulteng

Dari total 186 pasien positif Covid-19 di Sulteng, yang sembuh menjadi 157 orang, sedangkan 29 pasien lagi masih menjalani isolasi mandiri.

NASIONAL | 2 Juli 2020

Pulangkan Warganya, Pemerintah Kolombia Apresiasi Dukungan Inuki dan Garuda Indonesia

Sebanyak 366 warga Kolombia yang berada di 19 negara berbeda di empat benua berhasil kembali negaranya dengan pesawat Garuda pada 15-17 Mei lalu.

NASIONAL | 2 Juli 2020

BNN Gagalkan Penyelundupan 293 Kg Ganja dari Madina

Tiga pemasok sindikat 293 kilogram (Kg) ganja tujuan Lampung dan Kota Malang, Jawa Timur itu berhasil diciduk petugas BNN.

NASIONAL | 2 Juli 2020

Kapolri: Polisi Kena Narkoba Seharusnya Dihukum Mati

Kapolri Idham Azis menilai narkoba sudah sangat memprihatinkan dan menjadi salah satu kasus dalam kategori extraordinary yang harus ditangani bersama-sama.

NASIONAL | 2 Juli 2020

Inovasi Petani Muda Asal Kudus di Saat Pandemi

Menurut Ganjar, figur Rangga amat menginspirasi.

NASIONAL | 2 Juli 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS