Uskup Agung Jakarta: Jalan Menuju Kesempurnaan Hidup Adalah Jalan Peduli
INDEX

BISNIS-27 475.43 (1.56) | COMPOSITE 5239.25 (8.44) | DBX 942.586 (3.09) | I-GRADE 144.073 (0.48) | IDX30 452.114 (0.96) | IDX80 117.485 (0.01) | IDXBUMN20 304.584 (-1.03) | IDXG30 122.866 (0.56) | IDXHIDIV20 403.689 (1.47) | IDXQ30 132.106 (0.2) | IDXSMC-COM 215.133 (-0.89) | IDXSMC-LIQ 255.556 (-1.51) | IDXV30 109.857 (-1.2) | INFOBANK15 865.729 (4.79) | Investor33 393.055 (1.58) | ISSI 152.239 (-0.26) | JII 564.942 (-0.02) | JII70 190.105 (-0.16) | KOMPAS100 1059.8 (3.26) | LQ45 825.804 (1.41) | MBX 1459.88 (2.01) | MNC36 298.184 (1.34) | PEFINDO25 269.462 (-4.26) | SMInfra18 256.042 (-0.93) | SRI-KEHATI 333.768 (1.39) |

Uskup Agung Jakarta: Jalan Menuju Kesempurnaan Hidup Adalah Jalan Peduli

Kamis, 9 April 2020 | 23:43 WIB
Oleh : Anselmus Bata / Anselmus Bata

Jakarta, Beritasatu.com - Jalan menuju kesempurnaan hidup sebagai manusia adalah jalan peduli. Kepedulian berujung pada kerelaan berbagi kehidupan dalam berbagai macam bentuk, seperti Yesus yang rela wafat di kayu salib demi keselamatan manusia. 

Hal tersebut disampaikan Uskup Agung Jakarta, Mgr Ignatius Suharyo saat memberikan homili pada misa Kamis Putih yang disiarkan langsung TVRI, Kamis (9/4/2020) malam. 

Tidak seperti biasa, pada misa Kamis Putih kali ini, tidak ada upacara pembasuhan kaki. "Pesan tersembunyi bahwa upacara bukanlah yang paling penting. Yang paling penting adalah melaksanakan pesan yang dipesankan oleh upacara itu, yakni melakukan apa yang dilakukan Yesus, yakni mengasihi sampai akhir dan mengasihi sehabis-habisnya," ujar monsinyur Suharyo. 

Mengawali homili, monsinyur Suharyo bercerita tentang sebuah relief di Candi Borobudur. Relief itu menggambarkan seseorang yang berdiri dan agak boingkok, serta di depannya ada empat ekor binatang, yakni kera yang membawa pisang, berang-berang membawa ikan, serigala dengan mangkok berisi susu, dan kelinci yang tidak membawa apa pun. 

Di balik relief itu ada kisah tentang seseorang yang ingin mencapai kesempurnaan hidup. Dalam pencariannya, dia berubah menjadi kelinci. Saat mengembara, dia bertemu dengan ketiga binatang tersebut. Keempat binatang itu kemudian bertemu seorang pengembara yang tampak lelah, letih, dan lesu.

Keempat binatang itu pun masing-masing berkata kepada pengembara. Kera yang membawa pisang berkata,"Bapak tampak lelah. Ini saya membawa pisang. Makanlah."

Berang-berang mengatakan hal yang sama dan memberikan ikan kepada pengembara. Serigala pun memberi mangkok berisi susu sambil berkata,"Silakan Bapak minum dan Bapak akan kuat untuk melanjutkan perjalanan."

Kelinci yang tak membawa bekal apa pun berkata,"Bapak saya tidak membawa apa-apa. Oleh karena itu, tangkaplah saya, sembelihlah saya, masaklah saya, dan makanlah saya."

Pesan dari kisah tersebut adalah jalan menuju kesempurnaan hidup sebagai manusia adalah jalan peduli. Keempat binatang itu berhenti dan menunjukkan kepedulian kepada pengembara yang berujung pada kerelaan berbagi kehidupan dalam berbagai macam bentuk.

"Itu dongeng. Namun, umat Katolik memiliki Yesus Kristus yang bukan dongeng. Yesus memberikan hidupnya untuk keselamatan manusia," ujar monsinyur Suharyo.

Dalam kehidupannya, Yesus bertemu banyak orang yang lelah dan berkata,"Marilah kepadaku semua yang lelah, letih, lesu, dan berbeban berat. Aku akan memberi kelegaan kepadamu."

Belas kasih Yesus, lanjutnya, tidak tanggung-tanggung. Yesus mencurahkan kasih sampai sehabis-habisnya dengan rela wafat di kayu salib untuk keselamatan manusia.

"Pada saat ini, masih ada orang yang lelah karena hari demi hari harus berjuang untuk bertahan hidup; lelah karena selalu dikalahkan di dalam usaha untuk menerima keadilan; lelah karena harus menghadapi wabah corona dengan akibatnya yang sangat luas; lelah karena tampaknya kejahatan lebih kuat daripada kebaikan, kebohongan tampaknya lebih berkuasa daripada kebenaran," katanya. 

Untuk itu, monsinyur Suharyo berdoa agar umat Katolik dianugerahkan hati yang berbelas kasih, seperti hati Yesus yang selalu tergerak oleh belas kasihan.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


BERITA LAINNYA

Pemprov Jatim Matangkan Sasaran Penerima Bantuan Covid-19

Pemprov Jatim telah melakukan koordinasi dan bersinergi dengan Kemsos terkait warga masyarakat yang perlu mendapat bantuan.

NASIONAL | 9 April 2020

Cegah Covid-19, Mendes Himbau Pemda Segera Ajukan Dana Desa

Mendes Abdul Halim Iskandar menghimbau kepala desa untuk mempercepat proses pengajuan dana desa untuk menekan angka penyebaran virus corona.

NASIONAL | 9 April 2020

Total Pasien Sembuh Covid-19 di Jatim 57 Orang, Khofifah Bersyukur

Jumlah pasien yang berhasil sembuh dari Covid-19 di Jawa Timur mencapai 57 orang.

NASIONAL | 9 April 2020

Antisipasi Dampak Covid-19, Kaum Difabel Bantu Sesama

Bantuan ini menyasar pada penyandang disabilitas yang terdampak, seperti yang bekerja di sektor informal, para pemijat, buruh dengan upah harian.

NASIONAL | 9 April 2020

Mendikbud: Dana BOS Bisa untuk Beli Kuota Internet Siswa

Menurut Nadiem, kepala sekolah memiliki diskresi untuk menentukan pengunaan dana BOS.

NASIONAL | 9 April 2020

Peserta Ijtima Gowa Asal Barsel Terindikasi Covid-19

"Enam orang yang terindikasi terpapar Covid-19 tersebut ada dari daftar klaster Gowa."

NASIONAL | 9 April 2020

Satgas Covid-19 DPR Terima Sumbangan Alkes, Tolak Uang Tunai

Satgas Lawan Covid-19 dibentuk oleh anggota DPR lintas partai, dengan tujuan membantu pemerintah mempercepat penanganan Covid-19 di daerah.

NASIONAL | 9 April 2020

Penyuap Eks Komisioner KPU Disebut Bertugas di Situation Room PDIP

Posisi Saeful Bahri di DPP PDIP ini diungkapkan mantan anggota Bawaslu yang juga mantan caleg PDIP, Agustiani Tio Fridelina yang dihadirkan sebagai saksi.

NASIONAL | 9 April 2020

Beri Sanksi Berat Penyelundup Rokok Ilegal

"Para mafia rokok ilegal malah menggembosi penerimaan negara dengan menyelundupkan rokok-rokok ilegal. Perbuatan para mafia rokok ilegal itu harus dihentikan."

NASIONAL | 9 April 2020

Eks Komisioner KPU Habiskan Rp 40 Juta untuk Karaoke Bersama Politikus PDIP

Agustiani Tio mengatakan, Wahyu mengaku berkaraoke dengan Saeful Bahri, kuasa hukum PDIP, Donny Istiqomah serta Wakil Ketua Komisi II DPR dari PDIP Arief Wibowo

NASIONAL | 9 April 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS